DKP Polman Salur 4 Juta Benih Ikan ke Kelompok Tani-Nelayan

On Rabu, Januari 30, 2019

MASALEMBO.COM

Bupati Andi Ibrahim Masdar menabur benih ikan di kolam buatan DKP Polman (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Polewali Mandar menyerahkan bantuan jutaan benih ikan dan udang ke sejumlah kelompok nelayan.

Kegiatan berlangsung di kantor Dinas Kelautan Perikanan di kompleks pelelangan ikan, jalan Bahari, Kalawa, Selasa (29/10219) dengan tema 'Ayo Ikut Menebar' disingkat AIM. Penyerahan bantuan dihadiri Bupati Andi Ibrahim Masdar, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala desa.

Kegiatan diawali dengan melepas secara simbolis benih ikan dan udang oleh bupati bersama sejumlah kepala OPD di kolam buatan yang telah disiapkan.

Selain penyerahan benih ikan dan udang, juga penyerahan bantuan peralatan 'handy talky'. Alat tersebut dapat digunakan oleh nelayan untuk berkomunikasi jika melaut.

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dalam sambutannya mengatakan, bantuan ke nelayan dan petani tambak akan terus diberikan secara rutin. AIM berharap para nelayan penerima bantuan agar dipergunakan sebaiknya sehingga manfaatnya dirasakan lebih lama.

"Karena ini uang dari rakyat, dan kembali ke rakyat, maka tolong dirawat baik-baik," pesannya.

Kata AIM, budidaya ikan ini jangan hanya dilihat saja, namun patut dicontoh oleh seluruh warga yang berada di wilayah lain agar dapat dinikmati hasilnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Polman, Basir Halim mengatakan, sumber dana dari program ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Program benih empat juta ekor ikan dan udang ini terdiri dari berbagai jenis, diantaranya, nila, lele, bandeng, dan udang baname. Pemberian bibit ikan dilakukan untuk bantuan kepada masyatakat nelayan dan petani budi daya ikan air tawar. Tujuannya, kata Basir untuk mengurangi angka kemiskinan serta kecukupan gizi masyarakat mengurangi untuk menekan angka stunting.

Basir berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa mengantisipasi mahalnya harga ikan pada waktu tertentu misalnya saat kondisi sedang cuaca buruk.

"Diharapkan dengan budidaya air tawar ini, kedepannya bisa menekan harga ikan mahal," ungkapnya.

Bantuan ini diberikan kepada kelompok yang sebelumnya sudah mendapat maupun kelompok nelayan yang baru bermohon. Seperti kelompok budi daya ikan air tawar di wilayah pegunungan.

"Siapa pun kelompok yang bermohon kami akan berikan. Ini nanti akan menyesuaikan dengan luasan kolam petani. Karena teorinya itu adalah 1 meter persegi itu bisa menampung 10 hingga 12 ekor ikan," pungkas Basir. (ant/har)

comments