Jembatan Ini Ambruk, Akses ke Sejumlah Desa di Polman Terputus

On Jumat, Januari 04, 2019

MASALEMBO.COM

Jembatan penyebrangan untuk mengakses sejumlah desa di Polman terputus (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Akibat banjir dan tergerus arus sungai, sebuah jembatan di Dusun Penanian, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ambruk dan putus. 

Jembatan dengan panjang 34 meter dan lebar 2 meter ini dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) tahun 2010 dengan anggaran Rp176 juta lebih.

Terputusnya jembatan ini juga memutus akses bagi para petani dan warga yang hendak menuju kebunnya. Sebab, jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang dilalui warga dari sejumlah desa, diantaranya Desa Batetangnga, Desa Rea, Desa Mirring, dan warga dari Kelurahan Amassangan.


Kepala Dusun Penanian, Basri Purong mengatakan, jembatan ini putus Rabu (2/1/2019) malam, saat terjadi banjir.

Tebing jembatan ini terang Basri, memang sudah lama tergerus air sungai dan perlahan-lahan terkikis oleh derasnya air.

"Untung tidak ada warga yang melintas saat ambruk," ucap Basri.


Salah satu warga, Agung, mengaku, kini kesulitan mengangkut hasil kebun miliknya. Sebelum jembatan ini putus, warga yang berkebun selalu melintasi jembatan ini menggunakan motor. Namun sekarang mereka harus berjalan kaki 3 kilometer memikul hasil kebun.

Warga berharap, pemerintah desa dan atau kabupaten segera membenahi jembatan tersebut, sebab aktivitas warga menjadi lumpuh.

"Tidak bisa dilewati pak, harus lewat sungai dan memutar jauh, sebab airnya di sini dalam," tutur Naharuddin, warga lainnnya.

Sementara, Kepala Desa Batetanga, Said, mengatakan, akan menyurat ke Dinas PU pada hari Senin pekan depan. Perbaikan jembatan ini kata dia, tidak dapat menggunakan dana desa karena tidak masuk dalam pembahasan anggaran saat digelar  Musrembang Kecamatan beberapa waktu lalu.

"Insya Allah hari Senin kami akan menyurat ke Dinas PU, semoga ada dana DAK yang bisa digunakan. Karena waktu Musrembang kondisi jembatannya masih bagus," pungkas Kades Said. (ant/har)

comments