Pastur, Pendeta dan Mangku Terima Insentif dari Pemkab Pasangkayu

On Kamis, Desember 13, 2018

MASALEMBO.COM

Bupati Agus Ambo Djiwa menyerahkan batuan insentif pemuka agama (Edison/masalembo.com)

PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu membagikan insentif kepada sejumlah pemangku agama, Kamis (13/12) pagi. Para pemangku agama yang menerima insentif, masing-masing 51 orang pastur, 156 pendeta dan 187 mangku.

Masing-masing pemangku ini mendapat Rp1,3 juta. Pembagian insentif berlangsung di pelataran kantor bupati Pasangkayu, dibagikan secara simbolis oleh Bupati H Agus Ambo Djiwa, dihadiri Ketua DPRD Lukman Said serta para unsur pimpinan Forkopimda.

Di kesempatan ini, Bupati Agus Ambo Djiwa mengatakan, pembagian insentif untuk para pemuka agama in merupakan program tahunan Pemkab Pasangkayu. Dilakukan sejak periode pertama Bupati Agus Ambo Djiwa dan Wakilnya Muhammad Saal. Beberapa bulan sebelumnya Pemkab juga telah membagikan insentif kepada para pemuka agama Islam.

“Nilai yang kami bagikan mungkin tidak seberapa, namun tentunya itu bukan menjadi penilaian, tapi lebih kepada adanya rasa persaudaraan dan komitmen bersama untuk mengembangkan ahlak umat di kabupaten yang kita cintai bersama ini. Tahun depan kami berupaya insentif untuk para pemuka agama akan kami naikan lagi,” ujar Agus Ambo Djiwa saat memberi sambutan.

Kata dia, pemberian insentif ini diharapkan semakin memicu semangat para pemuka agama  dalam meningkatkan mental spritual masyarakat. Juga dapat meningkatkan peran-peran strategis para pemuka agama ditengah masyarakat.

“Tugas para pemuka agama ini sangat berat dibandingkan saya sebagai bupati. Saya hanya mengurusi dunia, tapi pemuka agama menyangkut urusan akhirat. Olehnya, pemberian insentif merupakan wujud apresiasi dan rasa terimakasih kami dari pemerintah,” sambungnya.

Terkait peran strategis, lebih jauh bupati dua periode itu berpesan agar para pemuka agama bisa menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat, terlebih menjelang Pemilu saat ini. Para pemuka agama diharap tidak cepat terpancing isu-isu profokatif.

“Jelang Pemilu ini begitu banyak isu-isu yang bisa memecah persatuan antar umat beragama. Nah disinilah saya harap peran pemuka agama tampil sebagai pemersatu, menenangkan umat agar tidak terpancing isu-isu yang sifatnya profokatif," harap Ketua DPW PDI Perjuangan Provinsi Sulbar ini. (eds/har)

comments