Rutan Kelas IIB Majene Lounching Pelayanan Komunikasi dan Informasi Online

On Rabu, April 18, 2018

MASALEMBO.COM

Pegawai BRI Cabang Majene serahkan kartu Brizzi kepada warga binaan (Foto : Taufik / masalembo.com)
MAJENE, MASALEMBO.COM — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Majene, resmi melaunching operasional unit pelayanan komunikasi dan informasi, Rabu (18/4).

Terobosan Kepala Rutan Kelas II B Majene itu, bekerjasama dengan BRI Cabang Majene dalam hal penyediaan kartu Brizzi bagi warga binaan.

Kepala Rutan Kelas II B Majene, I Wayan Nurasta mengatakan, terobosan tersebut akan memberikan sejumlah pelayanan online. Pertama, layanan pengaduan.

"Jadi nanti masyarakat bisa memberikan pengaduan, kritik dan saran secara online. Dan apabila ada permasalahan yang perlu diketahui warga, juga dapat dilakukan secara online," bebernya.

Kedua, lanjut Wayan, layanan integrasi Pembebasan Bersyarat (PB) Cuti Bersyarat (CB) Asimilasi dan Remisi yang akan dilaksanakan secara satu pintu. Hal itu dimaksudkan, agar warga yang memiliki keluarga dalam Rutan tidak perlu repot datang ke kantor Rutan untuk mengetahui masa tahanan keluarganya, dan bisa diketahui secara digital.

Ketiga, layanan kunjungan terintegrasi berbasis teknologi.

"Jadi, jika kunjungan selama ini kita layani secara manual, mulai hari ini setelah dilaunching, nanti dapat dilayani secara digital," ungkapnya. 

Keempat, pembagian kartu Brizzi kepada seluruh warga binaan. Hal demikian dimaksudkan agar dalam Rutan nanti tidak ada lagi yang bertransaksi menggunakan uang tunai untuk menghindari hal negatif yang muncul akibat penggunaannya, seperti peredaran narkoba dan pungutan liar.

"Setiap warga binaan akan diberi untuk digunakan dalam lapas. Misalnya, ada keluarga warga binaan yang mengirim uang. Itu akan diterima warga binaan dan bertransaksi menggunakan kartu itu," sebutnya. 

Kelima, penyediaan galeri di tempat pelayanan Rutan Kelas II B Majene guna memasarkan buatan tangan warga binaaan. Namun yang masih menjadi kendala sampai saat ini, kata Wayan, Rutan Kelas II B Majene masih belum memiliki website resmi dan masih menggunakan akun Facebook.

"Jadi kalau ada masyarakat yang ingin membeli barang buatan warga binaan, bisa mengunjungi akun Facebook atas nama Rutan Majene. Bisa memesan online. Di sana akan ditampilkan semua barang apa saja didalamnya," ujarnya.

Keenam, menyediakan layanan literasi bagi warga yang berkunjung ke Rutan. Caranya, dengan menyiapkan buku bacaan di tempat pelayanan.

"Jadi sambil menunggu kunjungan, pengunjung bisa sambil baca buku. Ini tujuannya untuk mendukung progaram MP3 Kabupaten Majene," urainya.

Sementara itu, Bupati Majene Fahmi Massiara, mengapresisasi terobosan yang dilakukan Kepala Rutan Kelas II B Majene. Ia menilai, apa yang dilakukan cukup inovatif mengingat saat ini era digital kian berkembang hingga ke pelosok negeri.

"Luar biasa ini pak Wayan terobosannya. Dia bisa membuat terobosan seperti ini di era digital. Pemda akan mensupport program bapak yang telah banyak membuat hal positif di Majene," ungkap Fahmi.

Menurutnya, pandangan masyarakat terhadap Rutan kini telah berubah semenjak kepemimpinan I Wayan Nurasta. Ia menilai kondusifitas dalam Rutan kian membaik.

"Karena biasa ada warga binaan datang ke Rujab, pas saya tanya apakah dia punya jaminan, katanya tidak ada. Terus saya tanya lagi, jadi mau pulang kemana? Kata warga itu, diberi kesempatan ke luar Rutan saya sudah sangat bersyukur pak," ujar Fahmi mengisahkan disertai senyuman. (tfk) 


comments