Kronologi Penikaman Anggota Brimob Sulbar

On Selasa, Desember 12, 2017

MASALEMBO.COM

Tampak AKBP Mashura dan AKP Jamaluddin saat menggelar konfrensi pers (Foto: Awal/masalembo.com)
MAMUJU, MASALEMBO.COM-
Usai menangkap otak pelaku penganiayaan dan penikaman anggota Brimob Sulbar, Baratu Nasrum, Resmob Polres Mamuju langsung menggelar konfrensi pers di Mapolres Mamuju, Selasa (12/12).

Kabid humas Polda Sulbar AKBP H.Mashura didampingi Kasatreskrim Polres Mamuju AKP Jamaluddin mengatakan, kronologi penganiayaan dan penikaman bermula saat korban melintas di Jl. Kelapa, Kelurahan Binanga, Mamuju, Minggu (10/12) dini hari sekira pukul 02.30 WITA. Saat itu korban mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba diteriaki sekolompok pemuda yang sedang berpesta miras. "Jangan balap," kata Mashura meniru ucapan salah satu dari anggota kelompok pemuda.

Akhirnya Baratu Nasrum singgah dan meminta maaf. "Kami tidak balap cuma suara motor yang keras," ujar Mashura menirukan keterangan korban.

Namun sekolompok pemuda tersebut tidak terima. Mereka langsung mengkroyok dan menikam Baratu Nasrum menggunakan taji ayam. Peristiwa ini menyebabkan korban mengalami luka serius.

"Korban mengalami empat tikaman, di bagian perut, punggung dan belakang," terang Mashura.

Sementara, Kasatreskrim Polres Mamuju AKP Jamaluddin menjelaskan, setelah pelaku melakukan penganiayaan dan penikaman, ia melarikan diri dan bersembunyi.

Senin (11/12) jam 04.30 WITA, otak pelaku penganiayaan inisial EG diamankan di Kecamatan Kalumpang. Pelaku langsung digiring ke Mapolres Mamuju.

Dari tujuh yang diperiksa, telah ditetapkan sebagai tersangka yakni AR, AW, RA dan EG beserta barang bukti telah diamankan.

"Kini keempat pelaku mendekam di sel Polres Mamuju dan telah diamankan barang bukti sebila taji ayam yang digunakan menikam korban," ungkap AKP Jamaluddin.

Pelaku dikenakan pasal 170  ayat 1 dan pasal 351 pidana ancaman 5 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara.

"Kita masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan," cetusnya.(awl/har).

comments