Komunitas Petualang Mateng Terpikat Keindahan Air Terjun Kalando

On Selasa, Juli 30, 2019

MASALEMBO.COM

Komunitas Peta Mateng berfose bersama saat mengunjungi tempat wisata air terjun Kalando.   

MATENG. MASALEMBO.COM -- Komunitas Petualang (Peta) Mamuju Tengah (Mateng) terpikat dengan keindahan panorama alam air terjun Kalando.   

Mereka menilai air terjun Kalando sangat potensi menjadi destinasi wisata unggulan di daerah ini. Alamnya begitu asri sehingga membuat setiap pengunjung akan terpesona. Ditambah lagi udara disekitarnya yang begitu sejuk.

Ketua Peta Mateng Rahmin Mahrul mengaku sangat mengaguminya. Permandian yang terletak di Dusun Kalando Desa Tabolang Kecamatan Topoyo itu, menyimpan potensi yang luar biasa. Bukit hijau disekitarnya menambah keindahan pesona alam obyek wisata air terjun Kalando. 

Rahim menceritakan, permandian Kalando sangat dekat dari Jalan Poros Trans Sulawesi. Perjalanan ke tempat itu hanya membutuhkan waktu paling tinggi 20 menit. Kadang 15 menit sudah sampai.
Itu sebabnya air terjun Kalando, menjadi salah satu kunjungan wisata terfavorit di Mateng.

Tempat itu selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah setiap hari. Apa lagi akhir pekan  pengunjung selalu bertambah.

"Terlebih jika hari libur, tempat ini pasti diserbu pengunjung," ungkapnya.  

Mengenai akses jalan ke lokasi wisata, kata Rahim sekarang sedang tahap pengerjaan. Jika musim hujan jalan sedikit licin.



"Tetapi semua itu akan terbayar setelah tiba di lokasi. Keindahan air terjun Kalando begitu eksotis dan akan memesonakan mata pengunjungnya," ujar Rahim.

Dilokasi wisata telah dilengkapi fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Diantaranya musala, gazebo, rumah jajanan, tugu selfie, kamar mandi dan toilet. Pastinya keindahan air terjun Kalando akan meninggalkan rasa kangen bagi pengunjung. Lokasi tersebut juga sangat cocok bagi pecinta alam yang hoby berpetualang.

"Disekitar permandian bisa digunakan mendirikan tenda untuk beristirahat, sambil menikmati keindahan air terjun di malam hari," kisahnya, mengenang perjalanannya saat memimpin rombongannya ke tempat itu.

Rahim mengatakan, komunitas Peta yang dia pimpin, sudah mengelilingi Pulau Sulawesi. Sejumlah obyek wisata pegunungan, pesisir, gua, dan air terjun, sudah disisir. Kunjungan terakhir mendaki di Gunung Latimojong yang merupakan puncak tertinggi di Sulawesi.

Rahim bersama timnya berada di puncak Gunung Latimojong.   

Dari sekian tempat yang dikunjungi, ternyata keindahan alam Bumi Lalla Tassisara juga tak kalah saing. Semua dapat dibanggakan, salah satunya air terjun Kalando. (jml/ris)

comments