Hendak Kabur, Jambret di Kalukku Didor Polisi

On Senin, Juli 16, 2018

MASALEMBO.COM

Tersangka jambret di Kalukku mendapat perawatan di Puskesmas Tampa Padang (ist/masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Hendak melarikan diri dari hadapan petugas kepolisian, seorang tersangka penjambretan di Kalukku, Kabupaten Mamuju terpaksa dilumpuhkan dengan dua kali tembakan.

Kapolres 'Metro' Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan dalam keterangan tertulisnya via pesan elektronik, Senin (16/7) mengatakan, sebelumnya petugas telah memberikan peringatan namun tersangka tidak menghindakan sehingga terpaksa dilumpuhkan.

"Tembakan peringatan tidak diindahkan, maka terpaksa tembakan diarakan ke tersangka dan mengenai kaki kanan sebanyak dua kali," terang Kapolres, Senin malam.

Dikatakan, penangkapan pelaku jambret ini dipimpin Kanit Reserse Kriminal Polsek Kaluku dibantu Tim Reserse Mobil Polda Sulbar. Pasukan gabungan tersebut berhasil menangkap pelaku jambret yang beraksi di jembatan Tasiuk 4 Mei lalu.

"Korbannya adalah istri polisi yang sempat luka berat karena terseret saat dijambret oleh pelaku," ungkap Arvan melaui Watshap.

Dijelaskan, penangkapan terjadi sekira pukul 17.00 Wita, berlangsung di Dusun Pokkang, Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Penangkapan didasarkan pada laporan Polisi Nomor Pol LP/80/V/2018 ke Polsek Rural Kalukku tertanggal 4 Mei 2018.

Tersangka penjambretan kata Kapolres, berinisial ANC, beramat di Pokkang, Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku.

Kapolres Rivai menjelaskan, konologi penangkapan berawal sekira pukul 15. 00 Wita. Saat itu tim melakukan penyitaan barang bukti berupa satu buah telpon genggam dari tangan seorang perempuan inisial TR. Dari keterangan perempuan tersebut diketahui handphone itu ia peroleh dari pamannya LKM.

"BB (barang bukti, red) dibeli dari lelaki LKM dengan harga Rp. 600.00. Dari informasi itu tim mendatanggi lelaki LKM dan diperoleh lagi informasi bahwa handpone itu dibeli dari lelaki ANC dengan harga Rp 200 ribu," ungkap Kapolres.

Polisi kemudian mendatangi rumah tersangka di Pokkang, Desa Pokkang, Kalukku dan berhasil mengamankan lelaki tersebut.

"Lelaki ini (ANC) menjelaskan bahwa benar dia yang telah melakukan penjamretan di jembatan Tasiuk," tegas Kapolres.

Tersangka ANC yang sempat terluka karena tembakan dilarikan ke Puskesmas Tampa Padang untuk perawatan. (har/red)

comments