Menkopolhukam di Palu: Presiden Membuka Diri untuk Negara Luar

On Jumat, Oktober 05, 2018

MASALEMBO.COM

Wiranto (Foto: Awal S/masalembo.com)

PALU, MASALEMBO.COM - Menteri Kordinator Politik, Hukum dan Keamanan Jendral TNI (Purn) Wiranto mengakui Presiden RI Joko Widodo telah membuka diri bagi negara luar yang ingin membantu penanggulan gempa bumi dan gelombang tsunami di Palu dan sekitarnya.

Negara-negara luar yang diharapkan membantu seperti Amerika Serikat, Ausralia, Cina dan sejumlah negara donor yang punya hubungan diplomatik dengan Indonesia.

"Presiden membuka diri, bagi negara luar yang ingin membantu penanggulangan silahkan," ucap mantan Panglima TNI ini.

Hadir di Makorem 132 Tadulako Palu, Kamis (4/10) Menkopolhukam juga mengajak seluruh elemen membangun sinkronisasi penanggulan gempa bumi dan gelombang tsunami di Sulawesi Tengah. 

"Saya minta semua elemen yang terlibat dalam penanggunalangan seperti TNI, Polri, Dinas Pemrov Sulteng untuk menyatukan langkah bersama dalam penangangan pasca gempa bumi dan tsunami," ujar Ketua Dewan Pembina Partai Hanura ini.

Wiranto menjelaskan, langkah-langkah yang harus dilakukan Pemda dalam rangka menormalisasikan kondisi daerah mempercepat proses pemulihan.

Dalam arahannya, ia menegaskan agar aparat Pemda selalu bekerjasama dengan petugas pusat serta satuan tugas daerah yang terus melakukan tanggap darurat di Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya.

"Segera pulihkan pusat-pusat perekonomian agar kehidupan berjalan normal. Apabila ada kekhawatiran muncul penjarahan maka aparat kepolisian dan TNI akan melakukan pengawalan," pintanya

Selain itu, Wiranto meminta agar secepatnya pihak PLN melakukan perbaikan aliran listrik yang rusak dan mengutamakan pelayanan pada rumah sakit.

"Bagaimana dokter mau melakukan tindakan sementara listrik padam," ucapnya berharap kerusakan jaringan listrik segera pulih.

Menkopolhukam meminta agar suplay BBM di SPBU dapat tersalurkan sehingga pemenuhan bahan bakar bagi alat berat dapat segera digunakan untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan puing-puing bangunan.

"Jadi saya minta pengisian bahan bakar utamakan alat berat yang melakukan evakuasi korban," harapnya. (awl/har)


comments