LSM Derak Laporkan 17 Dokter RS Regional ke Ombusdman

On Rabu, April 18, 2018

MASALEMBO.COM

Ketua LSM Derak, Husaini (kanan) telah melaporkan 17 dokter spesialis ke Ombudsman RI Sulbar (Foto: Awal/masalembo.com)
MAMUJU, MASALEMBO.COM - 
Pengunduran diri 17 dokter spesialis Rumah Sakit Regional Provinsi Sulbar menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Salah satunya dari LSM Derak Wilayah Sulbar.

Ketua Derak Husaini mengatakan, sudah memasukkan laporan ke Ombusdman terkait 17 dokter spesialis yang mengundurkan diri.

"Saya sudah memasukkan laporan di Ombusman, tinggal kita lihat apa hasilnya baru kita mengambil langkah selanjutnya," ujar Husaini, Rabu (18/4).

Dari 17 dokter spesialis yang mengundurkan diri, 13 berstatus Aperatur Sipil Negara (ASN) dan empat dokter berstatus kontrak.

Menurut Husaini, pasca pengunduran diri dokter, berdampak buruk pada layanan rumah sakit dan sangat merugikan masyarakat Sulbar, khususnya Mamuju. "Makanya saya selaku Ketua LSM Derak akan terus mengkawal kasus ini agar ke 17 dokter spesialis kembali bekerja sesuai kontrak mereka di RS Regional," terangnya.

Ia melanjutkan, jika nantinya ke 17 dokter spesialis tidak juga mengindahkan untuk kembali bekerja, maka dirinya akan melakukan gugatan ke pengadilan dan juga akan meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencabut izin praktek ke 17 dokter spesialis tersebut.

Bukan hanya itu kata Husaini, dirinya mengaku akan menggugat 13 dokter yang berstatus ASN yang telah mengisi formasi saat penerimaan CPNS di Sulbar. "Dan saya juga akan menggugat dokter yang saat sekolah menggunakan biaya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulbar agar  dikembalikan semua biaya yang digunakan 10 kali lipat dari dana yang digunakan saat sekolah," katanya.

Husaini berharap kedepan kejadian serupa tak terulang kembali di RS yang ada di Sulbar. "Supaya kedepannya tidak terulang kembali, dan jika ada dokter tidak dipenuhi permintaannya tidak seenaknya mengundurkan diri begitu saja," harapnya.

Dikatakan, dari 17 dokter spesialis yang mengundurkan diri, sampai saat ini belum ada surat pengunduran diri yang dimasukkan kepada direktur RS Regional Sulbar, dr Andi Munatsir.

"Saya sudah mengecek sampai saat ini belum ada surat pengunduran diri tertulis secara resmi kepada direktur," ungkapnya.

Ditempat terpisah Humas Ombusdman Wilayah Sulbar, Ali Akbar saat dikonfirmasi diruangannya mengaku sudah menerima laporan terkait pengunduran diri 17 dokter spesialis di RS Regional Sulbar yang dimasukan ketua LSM Derak.

"Kita sudah menerima berkas laporannya," aku Ali Akbar. (awl/har)

comments