Patut Diteladani, Babinsa Ini Nyambi Jadi Guru Ngaji

On Jumat, Januari 18, 2019

MASALEMBO.COM

Serka Abd Gaffar sedang mengajar baca Al Qur'an (Asrianto/masalembo.com)

POLMAN, MASALEMBO.COM - Selain melaksanakan pembinaan teritorial di desa binaan, Serka Abd Gaffar, anggota Koramil 1402-02 Wonomulyo Polmas juga mengajar anak-anak dan remaja masjid membaca Al-Qur’an.

Puluhan anak-anak bahkan remaja hingga dewasa setiap hari berkumpul di masjid Nurut Taubah untuk belajar membaca Al-Qur’an. Mereka diajar oleh Serka Gaffar yang juga sebagai ketua pembangunan Masjid di desanya itu.

Rutinitas ini ia jalani sejak tiga tahun lalu. Ia mengajar membaca Al-Quran di masjid, jarak dari tempat tinggalnya hanya sekitar 100 meter. Ia mengaku ikhlas membantu karena prihatin masih banyak anak-anak bahkan remaja tak dapat membaca Al-Qur’an.

Saat ditemui, Gaffar mengatakan bahwa, ketika masuk bulan suci Ramadhan waktu belajar mereka dilaksanakan usai sholat Tarawih. Di luar Ramadan mereka belajar membaca Al-Qor’an usai shalat ashar hingga menjelang magrib.

“Bukan hanya belajar baca dan tulis huruf hijaiyah tapi gerakan dan bacaan shalat juga kami ajarkan kepeda mereka,” ungkapnya.

Sejak menjadi Ketua Pembangunan Masjid, Ia merasa prihatin karena ternyata masih banyak anak-anak bahkan remaja hingga sudah dewasa yang buta baca tulis Al-Qur’an.

Atas dasar itulah muncul dalam hatinya untuk mengajar baca tulis Al-Qur’an. Kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya, Ia berdialog dan menyampaikan niatnya untuk mengajar membaca Al-Qur’an sekembalinya dari wilayah binaan pada sore hari.

“Insya Allah dengan segala usaha saya akan memberikan pelajaran mengaji kepada masyarakat, baik anak-anak hingga dewasa yang tidak tahu mengaji, Saya minta untuk datang ke masjid sekaligus memakmurkan masjid kita ini," kata Serka Abd Gaffar

Selain menjalankan tugas Negara sebagai aparat teritorial pembina desa, Serka Abd Gaffar mengatakan memiliki motivasi utuk membagi dan juga meneruskan pengetahuan agama kepada generasi muda di lingkungan tempat tinggalnya sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat.

“Saya berharapa mereka semua nantinya menjadi generasi yang Qurani dan dan berjiwa pancasila serta hidupnya selalu terjaga dari perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain,” harapnya. (ant/har)

comments