Sosialisasi Pemilu Kurang, Angka Surat Suara Tak Sah Diprediksi Tinggi

On Kamis, April 11, 2019

MASALEMBO.COM

Ilustrasi surat suara Pemilu 2019 (Kompas.com)

MAJENE, MASALEMBO.COM - Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari, namun sosialisasi pelaksanaan pesta demokrasi di Kecamatan Ulumanda dinilai masih sangat kurang. Bahkan, beberapa daerah tak disentuh informasi tata cara pencoblosan "SuSu" yang benar.

Salah seorang warga, Syahrul Muhammad, mengatakan, masih banyak warga tidak mengenal jenis-jenis kertas suara. Terkhusus di beberapa dusun yang aksesnya sulitnya, mereka masih bingung membedakan lima jenis surat suara pemilu 2019. "Yang kemungkinan besar batal itu surat suara DPRD dan DPR RI, karena tidak ada fotonya, kemungkinan besar banyak tertukar," kata Syahrul.

Warga Kolehalang yang juga staf desa Panggalo ini mengatakan, minimnya sosialisasi sangat berpotensi memicu tingginya angka surat suara batal di desa Panggalo di Pemilu 2019. 

"Masyarakat di sini banyak tidak tahu membaca kasian, pasti banyak yang tertukar atau salah coblos," ucap Syahrul.

Senada dengan Syahrul, warga desa Tandeallo Asmawin mengatakan, pengalaman memilih masyarakat sebelumnya dinilai tidak cukup dapat meningkatkan suara sah pemilu 2019. Pasalnya, model pencoblosan Pemilu 2019 berbeda dengan 2014 lalu. 

Selain itu lanjut Mawin, informasi pelaksanaan Pemilu kali ini tidak massif di masyarakat. "Yang ada saya liat ini hanya sosialisasi cara mencoblos dari caleg, mungkin hanya itu yang bisa membantu," pungkas Asmawin, Kamis (11/4/2019).

Terpisah, Ketua PPK Kecamatan Ulumanda, Suarman, membantah tidak melakukan sosialisasi di Ulumanda. "Kemarin ini kami baru pulang dari Popenga, kami juga berkeliling ke desa-desa lain," ucap Suarman

Meski demikian, Suarman tak menafik jika sosialisasi kemungkinan kurang maksimal. Selain karena akses yang sulit, juga karena keterbatasan tenaga. "Iya mau diapa, yang pasti kami sudah bekerja keras hingga ke desa-desa terjauh," ucapnya.

Ditanya soal relawan demokrasi (relasi) yang dibentuk untuk melakukan sosialisasi Pemilu 2019, Suarman mengaku sudah jalan. Namun, relasi hanya menyentuh beberapa daerah di bagian pesir. "Beberapa sudah masuk di Ulumanda, namun hanya di desa-desa bagian pesisir, Salutambung, Sulai dan paling jauh di Kabiraan," pungkas Suarman.  (har/red)

comments