Dirjen Kemenlu Sosialisasikan Migrasi Aman ke Warga Majene

On Rabu, Maret 28, 2018

MASALEMBO.COM

Foto Humas Pemkab Majene
MAJENE, MASALEMBO.COM — Tim Direktorat Jenderal (Dirjen) Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, sambangi Kabupaten Majene, Senin (26/3).

Kedatangan mereka di Bumi Assamalewuang, untuk menyosialisasikan pentingnya migrasi aman. Hal itu dilakukan melihat adanya beberapa TKI Majene yang tersangkut kasus penyanderaan di luar negeri setahun terakhir.

"Kami memberikan pemahaman ini kepada masyarakat, agar tidak menjadi korban penganiayaan majikan ketika bekerja di luar negeri, karena rendahnya kemampuan yang dimiliki oleh para TKI," ungkap Diplomat Senior Kemenlu, Fahri Sulaiman, saat sosialisasi di SMK Negeri 3 Kelautan Majene, Rabu (28/3).

Berbagai kasus bisa saja menimpa TKI jika minim pemahaman, keahlian dan kesiapan dokumen. Olehnya itu, Fahri mengimbau kepada siswa-siswi Majene untuk mempersiapakan segala sesuatunya jika hendak menjadi TKI.

"Harus siap secara mental, memiliki skill dan kesiapan dokumen yang menyangkut ketenaga kerjaan," jelasnya.

Untuk memiliki kesiapan mental dan keahlian, lanjutnya, para siswa harus menerapkan kepatuhan sejak dini. Baik imbauan para guru maupun menaati hukum dan aturan yang berlaku.

"Harus disiplin terhadap apa yang disampaikan oleh guru maupun pembimbing yang mengarahkan pada kebaikan, serta menaati segala peraturan di sekolah," ujarnya.

Sementara, Dandim 1401 Majene, Letkol Infanteri Rahman menyampaikan, agar para siswa juga membekali diri dari sisi agama. Hal itu menurutnya penting sebagai bekal untuk mencegah mereka terjerumus pada hal negatif.

"Supaya tidak terjerumus pada pergaulan bebas, serta hindari pergaulan negatif yang bisa membawa kalian pada nakoba dan tawuran. Jadilah siswa siswi yang berguna dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Letkol Infanteri Rahman juga menyampaikan kepada siswa-siswi SMKN 3 Pamboang yang hendak menjadi TNI, bahwa kedepan Kodim bisa menerima pendaftaran.

"Itu nanti sesuai rekomendasi dari Babinsa setempat," sebutnya. (tfk)


comments