BUMDes Kabubu, Ubah Pelepah Pisang Jadi Cinderamata

On Selasa, Oktober 16, 2018

MASALEMBO.COM

Salah satu cinderamata BUMDes Kabubu diserahkan ke Sekkab Askary Anwar (Jamal Tanniewa/masalembo.com)

MATENG, MASALEMBO.COM - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabubu kembali memperkenalkan karya inovasi desa. Kali ini berupa karya kerajinan tangan. Mulai tempat tissu, tas, pot bunga, tempat pulpen dan berbagai cinderamata lainnya. Uniknya, bahan dasar karya inovasi ini adalah pelepah pisang. Sejumlah pihak pun memberikan apresiasi. Hal ini disebut sebagai bukti keseriusan Pemerintah Desa (Pemdes) Kabubu untuk membangun desa.

Karya inovasi ini dilaunching, Kamis (11/10) dengan nama Ketawa Cantik. Acara launching dihadiri Sekretaris Kabupaten  Mamuju Tengah H Askary Anwar.

Karya Bumdes Kabubu ini, juga mendapat apresesasi pemerintah kabupaten. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Askary Anwar saat dikonfirmasi mengatakan, inovasi warga Desa Kabubu merupakan hal yang luar biasa. Kata Askary, selain bahannya mudah didapatkan cinderamata ini juga punya daya tarik tersendiri karena keunikannya.  


Keejajinan pot bunga dibuat BUMDes Kabubu (Jamal Tanniewa/masalembo.com)

"Hanya selangkah, bahannya sudah bisa didapatkan dan hasilnya unik sehingga hal ini perlu dikembangkan lebih bagus lagi," kata Askary.

Produk unik dari pelepah pisang ini dapat dikemas dalam bentuk cindramata kas daerah Bumi Lalla Tassisara Mamuju Tengah. Namun, Sekkab menyarankan agar melibatkan sejumlah pihak demi mempermudah proses pemasaran serta dapat disandingkan dengan produk daerah lain.

Untuk dijadikan cindramata khas daerah Mateng, Askary menyarankan karya unik ini dibuat lebih baik lagi dan menambah simbol-simbol daerah agar lebih mudah dikenal sebagai karya asal Mamuju Tengah. "Setidaknya karya unik ini dibuat lebih unik dengan simbol lokal daerah asal," pintanya. 

Selain H Askary Anwar launching karya inovasi BUMDes Kabubu juga dihadiri Kasubag Kepegawaian Keuangan Kantor Kecamatan Topoyo Debby, Kepala Dinas Sosial Hj Asmira Djamal, Pimpinan CV. Mandala Cabag Topoyo H Muhiddin dan sejumlah Kepala Desa serta warga setempat. (jml/har)

comments