Terpilih Ketua NU Sulbar, Adnan Nota Akan Lakukan Ini...

On Rabu, Juli 17, 2019

MASALEMBO.COM

ADNAN NOTA (Ist.)

MAJENE, MASALEMBO.COM -- Nama Adnan Nota, kian populer pasca Konfrensi Wilayah (Konferwil) ke-III NU Sulawesi Barat di Majene.

Popularitas Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Majene itu, menjulang setelah terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sulawesi Barat, di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga, Majene, Senin malam (15/7).

Mantan Kepala Kemenag Mamuju itu bersaing dengan Wakil Rektor IAI DDI Polewali Mandar, M Arsyad. Dalam pemilihan, Adnan berhasil mengantongi suara terbanyak.

Penentuan Ketua Tanfidziah PWNU Sulbar menggunakan tujuh hak suara. Terdiri dari enam suara kabupaten sebagai perwakilan Pengurus Cabang NU se Sulbar. Ditambah satu suara perwakilan Pengurus Besar NU.

Hasil pemilihan, Adnan meraih empat suara. Sementara M Arsyad memperoleh dua suara. Satu suara abstain, karena pemegang hak suara dari PCNU Pasangkayu tidak ikut memilih.

Bagi Adnan, kepercayaan tersebut akan menjadi tanggungjawab besar. Olehnya Pimpinan Ponpes Al-Ihsan DDI Kanang Polewali Mandar itu, akan menata struktur organisasi hingga tingkat bawah. Ia ingin menyatukan kekuatan untuk membangun NU Sulbar.

"Makanya struktur organisasi seluruh pengurus perlu ditata. Mulai dari badan otonom tingkat provinsi, pengurus cabang di kabupaten, hingga majelis wakil cabang," ungkapnya, Selasa (16/7). 

Ia optimis, upaya konsolidasi dan rekonsiliasi pada seluruh pengurus, mampu menyatukan kembali kekuatan untuk membangun organisasi keagamaan ini, di bumi malaqbi.

Kata Adnan, NU yang akan dinahkodai hingga lima tahun kedepan, memiliki kepengurusan berjenjang dari wilayah hingga anak ranting. "Itu yang akan dibenahi," katanya.

Ia bertekad akan mengembalikan ciri khas NU yang dibesarkan dari kampung. Akan membangun civil society atau masyarakat madani. Sehingga ulama dan umara bisa berjalan seiring. Ahli sunnah waljamaah pun semakin dekat dengan masyarakat. (riz)

comments