Konser Musik Sosialisasi KPU Polman Sepi dari Warga

On Minggu, Maret 17, 2019

MASALEMBO.COM

Tampak sejumlah bangku kosong, hingga acara berlangsung warga setempat tampak kurang antusias hadiri acara ini. (Asrianto/Masalembo.Com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di berbagai daerah dalam bersosialisasi. Di Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, KPU Kabupaten setempat menggelar sosialisasi dengan cara menggelar konser musik.

Konser musik dengan tema "Pemilih Berdaulat Negara Kuat" yang digelar di alun-alun Kota Polewali ini dibuka pada Sabtu (16/3/2019) sore dan berlangsung hingga malam hari ini.

Namun sayangnya, acara ini kurang antusias dan sepi dari masyarakat. Dari pantauan di lokasi acara, banyak kursi yang disedikan tampak kosong. Dari puluhan kursi yang disediakan oleh panitia acara, hanya sebagian yang terisi.

Kalau pun ada yang hadir, itu hanya diisi oleh petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan relawan demokrasi. Bahkan tak ada warga yang terlihat duduk di dalam tribun. 

Kegiatan ini rencananya diharidi oleh berbagai tamu undangan diantaranya stakehloder, pemilih milenial. Namun kegiatan juga hanya dihadiri oleh satu komisioner KPU yakni Munawir, Divisi Sosialisasi, sementara empat komisioner lainnya tak terlihat di lokasi acara.

Sedianya, acara mulai berlangsung pukul 20:00 Wita, namun hingga pukul 21:00 Wita, saat acara sudah berlangsung kursi peserta masih banyak kosong.

Salah satu warga Akbar dari Desa Renggeang, Kecamatan Tinambung, mengatakan, ia tidak mengetahui acara tersebut. Ia hanya kebetulan datang menonton air mancur.

"Kebetulan ji lihat air mancur, terpaksa saya kesini mi juga," katanya.

Ia mengaku tidak mengerahui jika ada kegiatan seperi ini. "Mungkin panitia kurang sosialisasi dan tidak membuat selebaran kegiatan ini," sambungnya.

Munawir mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai ajang sosialisasi untuk mengajak masyarakat, khususnya pemilih muda dan milenial bisa datang ke TPS 17 April untuk menggunakan hak suaranya.

"Model dan cara ini kami gunakan karena di Polewali adalah perkotaan. Kemudian kami ajak untuk tidak golput dan lain seabagainya," ungkapnya.

Sementara untuk wilayah terpencil, KPU juga akan menggelar konser musik namun dalam konsep yang berbeda. "Kalau seperti di desa-desa, mungkin musiknya musik tradisional, seperti sayang-sayang, dan kecapi, karena masyarakatnya masih kental kebudayaannya," ucapnya.

KPU juga berharap semua elemen masyarakat baik tradisional maupun modern sama-sama mensukseskan pemilu 2019.

Mengenai tidak hadirnya empat komisioner lainnya, ia menjelaskan bahwa mereka sedang menghadiri acara rapat pleno di kantor KPU.

"Tiba-tiba ada undangan dari KPU Provinsi untuk menggelar rapat bersama pengurus partai dan L.O," pukasnya.

Terkait antusias warga, ia menampik jika acara ini sepi dari penonton dan masyarakat. Kata dia, di alun-alun tempat acara ini, banyak warga berada di luar tenda dan lokasi acara, nongkrong di cafe, juga tetap bisa mendengarkan.

"Mungkin kedepan kita berharap tidak seperti ini, tapi apa yang kita inginkan tidak seperti apa yang kita harapkan," pungkasnya. (ant/har)

comments