Mengenal Tanete Dambu, Kampung Tua di Balla Mamasa

On Senin, Desember 11, 2017

MASALEMBO.COM

Yusuf (kanan) memperlihatkan keramik tua (Foto: Hapri Nelpan)
MAMASA, MASALEMBO.COM - Menurut keterangan warga sekitar, Dusun Tanete Dambu, Desa Balla Barat termasuk sala-satu kampung tertua di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa. Hal itu dibuktikan dengan adanya pekuburan tua "Tedong-Tedong" dan beberapa serpihan keramik yang ditemukan.

Seorang warga Dusun Tanete Dambu, Yusuf saat ditemui di kediamannya, minggu (10/12) menjelaskan. Sesuai hasil peneliti purbakala dari Makassar yang pernah datang sekitar Tahun 2003. Kampung Dambu ditinggalkan sekitar 5000 tahun lalu setelah mengamati beberapa keramik yang ditemukan warga dan melakukan penelitian selama empat hari di Dambu. 


Lanjut Yusuf, ia bermukim di Dambu sejak Tahun 1994 dan menurut cerita orang tua. kampung tua terdahulu yakni, di Dambu, Paku dan Pidara (Ma'tik) namun saat masuk zaman penjajahan maka orang tua bergeser meninggalkan kampung dambu namun tidak diketahui persis kemana orang tua berpindah.

Paulus T, tokoh masyarakat Tanete Dambu (Foto: Hapri Nelpan)
Sementara seorang ibu rumah tangga, Utan juga menerangkan. Kampung Tanete Dambu biasanya ditemukan pecahan keramik yang diperkirakan bagian dari perkakas rumah tangga berupa, belanga dan mangkuk. Katanya, barang-barang itu muncul disaat-saat tertentu tanpa harus menggali tanah. "Sewaktu-waktu saat menyapu saya sering temukan dihalaman rumah,"tuturnya.

Sedangkan seorang tokoh masyarakat di Dusun Dambu, Paulus.T saat ditemui dihari yang sama mengungkapkan, peneliti dari Unhas memang pernah datang dua kali dan melakukan penelitian namun belum ada kesimpulan akhir mengenai hasil penelitiannya.


 Ia mengatakan, harusnya peneliti jangan sekedar datang menggali informasi tanpa ada program yang menyentuh masyarakat baik itu sisi pengetahuan tentang sejarah maupun kegiatan lainnya yang sifatnya menjaga dan melestarikan bukti-bukti sejarah.


Paulus berpendapat, menurut sejarah nenek moyang Kampung Dambu adalah kampung tua dan beberapa sumber dari orang tua pendahulu, bahkan lebih tua dari Balla Peu' "Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya pekuburan tua "Tedong-Tedong" dimana kuburan itu  diperkirakan sudah berabad-abad umurnya namun belum diketahui pasti berapa.


Katanya, rapat Agustus 1985 ia bersama keluarganya telah bermukim di Dambu dan keluarga pertama yang kembali menghuni perkampungan tersebut. Dirinya mengaku, beberapa keramik hasil pecahan mangkuk juga beberapa kali ditemukan. (hpn/har)

comments