86 Mahasiswa STIT Al Chaeriyah Lulus Ujian Munaqasyah

On Rabu, Maret 20, 2019

MASALEMBO.COM

Penguji kopertais tengah (kiri) bersama ketua STIT Al Chaeriyah Dr.H.Sahabuddin Kasim (kanan) bersama ketua prodi dan dosen tetap.

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sebanyak 86 mahasiswa perguruan tinggi islam STIT Al Chaeriyah Mamuju mengikuti ujian musaqasyah dan yudisium di aula kantor kementerian agama (Kanwil) Provinsi Sulbar.

Ujian tersebut merupakan kali perdana di gelar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Chaeriyah sejak berdiri 2014 silam.Dengan menghadirkan langsung penguji dari kopertais wilayah VIII Dr.H.Muhammad Harjun, M.Ag.

Ketua STIT Al Chaeriyah Mamuju Dr.H.Sahabuddin Kasim pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa ujian munaqasyah yang dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 20 Maret,menentukan lulus tidaknya seorang mahasiswa disuatu diperguruan tinggi.



Namun Sahabuddin juga mengaku bangga kepada mahasiswa yang  begitu antusias hadir mengikuti ujian,dikatakan Sahabuddin  walau ada mahasiswa dalam kondisi sakit,namun menyurutkan niatnya hadir untuk mengikuti ujian munaqasyah.

"Ada tiga orang sakit, ada yang baru sehari keluar dari rumah sakit,ada juga baru sehari melahirkan tetapi tetap mengikuti proses ujian,"kata Sahabuddin yang juga mantan kepala Kanwil Sulbar.Rabu (20/3/2019).

Dijelaskan pula bahwa proses ujian ini merupakan puncak dari perjalanan kurang lebih 4 tahun mengikuti proses perkuliahan.

Maka itu ia berpesan agar menjaga nama baik kampus,ilmu yang didapatkan selama proses perkuliahan digunakan dan diamalkan di masyarakat untuk kepentingan dan kemajuan bangsa Indonesia.

"Ilmu yang kalian peroleh agar bisa memberikan kontribusi yang besar di masyarakat khususnya di bidang mental dan rohani sesuai dengan bekron kita pendidikan Islam,"harapnya

Senada penguji dari kopertais wilayah VIII Makassar,Dr.Muhammad Harjun.M.Ag mengatakan bahwa sebanyak 86 mahasiswa yang mengikuti ujian munaqasyah selama dua hari kesemuanya lulus dan menyandang gelar serjana S.Pd.

"Maka itu saya berharap kesemuanya mahasiswa yang lulus wajib mengikuti wisuda yang telah dijadwalkan sesudah lebaran idul fitri,"ujarnya disambut tepuk tangan semua mahasiswa.

Senada pula perwakilan mahasiswa yang lulus mengikuti ujian munaqasyah,Nurdin yang didaulat membacakan doa sebelum acara selesai.

Pada kesempatan tersebut dirinya mewakili rekan-rekanya meminta maaf ketika jika selama proses perkuliahan di kampus dan ujian munaqasyah berlangsung. ada kata-kata dan perbuatan yang kiranya dapat menyinggung perasaan tim penguji maupun dari pihak kampus dan dosen pembimbing kiranya dimaafkan.

"Pada kesempatan saya mewakili  teman-teman kami meminta maaf atas kesalahan dan kehilapan yang kami lakukan,"katanya.

Selain itu hadir pula ketua prodi STIT Al Chaeriyah Baharuddin dan dosen tetap STIT Al Chaeriyah Herman. (awl).

comments