Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga di Polman

On Rabu, Desember 06, 2017

MASALEMBO.COM

Rumah warga tertimpa pohon (foto: Asrianto/masalembo.com)
POLEWALI, MASALEMBO.COM- Hujan deras disertai angin kencang  yang melanda wilayah Polman beberapa hari terakhir mengakibatkan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa rumah warga. Peristiwa ini terjadi Senin (5/12) malam sekitar pukul 23:30 WITA.

Rumah milik pasangan suami istri Hamral dan Sabaria ini terletak di Dusun Wai Tawar, Desa Tammangalle, Kecamatan Balanipa. Kondisi pasca ditimpa pohon, tampak rusak parah di bagian dapur. Sementara atap, dinding dan tiang rumah serta beberapa perabot turut rusak akibat tertimpa pohon.

Menurut Hamriani anak korban, saat kejadian, penghuni rumah tertidur lelap. Tiba-tiba terdengar suara keras dan para penghuni rumah pun kaget. 

"Kami semua kaget, karena keras sekali bunyi, sampai kami semua terbangun," tuturnya di lokasi kejadian.

Pantauan wartawan, pagi ini pemerintah desa setempat akan melakukan upaya pembersihan.

Kepala desa Tammangalle Husain Nawawi mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hal tersebut kepada dinas terkait yakni BPBD dan Dinas Sosial Polman.

"Rencana kami akan evakuasi batang pohon kelapa ini, sementara menunggu mesin pemotongnya," jelasnya.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Polman Muh. Siri yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pendataan untuk memberi bantuan kepada korban. Bantuan yang akan diberikan adalah berupa uang tunai.

"Kami data dulu, kemudian membuat proposal untuk diajukan ke Provinsi. Jumlahnya bervariasi, tergantung dari tingkat kerusakannya," jelas Siri.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Polman Nasir Adam. Dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat. Ia akan segera meninjau lokasi untuk menyalurkan bantuan berupa logistik.

"Kami akan tinjau dulu untuk melihat bantuan apa yang mereka butuhkan," tandasnya.

Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian hingga jutaan rupiah. Untuk sementara korban masih tetap berada di rumahnya dan enggan untuk mengungsi. (ant/har)

comments