Bupati Majene: TNI Sukses Rintis 2.450 Meter Jalan ke Daerah Terisolasi

On Selasa, Juli 10, 2018

MASALEMBO.COM

Bupati Majene H. Fahmi Massiara mengecek pasukan, saat bertindak selaku inspektur upacara pembukaan TMMD ke 102 Kodim 1402 Majene (Ist)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bupati Majene H. Fahmi Massiara menyebut, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan lembaga pemerintah. Hal itu dikatakan Fahmi, saat bertindak selaku inspektur upacara pembukaan TMMD ke 102 di lapangan Tasinara Kacamatan Malunda, Selasa (10/7) pagi.

Kata Fahmi, TMMD dilaksanakan secara terintegrasi bersama-sama dengan masyarakat. Tujuanya untuk meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, dan daerah kumuh perkotaan.

Lebih lanjut ia menuturkan, Majene dengan segala problematikanya, termasuk kondisi sosial dan letak geografis di beberapa kecamatan yang penuh tantangan membuat keberadaan program TMMD merupakan hal yang sangat syukuri. 

"Pemerintah daerah tidak akan mampu menyelesaikan seluruh program pembangunan dalam waktu yang cepat, namun kehadiran program TMMD ini akan menggairahkan pembangunan lebih berkeadilan khususnya di daerah-daerah yang terisolasi," kata Fahmi.

Bupati Fahmi mengatakan, prajurit TNI yang bersinergi dengan Polri, Pemda dan masyarakat, sukses melakukan perintisan jalan dari Desa Bambangan ke Desa Salutambung, Kecamatan Malunda, sepanjang 2.450 meter dan lebar 5 meter. 

Selain itu lanjutnya, di Kabupaten Majene, bakti TNI tidak hanya teraktualisasi melalui kegiatan TMMD semata, namun TNI juga terlibat di berbagai bidang. "Salah satunya yakni revolusi hijau yang sangat kami rasakan keberadaanya, TNI menyukseskan program pertanian di beberapa kecamatan di Majene," pungkas Ketua MPC Pemuda Pancasila Majene ini.

Untuk diketahui, sasaran kegiatan TMMD yang ke 102 di wilayah Kodim 1401/Majene ini, antara lain:

1. Perintisan jalan sepanjang 2.450 meter dengan lebar 5 meter, menghubungkan Dusun Batu Susun Desa Bambangan dengan Desa Salutahongan Kecamatan Malunda 
2. Pembangunan 1 unit jembatan berukuran 10 x 3 meter di Desa Salutahongan.
3. Pembuatan duicker sebanyak 4 unit
4. Rehab 4 ruangan Sekolah Dasar (SD) di Dusun Batususun
5. Rehab mesjid di Dusun Batususun.

Sedangkan kegiatan non fisik, yakni:

1. Penyuluhan kesadaran bela negara 
2. Penyuluhan KB Kes 
3. Penyuluhan hukum 
4. Penyuluhan narkoba 
5. Penyuluhan bencana alam 
6. Penyuluhan pertanian dan peternakan

Upacara pembukaan TMMD ke 102 ini diikuti ratusan peserta, tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan upacara.

Turut hadir, Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri, Wakil Ketua DPRD Majene. Hj Hasbina Arif Saleh, unsur Muspida Kabupaten Majene, para Dandim dan jajaran TNI Se-Sulbar lainnya. 

Selain itu, 53 mahasiswa KKN dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, turut terlibat dalam program TMMD ke 120 di Kabupaten Majene ini. (har/red)

comments