Bacaleg Keluhkan Biaya Tes Kesehatan di RSUD Polman

On Selasa, Juli 10, 2018

MASALEMBO.COM

Sejumlah bacaleg ikuti tes kesehatan di RSUD Polewali (Asrianto/masalembo.com)


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Sejumlah bakal calon anggota legislatif (bacaleg) mengeluhkan mahalnya biaya tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daeah (RSUD) Polewali Mandar. 

Untuk satu orang bacaleg, mereka harus mengeluarkan biaya hingga Rp.1.150.000. Biaya tersebut termasuk biaya tes kesehatan psikologi, jantung, narkoba dan tes kesehatan lainnya.

Seorang bacaleg dari Partai Nasdem, Muchtar Aco mengatakan, harusnya anggota DPRD memanggil Dirut RSUD, karena mereka yang punya kewenangan  melakukan RDP.

"Jangan ambil kesempatan di atas kesempitan. Bayangkan ada sekitar 900 orang bacaleg. Inikan menjadi citra buruk bagi kita, karena dibanding di rumaj sakit daerah lain, jauh lebih murah," ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh David Bamba Layuk, seorang bacaleg yang berasal dari Kabupaten Mamasa. 

Untuk mendapatkan surat keterangan sehat dari dokter, ia harus mengeluarkan biaya hingga Rp 2 juta. Biaya tersebut termasuk biaya tes kesehatan dan transportasi. Selain itu, ia juga harus menempuh jarak ratusan kilometer untuk melakukan tes kesehatan yang dilakukan di rumah sakit yang berada di luar Kabupaten Mamasa.

"Harusnya bisa juga dilakukan  tes kesehatan di rumah sakit Mamasa, karena kasihan warga yang ingin maju sebagai anggota legislatif, mereka harus mengeluarlan biaya ekstra," ujar bacaleg dari partai Hanura ini.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha RSUD Polman, Hizbullah, mengatakan, biaya tersebut sudah sesuai dengan Perda Polman yang dikeluarkan Bupati.

"Peralatan yang kami gunakan semua sudah sesuai canggih. Jadi biaya tersebut sudah sesuai dengan dan fasilitias dan alat medis yang digunakan oleh dokter," jelasnya, saat di konfirmasi, Selasa (10/7).

Sejak KPU RI membuka pendaftaran calon anggota legislatif, ratusan bacaleg dari berbagai daerah di Sulbar memeriksakan kesehatan rumah sakit Polewali. Tes kesehatan ini merupakan syarat wajib dilakukan oleh bacaleg yang ingin maju pada pemilihan legislatif 2019 mendatang. (ant/har)

comments