Fahrul Rasyid, Bocah Tunanetra Penghafal 30 Juz Al Qur'an Diundang ke Jakarta

On Jumat, Februari 08, 2019

MASALEMBO.COM

Bocah Fahrul Rasyid dan Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan (Indirwan untuk masalembo.com)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Kisah istimewa seorang bocah 12 tahun bernama Fahrul Rasyid membuat kagum banyak orang. Betapa ia terlahir dengan kondisi fisik tak sempurna. Ia penyandang tunanetra. Namun, meski demikian Fahrul mampu menghafal 30 juz Al Quran dengan bacaan fasih, di usianya yang masih sangat muda.

Kemampuan menghafal Al Qur'an Fahrul Rasyid yang sempat viral di media sosial beberapa pekan lalu itu juga dibuktikan langsung oleh Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan, Kamis (7/2/2019). Kapolres mengundang Fahrul ke ruang kerjanya di Kantor Polres Mamuju. Ia lalu kemudian mengecek hafalan Fahrul dengan membacakan potongan ayat Al-Qur'an secara acak. Alhasil, tak satupun sambungan ayat Fahrul yang keliru. Hal itu membuat Kapolres kagum pada bocah yang sama sekali tak mampu melihat sejak lahir ini.


Tonton video Kapolres Mamuju AKBP Muhammad Rivai Arvan dan bocah Fahrul 

Seperti yang tampak dalam video yang direkam salah seorang personil Polres Mamuju, Indirwan. Tampak Kapolres AKBP Muhammad Rivai Arvan terkagum-kagum saat menguji kemampuan hafalan Fahrul di ruang kerjanya. Dan ternyata, prestasi luar biasa yang dicapai bocah Dusun Palapi, Desa Lamba Lamba, Kecamatan Pangale, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat ini memantik simpati banyak pihak. Salah satunya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Syafrudin Kambo. 

Melalui Polres Mamuju, Menteri Syafruddin dikabarkan mengundang Fahrul ke Jakarta. Hal tersebut dibenarkan Indirwan saat dikonfirmasi wartawan media masalembo.com, Kamis malam.

"Iya benar, saat ini Pak Kapolres sedang dalam perjalanan menuju ke Jakarta mengantar Fahrul atas undangan MenPAN-RB," jelas Indrawan.

Sebelumnya, bocah Fahrul si penghafal 30 juz Al Qur'an sempat viral di media sosial. Video anak kedua dari Muhammad Amin dan Surapati ini bahkan ditayangkan di sejumlah media nasional dan lokal di Sulbar. (har/red)

comments