Sekkab Askary Lepas 210 Calhaj asal Mamuju Tengah

On Selasa, Juli 09, 2019

MASALEMBO.COM

Sekkab Askary Anwar melepas calhaj asal Mamuju Tengah (Foto: Yasin/Humas Setda Mateng)

MATENG, MASALEMBO.COM - Sekretaris Kabupaten H. Askary Anwar melepas secara resmi calon jamaah haji asal Mamuju Tengah, Senin (8/7/2019). Jamaah calhaj tergabung dalam kloter 11 dan 33. Pelepasan di aula kantor bupati Mateng diikuti 210 jamaah.

Dalam arahannya H. Askary Anwar mengatakan, calhaj yang berangkat merupakan orang pilihan dan beruntung. Mereka dapat menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji tahun ini. "Karena itu manfaatkanlah kesempatan yang sangat terbatas ini, sebab jumlah umat Islam yang berkeinginan berangkat ke tanah suci lebih besar dari kuota yang ditetapkan,” pintahnya.

Kepada seluruh calhaj kloter 11 dan 33, Askary berharap agar memperbanyak do'a di tempat-tempat yang mustajab di tanah suci. “Berdoalah untuk kemakmuran Kabupaten Mamuju Tengah, serta negara Indonesia," ucapnya.

Askary berharap, prosesi ibadah 210 calhaj asal Mamuju Tengah dapat berjalan lancar dan mendapatkan ridha dari Allah SWT. Kata dia, pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan itu agar berjalan baik dan seluruh jamaah kembali ke tanah air menjadi haji mabrur.

Senada, anggota DPRD H Sahrul menyampaikan momentum pelaksanaan ibadah agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Jangan kita sia-siakan, kita pergunakan sebaik mungkin karena kesempatan ini tidak semua orang seberuntung kita," harapnya.

"Calon jamaah haji yang muda marilah kita membantu saudara-saudara kita yang tua. Jaga kesehatan dan jaga nama daerah kita," pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Mamuju Tengah H Mahmuddin menyampaikan, 210 calhaj terbagi dua kloter, yakni kloter 11 berjumlah 162 orang dan kloter 33 sebanyak 48 orang. Calon jamaah haji termuda kali ini atas nama Diki Wahyudi (22 tahun) dan calon jamaah haji tertua atas nama Amaq Fatimah bin Amaq Rinayah (99 tahun).

Calhaj asal Mateng untuk kloter 11 berangkat pada 12 Juli dan untuk kloter 33 berangkat pada 28 Juli 2019. Jika terjadi perubahan maka berangkat pada 29 juli.

"Sebelum keberangkatan kami sudah melakukan pembinaan bagi calon jamaah haji, yaitu pembinaan manasik selama delapan hari yang terpusat di Kecamatan Topoyo dan Budong Budong," ucapnya. (jml/har)

comments