Derita Bocah Polman Lahir Tanpa Anus, Butuh Bantuan Dermawan

On Sabtu, Desember 08, 2018

MASALEMBO.COM

Bocah Ahmad di Polewali Mandar (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Seorang bocah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat menderita kelainan tak punya lubang anus. Namanya Ahmad Mubarak, 2,5 tahun usianya kini. 

Bungsu dari enam bersaudara ini adalah buah hati pasangan Aco dan Naimah, warga Lingkungan BTN Stadion, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali. Ia menderita kelainan itu sejak lahir.

Namiah, ibu bocah tersebut menuturkan, sejak mengandung dia rutin periksa di bidan di Pustu terdekat. Namum bidan mengatakan, kehamilannya baik-baik saja.

"Sejak mengandung memang biasa ada lain saya rasa, tapi bidan bilang tidak apa-apa. Saya juga tidak pernah minum obat lain saat hamil," kata Namiah.

Saat bersalin, Namiah melahirkan di rumah salah satu bidan setempat melalui proses persalinan normal. Namun alangkah kagetnya saat mengetahui anaknya punya kelainan. Meskipun dengan kondisi yang tidak sempurna, namun ia mengaku tetap bersyukur menerima karunia yang diberi oleh Tuhan.

"Mungkin sudah ini jalan yang diberikan oleh Allah, tetap saya syukuri," ucapnya, Jumat (7/12).

Saat usia Ahmad memasuki 2 bulan, Namiah membawa ke rumah sakit untuk periksa. Menurut dokter, satu-satunya jalan harus dibuatkan lubang pembuangan di samping perutnya. "Usianya masih sangat muda, makanya saat itu operasi ditunda hingga berusia 6 bulan," tutur Naimah.

Memasuki usia 6 bulan, ibunya kembali membawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Dokter membuat lubang dan memasang selang pembuangan di samping perutnya. Hingga kini, jika hendak buang air besar, hanya melalui lubang di samping perutnya.

"Terkadang harus menahan rasa sakit saat buang air, mungkin pengaruh dari lubang anusnya itu," jelas Naimah 

"Makanya kalau makan, saya kasi nasi yang tidak keras," lanjutnya.

Selain tidak memiliki anus, bocah malang itu, juga tidak memiliki lubang pembuangan jika hendak buang air kecil. Ia juga memiliki kekurangan fisik lain, yakni bibir sumbing, tidak memiliki langit langit dalam mulut.

"Kalau kencing tidak melalui alat kelaminnya, tapi ada lubang kecil di samping alat kelaminnya," ungkap Naimah.

Orang tua bocah tersebut begitu menginginkan anaknya dioperasi, namun terkedala biaya. Ayahnya yang berprofesi sebagai penambang pasir hanya berpenghasilan pas-pasan. Sementara ibunya hanya ibu rumah tangga biasa. Selama ini ia hanya mengandalkan kartu KIS dan berkas adminitrasi lainnya jika harus berurusan dengan rumah sakit.

"Mudah-nudahan ada yang bisa membantu kesembuhan anak saya pak," harapnya. (ant/har)

comments