Status Tanggap Darurat Pengungsi Gempa Mamasa Diperpanjang

On Kamis, November 15, 2018

MASALEMBO.COM

H. Ramlan Badawi (Foto: Frendy Cristian/masalembo.com)

MAMASA, MASALEMBO.COM - Masih banyaknya jumlah pengungsi gempa Mamasa yang hingga saat ini masih bertahan di lokasi pengungsian membuat status tanggap tarurat diperpanjang selama 3 hari. Hal itu disampaikan Bupati Mamasa H. Ramlan Badawi, Rabu (14/11).

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulanagan Bencana Daerah  (BNPB) Kabupaten Mamasa tertanggal 13 November kemarin, masih ada 11.379 orang pengungsi saat ini berada di lokasi pengungsian yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Tandukkalua, Sumarorong, Balla, dan Mamasa.

Sebelumnya data yang dirilis BNPB Kabupaten Mamasa, pasca gempa yang mengguncang Mamasa dengan kekuatan 5,5 pada 6 November lalu, tercatat jumlah pengungsi sebanyak 18.672 yang tersebar di beberapa Kecamatan, termasuk yang mengungsi ke luar Kabupaten Mamasa, seperti Polewali, Toraja, Makassar dan daerah lainya di Sulawesi.

Bupati H. Ramlan Badawi menegaskan, tanggap darurat yang sudah ditetapkan sebelumnya berakhir sampai 16 November, namun karna melihat kondisi objektif lapangan, dimana hingga saat ini masih banyak pengungsi yang berada di tenda pengungsian, termasuk adanya kecelakaan pengungsi yang menelan korban jiwa juga adanya bencana longsor di daerah Kecamatan Aralle yang mengakibatkan delapan rumah rusak parah, maka tanggap darurat diperpanjang selama tiga hari kedepan. (frd/har)

comments