Kimia Farma Kini Miliki Cabang di Polewali, AIM: Tak Ada Lagi Alasan Kekurangan Obat

On Jumat, Juni 21, 2019

MASALEMBO.COM

 Bupati AIM resmikan apotek Kimia Farma Polewali (Asrianto/Masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Kimia Farma terus mengepakkan sayap di bidang farmasi dan obat-obatan. Anak perusahan dari Kimia Farma yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini membuka apotek cabang baru di Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar yang dibuka resmi, Rabu (19/6/2019).

Kantor cabang terletak di salah satu ruko jalan Mr. Muhammad Yamin, Kelurahan Manding. Hadir di peresmian, bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, Direktur RSUD Polewali Samsiah, Kepala Cabang BPJS Polewali Harie Wibhawa, pihak Dinas Kesehatan dan sejumlah kepala Puskesmas.

Launching secara resmi dibuka Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar ditandai dengan pengguntingan pita. Usai meresmikan, bupati lalu meninjau dan memeriksa stok obat-obatan yang tersedia di apotek Kimia Farma. Bupati bahkan membeli salah satu obat dan produk dari Kimia Farma.

Andi Ibrahim Masdar mengatakan, dengan adanya apotik Kimia Farma ini, dirinya sangat mendukung. Ini menandakan bahwa Polman menjadi daerah yang maju, karena barometernya ada Apotek Kimia Farma sebagai pusat pengadaan obat-obat di seluruh Indonesia.

"Saya sangat bersyukur, karena solusi untuk pengadaan obat di Polman tidak akan pernah ragu lagi dengan hadirnya Kimia Farma," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Bupati yang akrab disapa AIM ini bahkan mendorong Kimia Farma terus membuka cabang di setiap kecamatan di sepanjang jalan poros di Polman, mulai dari Kecamatan Binuang, Polewali, Wonomulyo, Campalagian, dan Tinambung. Permintaan ini bukan tanpa alasan, mengingat Polman merupakan kabupaten yang berpenduduk terbesar di Sulbar.

"Penduduk Polman itu paling terbanyak dan terbesar diantara enam kabupaen lainnya di Sulbar. Jadi wajar jika Kimia Farma akan membuat cabang baru di tempat lain," sambungnya.

Bupati dua periode ini mengungkapkan, ini merupakan salah satu solusi pengadaan obat yang dibutuhkan agar masyatrakat Polman tidak susah lagi mencari obatnya, sebab selama ini mereka sulit mendapatkan obat-obatan yang lengkap. 

"Kalau di apotek lain mungkin ada sih tapi obat generik saja. Apalagi masayarakat Polman ini kan sudah banyak berobat ke luar daerah, sampai obatnya susah didapatkan. bahkan beli harus ke Makassar. Jadi tidak ada lagi alasan di rumah sakit bahwa tidak ada obat," tuturnya.

Bupati berharap, dengan hadirnya Apotik Kimia Farma ini, bagaimana kerjasama antara rumah sakit umum dengan Kimia Farma bisa terjalin dengan baik sehingga solusi pengadaan obat yang selama ii kehabisan dan sulit didapatkan sudah tidak terjadi lagi. 

"Pihak Kimia Farma, rumah sakit dan BPJS harus saling bersinergi dalam bekerjasama untuk melayani pengadaan obat-obatan," tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Cabang BPJS Polewali Harie Wibahawa mengatakan, dengan diresmikannya Kimia Farma Polman ini, tentu menjadi kemudahan tersendiri bagi masyarakat pemegang kartu JKN KIS dan terdaftar dalam pasien rujuk balik (PRB). Jika sebelumnya pasien rujuk balik (PRB) memang kesulitan mengambil obatnya hingga ke Kabupaten Pinrang dan Majene, namun sekarang masyarakat sudah mudah aksesnya dalam mendapatkan obat dan tersedia di sini.

Baca juga: DKP Polman Bantah Bantuan Kapal Tak Sesuai Prosedur

"Kurang lebih seribu orang pasien penyakit kronis PRB yang terdaftar sudah bisa mengambil obat di apotik Kimia Farma. ini merupakan solusi bagi masyarakat dalam memudahkan akses mendapatkan obatnya," tuturnya.

Sementara itu, Manager Bisnis Kimia Farma Makassar, Candra Emilsa mengatakan, tujuan dibukanya cabang Apotek Kimia Farma ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan obat-obatan yang sedang dibutuhkan. 

"Jadi inilah tujuannya sesuai dengan slogannya, BUMN hadir untuk negeri," jelas Candra, manager yang membawahi tiga provinsi, Maluku, Sulsel dan Sulbar. (ant/har)

comments