Smile Train Indonesia Kembali Gelar Operasi Gratis di Mamasa

On Rabu, Maret 14, 2018

MASALEMBO.COM

Pamplet operasi bibir sumbing (foto: Ist)
MAMASA, MASALEMBO.COM - Aksi Sosial operasi gratis bibir sumbing dan celah langit-langit oleh Smile Train Indonesia akan kembali digelar di Mamasa, 23-25 Maret 2018 mendatang. Kegiatan ini akan ditempatkan di RSUD Kondosapata Mamasa, dan ditangani oleh tim dokter PERAPI (Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia) dan dokter RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Koordinator Smile Train Indonesia Wilayah Sulbar, Pangayoman Rusung, Rabu (14/3)

"Kami akan kembali adakan operasi bibir sumbing dan langit-langit di Mamasa untuk kali yang kedua," katanya via pesan eletronik.

Ia menginformasikan, sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pasien yakni untuk penderita bibir sumbing usia minimal 3 bulan dan berat minimal 5 kg, serta tidak ada batasan usia maksimal. "Kalau untuk penderita sumbing celah langit-langit atau langit-langit bolong, calon pasien harus berusia minimal 1,5 tahun (18 bulan) dan maksimal usia 14 tahun. Untuk beratnya minimal 10 kg," jelasnya.

Sementara untuk persyaratan administrasi, Ia menjelaskan yaitu foto copy kartu keluar (KK) atau foto copy KTP orang tua. "Karena ini murni kegiatan sosial sehingga kami tadak mau membebani keluarga pasien. Tidak perlu ada rujukan, kartu BPJS, keterangan kurang mampu, dan lainnya," jelasnya.

Ia menambahkan pasien yang akan dilayani tidak terbatas pada masyarakat Kabupaten Mamasa saja, sehingga jika ada calon pasien yang berasal dari luar Mamasa akan tetap dilayani. "Kami berharapa agar bagi seluruh masyarakat yang mengetahui infomasi tentang kegiatan kami ini agar menyebarluaskan ke tetangga atau sanak keluarga agar kita bisa bersama-sama membantu mengurangi penderitaan yang dialami masyarakat," tambahnya

Sebelumnya, operasi gratis serupa sudah pernah diadakan Smile Train Indonesia di Mamasa pada bulan September tahun 2017 lalu. Saat itu tim dokter berhasil mengoperasi 12 orang pasien. (klp/har)

comments