Sekkab Mateng Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

On Selasa, Mei 15, 2018

MASALEMBO.COM

Para pembicara seminar Anti Napza di Mamuju Tengah (Foto: Jamal Tanniewa/masalembo) 
MATENG, MASALEMBO.COM - Sekretaris Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) H. Askari Anwar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatakan perang terhadap kejahatan narkoba. Menurutnya, peredaran narkoba adalah hal "urgen" yang dibutuhkan tekad kuat dalam memberantasnya.

"Untuk menyelamatkan generasi muda mendatang dari kejahatan narkoba, kita perlu melakukan langkah-langkah nyata dalam pencegahannya, seperti meningkatkan intensitas dan efektifitas gerakan," ujar Askari Anwar, pada Seminar Anti Nafza di SMA Negeri 1 Topoyo, Senin (14/5).

Olehnya itu, kata dia, salah satu target pemerintah dalam menyosialisasikannya saat ini adalah sekolah-sekolah, karena tempat tersebut dianggap paling rawan akan peredaran narkoba.

Sejumlah pelajar ikuti seminar anri Napza di Mateng (Foto: Jamal Tanniewa/masalembo)
Data menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba belakangan didominasi usia remaja hingga dewasa. Dengan kondisi tersebut, pemerintah memandang perlu adanya langkah-langkah konkrit, seperti menggalakan seminar anti Nafza demi memberikan pemahaman kepada para remaja.

"Daerah kita juga menjadi salah satu rawan peredaran narkoba, ini artinya apa, para pengedar narkoba sudah memasuki semua sendi kehidupan baik itu anak-anak, dewasa dan orang tua di daerah kita, ini kita harus lawan dan kita harus perkuat iman dan ketakwaan kita," ujar Askari.

Selain itu, Ia menilai di lingkungan sekolah kini tengah terjadi degradasi moral yang ditandai menurunnya semangat idealisme dan nasionalisme. Sehingga menurutnya, penting dilakukan pembinaan guna mencegah generasi muda bangsa lebih terjerumus lagi pada hal negatif.

"Anak-anak kita sebenarnya masih punya jiwa idealisme dan nasionalisme, ini harus dibina lebih baik dengan dibuatkan kegiatan yang bisa mengangkat derajat mereka," ujarnya.

H. Askari Anwar saat membuka seminar anti Napza di Mateng (Foto: Jamal Tanniewa/masalembo)
Dari berbagai permasalahan itu lanjut Askari, selain penggalakan sosialisasi, peran pihak sekolah juga sangat dibutuhkan dalam mengarahkan generasi muda pada hal positif. Beberapa caranya, yakni meningkatkan intensitas belajar dan mendorong para siswa berprestasi di bidang olahraga.

"Baik itu pendidikan maupun olahraga, penting kita bina dan fasilitasi karena tantangan kedepan akan jauh lebih besar," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Mateng, Baharuddin, juga menyampaikan bahaya narkoba yang sudah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Karena itu, kata dia, berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap pengguna yang ingin sembuh dari ketergantunga semakin banyak didengung-dengungkan.

"Sebab penyalahgunaan narkoba tidak hanya bisa membahayakan keluarga dan masyarakat, namun secara umum adalah masa depan bangsa," ungkapnya. (adv/jml)

comments