Tim AIM Diduga Politisisasi Program PKH, Begini Sikap Panwaslih Polman

On Selasa, Maret 27, 2018

MASALEMBO.COM

Cabup Andi Ibrahim disambut warga saat menggelar kampanye dialogis di Alu (Foto: dok Asrianto/masalembo.com)
POLEWALI, MASALEMBO.COM - Kampanye dialogis pasangan calon nomor urur dua, Andi Ibrahim Masdar dan M. Natsir Rahmat (AIM-Benar) di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Jumat (23/3) lalu menjadi sorotan publik. 

Pasalnya, salah satu anggota DPRD Fraksi Golkar, Agus Pranoto yang menjadi juru kampanye, diduga telah mempolitisasi Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kepentingan Pilkada Polman. Padahal PKH merupakan program nasional dari Kementrian Sosial yang memang diperuntukkan bagi orang-orang miskin.

Saat menyampaikan orasi politiknya Agus dengan jelas mengatakan bahwa tahun ini, Desa Sugihwaras akan mendapatkan program bedah rumah dari PKH. Agus pun meminta agar warga setempat mendatangi Kepala Desa guna memastikan program tersebut.

Selain beredar dalam video pernyataan tersebut juga beredar foto pendamping PKH Kecamatan Binuang yang sedang berfoto bersama pasangan calon nomor urut dua, Andi Ibrahim Masdar - Muh Natsir Rahmat di pantai Bahari.

Menanggapi hal itu, pihak Panwaslih Polman akan memanggil anggota DPRD dan pendamping PKH terkait.

Koordinator Divisi Pencegahan Panwaslih Polman, Sumardin mengatakan, menjual program pemerintah itu demi kepentingan salah satu pasangan calon tidak dibenarkan.

"Terkait video salah satu anggota DPRD Polman dan foto pendamping PKH yang viral, kami akan tetap proses. Tentu kami akan melihat siapa orangnya untuk melakukan pemanggilan guna dimintai keterangan," jelas Sumardi saat ditemui diruangannya, Senin (26/3). (ant/har)

comments