Posko Pengungsi Gempa Palu di Polewali Masih Buka

On Minggu, Oktober 14, 2018

MASALEMBO.COM

Salah satu Posko pengungsi di Polewali masih dibuka (Asrianto/masalembo.com)

POLMAN, MASALEMBO.COM - Dua pekan pasca gempa dan tsunami melanda Kota Palu dan sekitarnya, sejumlah posko kemanusiaan yang tersebar di sepanjang jalur trans Sulawesi Barat, masih bertahan. 

Seperti salah satu posko di Jalan Mr. Muh. Yamin, Kelurahan Pekkabata, Polman. Posko singgah yang didirikan oleh Pemkab Polewali Mandar ini, menyediakan makanan dan minuman gratis bagi pengungsi, relawan dan pembawa logistik yang  berasal dari dan kleuar kota Palu.

Menurut Mustari Mula, ketua tim dari Dinas Pemuda dan Olahraga mengatakan, posko ini merupakan gabungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Polman. 

Setiap harinya, masing-masing OPD bergilir menyediakan makanan gratis. Dalam sehari, ratusan porsi makanan disuguhkan kepada pengendara yang melintas dan singgah, baik itu pengunsgi, relawan maupun supir pengantar logistik.

"Posko ini akan terus berdiri hingga masa pemulihan dan memunggu perintah dari Bupati," ujar Mustari, Sabtu (13/10).

Obi, seorang pengungsi asal Makassar mengaku sangat senang dengan adanya posko ini. Sebab sejak berangkat dari Palu, ia baru singgah di posko ini.

"Alhamdulillah, sangat berterima kasih sekali adanya makanan gratis. khususnya pemkab Polman.Ini kami sudah tidak punya apa-apa lagi pak. Hanya bajubdi badan," tuturnya, saat singgah rehat di posko.

Ia mengatakan, usai beristirahat, ia masih harus menempuh perjalanan sekitar 250 kimo meter menuju kampung halamannnya di Antang, kota Makassar.

Data dari posko peduli kemanusiaan Polman mencatat, jumlah pengungsi dan pengendara yang melintas dan singgah di posko ini setiap harinya mencapai ratusan orang. Jumlah ini tidak sebanyak saat hari pertama pasca gempa, yang jumlahnya mencapai ribuan orang. (ant/har)

comments