Merasa Difitnah Lewat Komentar Facebook, Warga Tutup Jalan

On Rabu, Agustus 15, 2018

MASALEMBO.COM

Warga menutup Jalan Poros Mamasa karena merasa difitnah di media sosial (Foto: Frendy Cristian/masalembo.com)

MASALEMBO.COM , MAMASA - Sejumlah warga di Kilometer 5 Desa Bombong Lambe, Kecamatan Mamasa, melakukan aksi tutup jalan, Senin (14/8)

Aksi tutup jalan dipicu salah satu komentar natizen melalui sosial media facebook.

Sebelumnya beberapa hari lalu telah terjadi peristiwa terhadap seorang siswa SMP atas nama Marleni. Siswi ini terjatuh ke sungai dan terseret arus hingga korban meninggal dunia. Saat foto korban diupload oleh sejumlah pengguna facebook, salah satu akun atas nama Jerni Lean, memberi komentar dengan mengaitkan korban Marleni dengan adanya peristiwa penemuan seorang bayi di tong sampah satu hari sebelumnya.

Keluarga korban yang tak terima dengan komentar pemilik akut tersebut akhirnya melakukan aksi palang jalan di Poros Mamasa, Senin pagi.

Aksi palang jalan dilakukan dengan membakar sejumlah kayu dan sampah hingga membuat kemacetan sekitar 1 jam. Tak lama kemudian jalan kembali dibuka oleh warga.

Jhonson, salah satu keluarga korban mengatakan, aksi palang jalan dilakukan sebagai aksi protes terhadap komentar akun facebook atas nama “Jerni Lean” yang menurutnya komentar tersebut adalah perbuatan tidak menyenangkan kepada keluarga yang saat ini sedang berduka.

“Keluarga sementara berduka dibuat seola-olah ditambah beban dengan komentar-komentar yang ada di akun facebok media sosial,” ugkapnya.

Selain melakukan aksi tutup jalan, keluarga korban juga mendatangi Polres Mamasa untuk melaporkan pemilik akun tersebut yang diduga telah melakukan fitnah.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Dedi Yulianto megatakan, semua laporan masyarakat akan ditindak lanjuti termasuk memanggil saksi-saksi dan juga terlapor untuk dimintai keterangan. (frd/har)

comments