Gelar Diskusi Menangkal Hoax, FORMAT Diapresiasi Sekda Pasangkayu

On Jumat, Februari 09, 2018

MASALEMBO.COM

Pengurus FORMAT Pasangkayu (Foto: Edison S/masalembo.com)
PASANGKAYU, MASALEMBO.COM- Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 7 dan Hari Pers Nasional (HPN) ke 70, Forum Wartawan Mamuju Utara (FORMAT) menggelar dialog. Dialog yang mengambil tema "FORMAT Pioner Mengantisipasi Hoax dan Ujaran Kebencian di Pasangkayu" berlangsung di hotel Mutiara, Kamis (8/2) ini.

Ketua FORMAT Joni Banne Tonapa dalam sambutannya mengatakan, puncak peringatan hari pers diperingati secara nasional di Provinsi Sumatra Barat, namun demi turut memeriahkan HPN organisasi FORMAT di Kabupaten Pasangkayu ikut melaksanakan dialog khusus untuk menangkal informasi hoax yang akhir-akhir ini marak terjadi di media sosial.

"Kita tahu, saat ini perkembangan dunia digital telah meningkat dengan pesat. Sehingga, dalam memperoleh informasi sangat mudah. Namun, menerima informasi kita harus menelaah lebih teliti, mana yang benar dan mana yang hoax serta mari kita bersama-sama menghindari suatu pemberitaan atau informasi yang mengandung unsur ujaran kebencian," kata Joni.

Selain itu, Joni menambahkan, sebagai wadah organisasi pers lokal yang lahir di ujung utara Sulawesi Barat ini, FORMAT menyadari masih banyak hal-hal yang belum dilakukan. Ia mengaku telah menjadikan HPN sebagai momentum agar bisa menjadi renungan bagi insan pers di Pasangkayu untuk berbuat lebih baik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pasangkayu HM Natsir yang hadir membuka secara resmi acara ini. Sebelumnya ia mengaku mengapresiasi kegiatan ini karena menurutnya, peran serta insan pers dalam mengantisipasi hoax dan ujaran kebencian sangatlah dibutuhkan.

"Saya menyampaikan permohonan maaf Bupati dan Wakil Bupati tidak sempat hadir dikarenakan suatu hal. Namun, sebagai Pemerintah saya sangat berterima kasih FORMAT telah membantu kami memberi pemahaman mengantisipasi informasi dan pemberitaan hoax serta ujaran yang mengandung kebencian," ujar HM Natsir.

Selain itu, Natsir juga mengatakan bahwa kehadiran pers dituntut tetap berimbang dan netral."Memperkenalkan daerah, mensosialisasikan program pembangunan, kita membutuhkan insan pers. Dan saya meminta kepada para OPD yang sangat berkaitan dengan kinerja insan pers agar jangan bekerja sendiri. Namun perlu melibatkan pers yang ada," cetusnya. 

Usai membuka dialog, Sekda Pasangkayu dan pengurus FORMAT melakukan pemotongan tumpeng. Sekda HM Natsir juga menerima  cinderamata dari FORMAT.

Kegiatan ini juga tampak dihadiri sejumlah Kepala OPD, perwakilan unsur Muspida dan Ketua Panwaslih Kabupaten Pasangkayu.

Untuk sesi dialog sendiri, panitia menghadirkan dua pemateri, yakni Pembina FORMAT sekaligus Wartawan Senior di Kabupaten Pasangkayu, Suamin Rahim dan perwakilan Kominfopers Pemkab Pasangkayu. (eds/har)

comments