Terjatuh dari Kapal, Nelayan Asal Polman Hilang di Laut

On Jumat, Mei 24, 2019

MASALEMBO.COM

Pencarian nelayan hilang (Asrianto/Masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Seorang nelayan di Kabupaten Polewali Mandar, dilaporkan hilang saat mencari ikan di laut. Korban diketahui bernama Rahmat (53), nelayan asal Dusun satu, Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar dilaporkan tenggelam.

Camat Balanipa, Arifin mengungkapkan, kejadian ini akibat korban terjatuh dari atas kapal saat hendak makan sahur.

"Diduga mungkin masih mengantuk, tapi yang mengherankan, karena korban pandai berenang, tapi kenapa bisa tenggelam," katanya.

Upaya dari pemerintah desa setempat  warga dan nelayann setempat berupaya melakukan pencarian secara tradisonal dengam cara menyisir wilayah perairan disekitar lokasi dan melalukan pencarian dengan perahu tradisional.

"Semoga dengan usaha dan cara seperti ini, korban seger ditemukan," jelasnya.

Anggota BPBD Polman Bugiman mengatakan, pihaknya kini telah telah menerjunkan anggota ke lokasi kejadian. BPBD Polman juga telah berkoordinasi dengan tim SAR Mamuju untuk mengerahkan perahu karet dan bantuan alat penyelam.

"Kami terus berupaya melakukan pencarian. Sekarang  menunggu tim SAR, semoga korban segera ditemukan," ungkapnya.

Kapolsek Tinambung, Iptu Tajuddin yang dikonfirmasi mengungkapkan, korban bersama 13 orang rekannya berangkat mencari ikan  dan meninggalkan sabang sunim sejak hari Minggu (19/5/2019) pagi. Mereka berangkat menangkap ikan menggunakan kapal dan menempuh jarak sekitar 40 mil dari daratan.

Peristiwa naas itu terjadi pada Senin (20/5/2019) sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu, rekan korban membangunkannya hendak makan sahur. Saat terbangun korban berjalan di hadapan rekannya yang sedang santap sahur. Korban lalu berjalan menuju buritan kapal. Rekan korban menganggap korabn hendak buang air kecil. Namun terdengar korban terjatuh kedalam laut dan tidak muncul lagi.

"Korban seakan berjalan tidak sadarkan kayak di hipnotis," ungkap Tajuddin.

Rekan korban lalu menurunkan alat perahu sekoci dan berupaya mencari korban di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga siang hari, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Rekan korban lalu menghubungi warga di daratan dan melapor ke aparat kepolisian. Setelah menerima laporan, warga sekitar dan polisi lalu melakukan pencarian. Karena belum berhasil menemukan korban, rekan satu kapal korban akhirnya memutuskan untuk kembali ke daratan. 

Kasatpolair Polres Polman AKP Jubaidi mengatakan, pihaknya telah melakukan patroli ke wilayah perairan sekitat lokasi kejadian. Namun hal yang menjadi kenxala adalah gelombang tinggi dan cuaca gelombang yang besar.

"Tadi kami sudah patroli namun belum ada tanda-tanda ditemukan," katanya.

Jubaidi menghimbau kepada nelayan, agar tetap waspada saat sedang mencari ikan dilaut mengingat cuaca saat ini tidak menentu. Saat ini, upaya pencarian dihentikan sementara, sambil menunggu pihak dari Basarnas Mamuju. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan pada esok hari. (ant/har)

comments