Sedih, Foto Tangisan Dua Anak Kecil di Samping Jenazah Ibunya

On Jumat, Juni 08, 2018

MASALEMBO.COM

Dua anak kecil menangis memegang jenazah ibunya (sumber: facebook)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sejumlah foto mendadak viral di jejaring sosial facebook. Foto-foto itu diambil beberapa menit setelah kecelakaan maut di Dusun Palla Pallang, Desa Banua Utara, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. 

Satu dari enam foto yang diupload ke jejaring sosial facebook oleh akun Mirsad Hamid Mambuai itu, memperlihatkan dua anak kecil sedang menangis. Anak itu memegang tangan seorang perempuan yang tergeletak kaku. Ia adalah ibunya, korban kecelakaan tunggal, Kamis (7/6) pagi tadi.



Kepala Satuan Lalulintas Polres Majene AKP Rusli Said mengatakan, dua anak kecil itu adalah buah hati Sinta Yahya B (39), warga Toli Toli Sulawesi Tengah yang meninggal dunia dalam kejadian.

"Ibunya meninggal bersama sopir yang juga sepupunya. Mereka ini satu keluarga mau mudik ke kampung halamannya di Pangkep," ungkap Rusli.

Foto yang postingan akun Mirsad Hamid Mambuai sontak diserbu facebookers. Hingga sore tadi pukul 17: 00 Wita postingan itu telah dibagikan 4.328 kali serta dikomentar ribuan pengguna facebook. Umumnya, para pengguna media sosial (medsos) menyampaikan duka. Tak sedikit diantara mereka menulis 'emot' sedih. 

"torimo,kasi,ya,Allah knp engkau terlalu cepat memanggil ibu ini dipangkuanmu ya,Allah,kasian anak anak2x dia masih kecil dan blm tau apa apa,mgkn Allah terllu menyayanginya, nak sabar,ikhlas dgn kepergian ibumu nak,insya Allah akan ditempatkan ditempat yg lebih tenang terang yaitu surga Amiiiinnn!!!," tulis Eman Hermansyah.



"kenapa air mataq menetes melihat anak itu dpn ibux menangis alfatihah," tulis akun Adi Suhardi.

Sementara Rusdi Yusuf Al Jalil menulis: "Alfatihah, sedih melihat 2 anak yg mengapit korban 😭😭😭"

Baca: Lolos Dari Maut Mahrus Harus Rela Kehilangan Ibu #Laka Tunggal Palla Pallang

Terkait peristiwa ini, Kapolres Majene AKBP Asri Effendy mengeluarkan himbauan. Melalui pesan elektroniknya yang diterima redaksi masalembo.com Kamis malam, Asri mengaku menyayangkan kejadian tersebut.

"Izin menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mudik lebaran kali ini, utamakan keselamatan. Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, jaga kondisi kesehatan pengemudi, bila berasa lelah/mengantuk segera istirahat," harap Asri. 

Idealnya kata lanjut Asri, setelah mengemudi 4 jam sopir wajib istirahat minimal 2 jam tuk bisa bugar kembali.

Dia juga mengingatkan, khusus di wilayah Majene, Kapolres mengatakan daerah ini memiliki panjang 140 kilometer. Karena itu pihaknya telah menyiapkan tujuh Posko pelayanan dan pengamanan sepanjang jalur tersebut. 

"Silahkan bagi masyarakat yang mudik untuk memanfaatkan fasilitas 'rest area' yang tersedia sepanjang jalur di Majene," harap Kapolres Asri Effendy. (har/red)



comments