Tutup Bimtek LPPD di Yogyakarta, Bupati Majene: MP3 Mengandung Harapan Begitu Besar

On Jumat, Maret 08, 2019

MASALEMBO.COM

Bupati Majene saat menutup bimtek LPPD di Yogyakarta (Munirul/Humas Setda Majene)

YOGYAKARTA, MASALEMBO.COM - Bupati Majene H Fahmi Massiara kembali meneguhkan komitmen Majene Profesional, Produktif dan Proaktif (MP3) saat menutup Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Kamis (7/3/2019) di hotel Cavinton D.I Yogyakarta.

Kata Fahmi, MP3 yang selama ini didengungkan Pemerintah Majene bukan hanya selogan. "Saudara-saufara selalu sebut MP3, itu bukan hanya selogan biasa, di dalamnya itu mengandung harapan yang begitu besar," ucap bupati.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi-misi MP3, diperlukan kepiawaian seluruh komponen jajaran pemerintah daerah. "Kalau mau profesional, mau produktif, proaktif, tapi kinerjanya tidak ada, sama saja dengan omong kosong," tegas bupati yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Majene ini.



Di hadapan puluhan peserta bimtek LPPD dari berbagai OPD di jajaran Pemkab Majene, bupati Fahmi berharap agar ASN memperbaiki kinerjanya dengan serius. Ia mengaku, tidak ingin melihat pegawai Pemkab Majene masih ada yang bekerja setengah hati, apalagi dengan kebijakan pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN.

"Kalau ini bisa kita lakukan kan ujung-ujungnya akan profesional, produktif dan proaktif," terang mantan wakil bupati era Kalma Katta ini.



Sebelumnya, ia mengatakan,  kegiatan bimtek LPPD di Yogyakarta telah direncakan sejak tahun lalu, namun kali ini baru dapat terlaksana. Menurutnya, bimtek LPPD tersebut sangat penting bagi aparatur Pemkab Majene karena mempengaruhi insentif pemerintah pusat terhadap daerah.

Selain itu, Fahmi juga mengatakan, Pemkab Majene saat ini telah menunjukkan kemajuan, ditandai dengan perbaikan predikat SAKIP, LAKIP dan opini WTP. Namun, sambunganya, masih banyak hal yang perlu dibenahi, salah satunya tingginya angka stunting.

"Saya juga bingung ini, kenapa kita bisa kena stunting, ini harus ditutup agar kita bisa hilang dari daftar stunting," pungkas mantan camat Banggae Timur ini.

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Sarjono, yang hadir sebagai pemateri bimtek LPPD mengatakan apresiasi ke Pemda Majene. Ia mengatakan, kehadiran Majene di Kota Yogyakarta sebagai bukti kesriusan dan sinergitas jajaran Pemkab Majene.

"Kita sudah beberapa hari berproses, kemarin juga pemateri dari Kementerian Dalam Negeri yang menjelaskan secara detail, bagaimana pun nanti kalau ada tim asessor akan lebih baik," ungkap Sarjono.

Sarjono optimis, dengan kegiatan ini, LPPD Pemkab Majene kedepan akan jauh lebih baik.

"Terima kasih pak bupati, semoga ini menjadi pelajaran yang bermakna, semoga Pemkab Majene naik kelas," tutup Sarjono.

Kegiatan bimtek LPPD ini, turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Majene Andi Achmad Syukri Tammalele dan wakil Ketua DPRD Hasbina Arief Saleh. (adv/har)

comments