Peringati Sampah, Pemda Polman Gelar Bersih Pantai

On Kamis, Februari 21, 2019

MASALEMBO.COM

Aksi bersih pantai di bahari Polewali (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Memperingati hari peduli sampah nasional, Pemeritah Kabupaten Polewali Mandar menggelar aksi bersih pantai. Kegiatan yang berlangsung di Taman Pantai Bahari ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sukirman, Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, Kepala Balitbanreng Darwin Badaruddin, beberapa kepala OPD lainnya, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya siswa, TNI, Polri, PNS, komunitas pecinta alam, dan masyarakat sekitar.

Aksi dimulai dengan acara Fashion Show yang menampilkan puluhan peserta dari berbagai sekolah. Menariknya, para peserta ini mengenakan baju dari sampah atau limbah plastik yang sudah tidak terpakai lagi, seperti karung plastik, kantongan kresek, botol bekas minuman air mineral, dan limbah plastik lainnya.

Usai acara Fashion Show, kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan pantai bahari dari sampah. Dengan membawa berbagai alat seperti sapu, sendok, sampah, karung, peserta memungut sampah yang berserakan di sepanjang pantai Bahari. Sampah kemudian di masukkan kedalam karung dan dikumpulkan, kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Amola, Kecamatan Binuang.

Salah satu guru dari SDN 029 Ujung, yang mendampingi siswanya sangat menyambut baik menyambut baik kegiatan ini. "Kami juga di sekolah selalu menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan," jelasnya.

Kepala Kelurahan Polewali, Stephanus, mengatakan, sangat bersyukur hari sampah dipusatkan di Keluarhan Polewali. Ia berhap,  semoga bisa memberi motivasi kepada masyarakat Polewali dan sekitarnya agar memberi edukasi  atau pembelajaran agar ketika melihat sampah ada rasa tangung jawab dan peduli di situ. 

"Respon dari masyarakat sangat menyambut baik setelah kita meraih Adipura, terkait hal ini mereka sangat antusias dan turut hadir," jelasnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sukirman mengatakan, di hari peduli sampah nasional ini adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

"Bagaimana masyarakat bisa peduli terhadap sampah, karena sampah itu harus perhatikan dan kelola," ungkapnya.

Kedepan bagaimana kita buka hanya memproduksi sampah, membuang sampah, tetapi bagaiman kita mengurangi produksi sampah di setiap rumah tangga, di kantor,  pasar, dan di tempat umum lainnya. Sehingga sampah itu bisa diolah kembali dan dimanfaatkan, didaur ulang, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat kita sendiri. 

Sukirman berharap, semoga masyarakat semakin tinggi kepeduliannya terhadap sampah mengurangi sampah plastik.

"Kalau memakai sedotan, jangan memakai pakai sedotan plastik, tidak meminum air mineral dari botol kemasan, kemudian kalau ke tempat perbelanjaan selalu membawa kantongan atau kerajang yang dapat digunakan berulang kali," pesannya. (har/red)

comments