Ini Pesan Bupati Terkait Program Rp1 M Satu Kecamatan

On Kamis, Februari 15, 2018

MASALEMBO.COM

Musrenbang RKPD tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemkab Majene 2019 di Kecamatan Sendana. (Foto: Humas Setda Majene)
MAJENE, MASALEMBO.COM- Upaya peningkatan penyerapan hasil Musrenbang yang terakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene 2017, diakui Fahmi Massiara belum berjalan optimal. 

Bupati Majene itu mengatakan, persentase penyerapan usulan Musrenbang dalam APBD 2017 masih minim. Namun tahun 2018 telah mengalami sedikit peningkatan. 

"Ini berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Majene. Tahun ini usulan musrenbang sedikit meningkat ketimbang 2017," kata Fahmi saat membuka Musrenbang RKPD tingkat kecamatan, dalam rangka penyusunan renja Pemkab Majene 2019 di aula kantor Kecamatan Sendana, Kamis (15/2).

Berita terkait: Buka Musrenbang Kecamatan, Bupati Beberkan Program Unggulan 2019

Olehnya pencanangan tahun kedua implementasi pencananganan program Rp1 miliar satu kecamatan, harus terlaksanan secara selektif. 

Yang jadi perhatian utama adalah persyaratan administrasi pendukung, khususnya usulan bersifat bansos dan hibah. 

"Saya tekankan pada hari ini agar setiap usulan yang dituangkan dalam program satu miliar satu kecamatan, harus dilengkapai persyaratan administrasi pendukung," tegas bupati.      

Diingatkan pula, agar program berbasis permasalahan dan kebutuhan masyarakat itu harus terealisasi secara utuh. (hms/riz)   

comments