Gerindra Kirim Sinyal Irfan Kembali Bertarung di Pilkada Majene

On Minggu, Juli 07, 2019

MASALEMBO.COM

Andi Irfan Sulaiman (Facebook/Andi Irfan S Balimalipu)

MAJENE, MASALEMBO.COM - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tampaknya tak ingin kehilangan momentum di Pilkada 2020. Partai besutan Prabowo Subianto itu memberi sinyal kuat bakal mengusung kadernya merebut kursi pimpinan daerah, tak terkecuali di Majene.

Sekretaris DPD Gerindra Sulawesi Barat, Muh Yusuf, mengatakan, partainya akan membentuk desk Pilkada menghadapi pesta demokrasi di empat kabupaten di Sulbar. Desk Pilkada yang terbentuk itu, bakal menjaring figur-figur potensial untuk diusung partai berlambang kepala burung garuda tersebut.

"Untuk Pilkada di empat kabupaten kita akan dahului dengan membentuk desk Pilkada, bulan ini sudah terbentuk," kata Yusuf, Minggu (7/7/2019). 

Yusuf menjelaskan, desk Pilkada Gerindra Sulbar akan melakukan komunikasi politik baik ke lintas parpol maupun tokoh atau figur potensial. "Yang pastinya kita akan mengutamakan kader, tapi di sisi lain pasti juga komunikasi dengan figur-figur atau partai lain, apakah kita di posisi 01 atau 02 desk Pilkada itulah yang akan berkomunikasi," terang Yusuf. 

Untuk Majene, Yusuf mengatakan, Andi Irfan Sulaiman masih menjadi figur paling dilirik partai Gerindra. Menurut Yusuf, elektabilitas Irfan cukup baik untuk bertarung di bumi Assamalewuang. Kendati demikian Yusuf berharap ada perubahan regulasi pencalonan, alasannya Andi Irfan baru saja terpilih menjadi anggota DPRD Sulbar di pileg 17 April lalu. 

"Jadi itu yang jadi pertimbangan, soalnya kan pelantikan anggota DPRD ini kira-kira bulan delapan atau bulan sembilan, sementara tahapan Pilkada bulan sepuluh. Jadi kita berharap agar ada perubahan kebijakan nanti, anggota dewan tidak meski mundur jika maju di Pilkada," pungkas Yusuf. 

Sementara, Ketua DPC Gerindra Majene Andi Irfan Sulaiman yang dihubungi terpisah mengaku sudah mendapat atensi dari berbagai pihak untuk maju. Ia mengatakan hal tersebut lumrah dalam politik. Irfan mengatakan mengapresiasi berbagai masukan masyarakat, namun dirinya belum memastikan bakal bertarung di pentas politik 2020. "Iya kita lihat nanti, kita ini kerjanya sudah di politik ya tentu niatannya selalu ada," ucapnya.

Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Siapa Lawan Fahmi di Majene?

Lebih lanjut Andi Irfan mengatakan, untuk maju di Pilkada harus dengan instrumen terukur dengan kalkulasi politik yang matang. "Bagi saya pribadi siapa saja boleh bertarung. Tapi kalau mau masuk di Majene harus benar-benar mampu, Majene ini kompeleks permasalahannya," ucapnya. 

Andi tak menafik niatan ke Pilkada Majene selalu ada, tapi dirinya ingin melihat peluang. "Kesana tentu tetap ada, tetapi kita mau mengukur dulu posisi kita," katanya. 

Anggota DPRD Sulbar yang kembali terpilih ini mengaku tetap akan mengikuti mekanisme partai Gerinda. Dia mengatakan bahwa, di setiap perhelatan politik Gerindra bakal menurunkan petunjuk teknis menghadapi perhelatan tersebut. "Biasanya partai melihat potensi kader yang ada, tapi kan tentu terbuka dengan semua pihak," terang putra mantan wakil bupati Majene Sulaiman Balimalipu ini. 

Sekedar untuk diketahui, di Pilkada Majene 2016 lalu, nama Andi Irfan Sulaiman sudah cukup menyita perhatian publik. Tokoh politik milenial ini maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Arifin Nurdin. Namun, saat itu suara Arifin-Irfan masih tertinggal dari Fahmi Massiara-Lukman dan Rizal Sirajuddin-Mulyadi Bintaha. (har/red)

comments