DKI Jakarta Pelajari Potensi Transnaker Sulawesi Barat

On Senin, Maret 11, 2019

MASALEMBO.COM

Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar dan Asisten I M. Natsir menerima kunjungan Kadis Transnaker DKI Jakarta bersama rombongan (Foto: egi/masalembo.com)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengunjungi Sulawesi Barat, Senin (11/3/2019). Rombongan dari Ibu Kota Negara ini diterima Asisten I M. Natsir didampingi Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar Herdin Ismail di lantai II kantor gubernur Jl. Abd. Malik Pattana Endeng, Simboro, Mamuju.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan DKI Jakarta Andri Yansyah usai pertemuan ini mengatakan, pihaknya mengunjungi Sulawesi Barat karena ingin menyaksikan kondisi program transmigrasi di provinsi ini. Kata Andri, DKI Jakarta berencana akan mengirimkan kembali warganya ke lokasi transmigrasi Sulbar di Mamuju Tengah, namun terlebih dulu mempelajari kondisi daerah tujuan tersebut.

"Transmigrasi itu kan bukan hanya persebaran penduduk tapi juga persebaran ekonomi, jadi kita datang ke sini, kira-kira apa yang dibutuhkan dan apa yang perlu dikembangkan untuk bisa dikerjasamakan. Kita akan mempelajari selama di Sulbar," ucap Andi, kepada awak masalembo.com.

Andri menjelaskan, pihaknya ingin mempelajari potensi yang kemungkinan bisa dikembangkan oleh warga DKI ketika pindah ke Sulbar sebagai warga transmigran. "Kita akan lihat, apa yang mungkin, kira-kira keterampilan apa yang akan diberikan sebagai bekal untuk warga DKI Jakarta," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar Herdin Ismail mengatakan, pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan MoU antara Pemprov Sulbar dengan Pemrov DKI Jakarta. Kedepan, kata Herdin, Sulawesi Barat akan kembali menerima warga DKI untuk program transmigrasi.

"Pertemuan ini adalah menampung apa-apa saja yang diperlukan, saya sangat mengapresiasi kunjungan ini karena DKI sudah mengambil langkah lebih maju," kata Herdin. 

Dikatakan Herdin, selama ini trasmigrasi hanya mengirimkan orang tanpa bekal keterampilan berdasarkan potensi wilayah penempatan, karena itu pihaknya sangat mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta yang akan membelaki warganya dengan keterampilan dan juga modal usaha. (har/red)

comments