Cuaca Buruk di Pantai Mampie, Ratusan Telur Penyu Membusuk Gagal Menetas

On Minggu, Juni 16, 2019

MASALEMBO.COM

Ilustrasi (inet)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang menghantam wilayah pesisir pantai Mampie, Kabupaten Polewali mandar, Sulawesi Barat, mengakibatkan ratusan telur penyu di sepanjang bibir pantai rusak dan membusuk. Calon bayi penyu atau tukik yang belum sempat menetas ini mati dalam cangkang sebelum sempat menetas.

Telur-telur penyu yang siap menetas ini kondisinya membusuk dan berbau. Padahal usianya tinggal beberapa hari memasuki masa panen. Atas kejadian ini sejumlah pemerhati dan pemilik penangkaran penyu gagal melepas tukik atau anak penyu ke tengah laut.

Pemilik Konservasi Penyu Pantai Mampie, Muh Yusri mengatakan, telur penyu di sepanjang pantai rusak dan gagal menetas lantaran air pasang dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan tidak menentu. Selain itu gerusan ombak membuat abrasi yang menyebakan bibir pantai tempat kawanan penyu tergenang.

“Kita terpaksa merelokasi sebagin telur yang masih bagus ke tempat aman agar bisa menetas. Sebagian lubang telur lainnya kita beri pelindung agar selamat dari gelombang pasang," jelas Yusri.

Untuk mencegah kematian dan kerusakan telur-telur penyu yang tinggal beberapa hari memasuki masa menetas, pengelola penangkaran penyu terpaksa memindahkan telur yang masih bagus tersebut ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, Puluhan Komunitas di Polman Tanam Ribuan Pohon

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Polman, Basir Halim menanggapi hal itu mengatakan, pihaknya akan meninjau tempat konservasi penyu tersebut. Jika melihat kondisi cuaca masih buruk kata Basir, DKP Polman juga akan berusaha memindahkan telur-telur penyu ke lokasi baru yang lokasinya tidak akan berada jauh dari tempat penangkaran.

"Insya Allah besok tim teknis akan meninjau ke lokasi untuk mengambil langkah apa yang akan kita lakukan," katanya.

Mengenai Teknisnya, tim DKP akan melihat kondisi dan sarang yang akan dipindahkan agar telur aman dan selamat.

"Iya kita lihat juga dulu lokasi, jangan sampai tidak cocok apalagi nanti malah tambah merusak telurnya," pungkasnya. (ant/har)

comments