Workshop Penilaian K-13, Kasi Pendis: Guru Tak Boleh Gaptek

On Kamis, November 16, 2017

MASALEMBO.COM

Kasi Pendis Kemenag Matra, Sudarman (Tengah), Pengawas sekaligus pemateri, Masni Halimin (Baju Batik) dan guru MTs DDI Pasangkayu. (Foto: Indra Anwar)
MAMUJU UTARA, MASALEMBO.COM- Melalui workshop penilaian Kurikulum 2013 (K-13)  Kementrian Agama Kabupaten Mamuju Utara (Matra) memberikan pemahaman terhadap sejumlah guru di MTs.DDI Pasangkayu di Aula Sekolah,  Kamis (16/11).

Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Sudarman pada sambutannya memaparkan bahwa seorang pendidik harus terus belajar agar dapat mengupdate pengetahuannya.

Saat ini, kata Sudarman, peserta didik saat ini kepintarannya dapat mengalahkan guru karena peserta didik hampir tiap hari membuka internet. Siswa setelah pulang sekolah dia biasanya membuka internet jadi mereka dapat langsung menerima informasi. 

"Jika guru Gagap dengan Teknologi (Gaptek) maka bisa saja Bapak/Ibu akan ketinggalan," ungkapnya.

Sementara seorang guru MTs DDI Pasangkayu, Sartika Winda mengungkapkan, dengan adanya workshop penilaian tersebut menjadi salah satu point tersendiri bagi guru untuk dipahami baik tentang kriteria penilaian K-13 maupun pentingnya seorang tenaga pendidik menguasai ilmu teknologi. 
"Kami sangat berharap selalu mendapatkan pelatihan-pelatihan agar dapat menambah wawasan sebagai pendidik," tuturnya. (ind/hpn)

comments