Membludak, Penumpang Kapal Ferry Balikpapan-Mamuju Over Kapasitas

On Minggu, Juni 02, 2019

MASALEMBO.COM

Kapal Ferry (indonesiaferry.co.id)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Tingginya animo masyarakat bermudik melalui jalur laut membuat penumpang kapal Ferry KM Laskar Pelangi jurusan Balikpapan-Mamuju membludak. Kepala Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Persero Pelabuhan Simboro Ramli Umar saat ditemui wartawan masalembo.com Sabtu (1/6/2019) mengakui, penumpang yang mudik tahun ini menggumakan kapal laut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan mudik lebaran tahun lalu.

Menurut Ramli, terjadi lonjakan penumpang karena dipengaruhi harga tiket pesawat yang melonjak tinggi. 

"Saya tidak bisa pungkiri jika penumpang lebih 300 orang, masyarakat memilih menggunakan kapal laut sebagai alternatif untuk mudik karena harga tiket pesawat melambung tinggi," ungkapnya.

Ramli Umar (dok: Awal S/Masalembo.com)

Namun sayang, saat ini hanya satu kapal Ferry yang dapat melayani penumpang arus mudik. Ramli mengaku bahkan banyak penumpang rela menunggu di pelabuhan untuk dapat mudik ke kampung halaman.

"Armada kapal Ferry yang melakukan pelayaran Balikpapan (Kaltim) ke Mamuju (Sulbar) hanya satu sehingga banyak penumpang yang menunggu di pelabuhan Balikpapan," ungkapnya.

Kata dia, kapasitas kapal Ferry KM Laskar Pelangi hanya 157 orang. Kemudian dispensasi 65 orang saat arus mudik. Namun, penumpang bahkan lebih alias over kapasitas.

Kendaki demikian, Ramli memastikan pihak Syahbandar dan petugas lain yang berwenang di pelabuhan Balikpapan telah mempertimbangkan unsur keselamatan.

"Saya yakin mereka anggap itu masih layak," pungkasnya.

Salah satu penumpang mengaku akrab disapa Mama Sasli yang ditemui di pelabuhan penyebrangan Simbro Mamuju mengatakan, dirinya harus rela berdesak-desakan di atas kapal dalam perjalanan Balikpapan-Mamuju. Bahkan dia mengungkap banyaknya penumpang yang duduk melantai di lorong-lorong hingga ke dek kapal. 

"Kapalnya penuh, kalau kita mau jalan di atas susah lewat karena banyak orang," tutur pemudik asal Kabupaten Penajam Paser Utara Kaltim ini.

Menurut Mama Sasli, jumlah penumpang kapal dia perkirakan hingga seribuan orang. Hal itu berbeda dengan jumlah penumpang dalam daftar manifest yang hanya ratusan orang. 

Bandara Tampa Padang Sepi

Berbeda dengan pelabuhan penyebrangan Simboro, suasana di bandar udara Tampa Padang Mamuju justru sepi. Tak ada aktifitas berarti untuk melayani penerbangan sepekan terakhir ini. Bahkan, dua hari terakhir maskapai yang melayani rute Balikpapan-Mamuju batal terbang.

"Ada dua penerbangan yang dibatalkan kemarin, dibatalkan maskapainya," aku Erwin Kepala Operasi Bandara Tampa Padang.

Meski demikian, Erwin mengatakan harga tiket pesat tujuan Mamuju masih dalam ambang normal. "Ada kenaikan iya, tapi saya kira masih dalam tarif normal," ungkap Erwin, dihubungi via telepon, Sabtu.

Erwin mengaku tak ingin berspekulasi bahwa turunnya jumlah pemudik melalui udara disebabkan faktor harga tiket. Namun ia membenatkan untuk penumpang pesawat Balikpapan-Mamuju nyaris kosong hingga maskapai Wings Air membatalkan penerbangan. (awl/har)

comments