Pasca Penembakan di New Zealand, Dewan Masjidi Indonesia Himbau ...

On Selasa, Maret 19, 2019

MASALEMBO.COM

Menpan RB saat disambut oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Jafar. (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang juga Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengingatkan seleuruh pengurus masjdi di Indonesia agar tetap waspada pasca penembakan jamaah masjid Al Nur, di Selandia Baru, yang terjadi pada hari Jumat lalu. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Masjid, Syafruddin Kambo, saat menghadiri acara pernikahan salahbsatu kerabatnya di Gedung Gadis, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (17/3/2019).

Syafruddin mengucapkan turut beduka cita dan mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya terhadap seluruh korban. 

"Kemudain untuk umat islam di Indonesia dan pengurus masjid tetap waspada," pesan mantan Wakalpori ini.

Ia menghimbau, kepada umat islam, agar tetap menjaga kedamaian menjaga ukhuwah islamiyah dan ukhuwah insaniah. Kita tunggu saja perkembangannya mudah-mudahan penegakan hukum yang di lakukan pemerintah di New Zealand bisa menyelesaikan masalah. 

"Dewan masjid akan berangkat kesana,"singkatnya sambil bergegas naik ke mobil.

Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Jafar, mengatakan bahwa, kejadian ini adalah merupakan perbuatan teroris yang telah melanggar hak-hak hidup orang. 

Untuk di Indonesia, khususnya di Sulbar, kita harapkan tidak ada tindakan-tindakan yang bisa berakibat justru ada masalah baru atas kejadian ini.

"Seluruhnya kita berpasrah kepada Allah Swt tidak ada kejadian yang terjadi sia-sia,"ungkapnya.

Kapolda menghimbau kepada masyarakat banyak tawajud kepada Allah Swt kemudian ibadah kita semakin banyak dan semakin ramai. Ajak taat kepada Allah maka akan Allah akan berikan kebaikan kepada kita.

Terkait banyaknya kecaman di media sosial Kapolda mengatakan, bahwa kecaman tidak bisa menyelesaikan dengan kecaman. Kecaman ini mutlak dan wajar terjadi atas kejadian ini. 

"Dimana-mana tidak ada yang menerima dan merestui kegiatan teroris yang dilakukan oleh pelaku penembakan,"pungkasnya.

Sebelumnya, pada hari Jumat lalu, (15/3/2019), seorang warga melakukan penyerangn demgan menembak jamah di masjid Al Nur, Selandia Baru. Atas kejadian ini, sebanyak 49 orang  tewas menjdai korban dalam kejadian ini. Pelaku penembakan kini telah ditangkap oleh aparat kepolisian setempat. (ant/har)

comments