Polda Sulbar Musnakan Ratusan Botol Miras dan Narkotika

On Kamis, Mei 24, 2018

MASALEMBO.COM

Pemusnahan narkoba dan obat terlarang di halaman Mapolda Sulbar (Foto: Awal/masalembo.com)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar melakukan pemusnaan barang bukti narkotika, obat berbahaya dan miras. Pemusnahan di halaman Mapolda Sulbar, Kamis (24/5).

Kapolda Brigjen Pol Baharudin Djafar mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil tangkapan jajaran Direktorat Narkotika dan Obat Terlarang Polda Sulbar selama April hingga Mei 2018.

Kata Kapolda, untuk mencegah peredaran narkotika di wilayah hukum Sulbar, dirinya telah berkordinasi dengan Kepala BNNP Sulbar untuk memperketat pengawasan utamanya diperlintasan Pelabuhan Mamuju yang menghubungkan pulau Kalimantan.

"Kita ketahui BNNP Sulbar sudah mempunyai alat canggih untuk mendeteksi penumpang yang turun dari kapal yang membawa narkotika," ujar Kapolda.

Jenderal bintang satu ini mengungkapkan, Provinsi Sulbar merupakan jalur strategis peredaran narkotika yang digunakan bandar memasukkan narkoba melalui darat dan laut. Sebabnya karena Sulbar merupakan jalur segitiga emas  di tiga provinsi yakni Provinsi Sulsel,Sulteng dan Kalimantan.

"Kita tadinya hanya sebagai lintasan sekarang menjadi sasaran peredaran bandar narkotika," Baharuddin Djafar lebih lanjut.

Selain miras dan narkotika Direktorat Narkoba Polda Sulbar juga menyita ratusan kemasan obat batuk komix yang kerap disalah gunakan remaja.

Sementara, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang turut hadir mengatakan, apresiasi tinggi atas kinerja Kepolisian Daerah Polda Sulbar yang telah berhasil menyita barang haram tersebut yang marak beredar di masyarakat.

"Saya kira kordinasi kepolisian dan BNNP Sulbar sudah bagus. Semua bergerak bagaimana daerah kita bebas dari narkotika dan minuman keras yang dapat merusak tatanan nilai budaya generasi kita," ucap Ali Baal.

Dalam pemusnaan tersebut hadir pula Ketua DPRD Sulbar Amaliah Aras, Dandim 1418 Mamuju Letkol Inf Jamet Nijo, Danlanal Mamuju Letkol Laut Siangka, Korem 142 Tatag, Ferkopinda, Kepala BPOM Mamuju Neti Nurmuliawati dan sejumlah perwakilan LSM. (awl/har)

comments