Korban 'Human Trafficking' Tiba di Polman

On Selasa, November 28, 2017

MASALEMBO.COM

Bupati AIM menyambut kedatangan empat TKW asal Polman (Foto: Asrianto)
POLEWALI, MASALEMBO.COM - - Empat orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Polewali Mandar (Polman) yang menjadi korban perdagangan manusia (Human Trafficking) di Malaysia, akhirnya tiba di tanah air, Senin (26/11).

Keempat TKW tersebut adalah SMY (19), warga Manding, SH (20) warga Manding, NDH (19) warga Desa Pulliwa dan HT (16) warga Desa Tonyaman. Semua TKW tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Penyerahan secara simbolis yang dilangsungkan di ruang kerja Bupati Polman, diserahkan langsung oleh Andi Ibrahim Masdar kepada pihak keluarga masing-masing dan di saksikan oleh pihak Disnakertrans.

Kepala Desa Tonyaman, Nursan, membenarkan bahwa salah seorang warganya menjadi korban Human Trafficking. Ia mengakui bahwa memang banyak warganya yang menjadi TKI di luar negeri dan umumnya ke Malaysia. Untuk mencegah hal yang sama kembali terjadi, ia berjanji akan mengimbau warganya yang ingin menjadi TKI agar melalui jalur resmi.

"Iya, ada salah satu warga saya. Saya tidak tahu kenapa bisa sampai kesana," ujarnya.

Kepala Bidan Tenaga Kerja Disnakertrans ESDM Polman, Indar mengatakan, keempat TKW ini telah berada di Malaysia selama tiga minggu. Namun mereka baru bekerja selama empat hari di tempat kerjanya. Menurut pengakuannya, mereka dipekerjakan di tempat hiburan sebagai pemandu karaoke. Meski bekerja ditempat hiburan, mereka tidak pernah mendapatkan tindakan asusila ataupun tindakan kekerasan.

"Korban pertama kali ditemukan oleh sesama Warga Polman yang berada disana, yang kemudian melaporkan ke Konsulat Jendral Republik Indonesia," katanya.

Indar juga mengimbau kepada masyarakat Polman yang hendak menjadi TKI di luar negeri agar mendaftar melalui jalur resmi. Hal ini untuk memudahkan pengurusan administrasi dan biaya asuransi, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, di Polman ada sekitar sepuluh perusahaan yang menjadi penyalur resmi TKI dan telah bekerjasama dengan Disnakertrans Polman. 

"Bisa juga warga mendaftar langsung di kantor Disnaker, mau bekerja di negara mana, nanti kami yang fasilitasi kesana," pungkas Indar. (ant/tfk)

comments