Kusir Bendi Tewas Ditabrak 'Pete Pete' Kuda Penarik Juga Mati

On Selasa, Oktober 30, 2018

MASALEMBO.COM

Tampak kuda penarik dokar usai ditabrak angkot Pete pete (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di jalan Trans Sulawesi, Desa Lagiagi, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Selasa (30/10) pagi. Kecelakaan ini melibatkan mobil angkutan umum “Pete Pete” yang bertabrakan dengan dokar (bendi) dari arah berlawanan.

Terkait peristiwa ini, anggota Satlantas Polsek Campalagian mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya melakukan identifikasi, korban meninggal kusir “bendi” bernama Body (55 tahun). Ia adalah warga Desa Parappe, Kecamatan Campalagian. 

Polisi menduga, kecelakaan ini akibat kelalain sang sopir yang mengantuk saat mengemudi. Sopir Pete Pete diketahui bernama Sukri (30 tahun), Warga Desa Camba Camba, Kecamatan Limboro.

"Tadi sempat berikan keterangan, kalau si sopir kaget lantaran tiba-tiba melihat ada bendi di depannya, kata si sopir dia sedikit mengantuk apa lagi hari masih gelap karena subuh," kata Suhardiman.

Kedua korban, sempat dilarikan warga ke Puskesmas Campalagian untuk mendapat pertolongan, namun naas, nyawa Body tidak terselematkan, sementara Sukri dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene untuk mendapat pertolongan lebih lanjut atas permintaan pihak keluarga.

“Saat tiba di Puskesmas kondisi korban sudah memperihatinkan, menderita luka parah pada bagian dada diduga akibat benturan benda keras, sementara sopir menderita luka robek di bagian dagu dan wajah," ungkap Muhammad Albar Nur, petugas jaga UGD Puskesmas Campagian.

Sementara itu, Sidat salah seorang saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, pasca kejadian, Body yang diketahui hendak berangkat ke pasar untuk menjual barang pecah belah didapati warga tergeletak di parit dengan kondisi luka parah, sementara sopir terjepit badan mobil setelah menabrak pohon di sisi jalan.

"Kemungkinan pas bertabrakan, dia (Body, red) terlempar kemudian terjatuh ke dalam parit, kalau sopirnya terjepit di dalam mobil," tutur Sidat.

Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kuda yang digunakan Body menarik dokar ikut mati.

Kejadian kecelakaan lalu lintas ini telah dalam penanganan polisi. Dokar milik body dan Pete Pete yang dikemudikan Sukri dengan nomor polisi DP 1802 GA dalam kondisi ringsek di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Polman AKP Suhartono mengatakan, pihaknya kini masih sementara melakukan penyeldidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Hingga kini, kendaraan dan supir telah diamankan di Mapolsek setempat. 

"Proses selanjutnya akan di tangani oleh Satlantas Polres Polman," ujarnya, di sela kegiatan operasi Zebra. (ant/har)

comments