Kerap Curi Kotak Amal Masjid, Seorang Pelajar di Majene Diamankan Polisi

On Kamis, Agustus 08, 2019

MASALEMBO.COM

Ilustrasi (inet)

MAJENE, MASALEMBO.COM - Seorang pelajar salah satu SMA di Kabupaten Majene terpaksa berurusan dengan petugas kepolisian, Kamis (8/8/2019). Pelajar berinisial MF itu diamankan polisi usai kepergok warga sedang melakukan aksi pencurian kotak amal di salah satu masjid dalam kota Majene. 

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, penangkapan tersangka MF diawali laporan warga bernomor: LP/94/VIII/2019 POLDA SULBAR/RES MJN/SPKT, Tanggal 08 Agustus 2019. Sebelumnya warga melihat pelaku mencungkil dan mengambil isi kotak amal di sebuah masjid.

"Sekitar pukul 10.30 WITA salah seorang warga melihat seorang pelajar berseragam sekolah sedang merusak (mencungkil) gembok kotak amal masjid dan mengambil uang di dalamnya," ungkap Pandu Setiawan, Kamis malam.

Melalui keterangan tertulisnya Pandu menjelaskan, pelajar inisial MF berusia 17 tahun itu dilaporkan warga saat tertangkap tangan melakukan aksi pencurian di masjid di lingkungan Labuang, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur. Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolres Majene untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Diantanya (barang bukti) yang diamankan, kotak amal dan uang Rp263.500," ungkap Pandu.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka pelaku juga mengaku kerap melakukan aksi yang sama di sejumlah masjid di kota Majene. Diantaranya, masjid Nurul Mahmuda Lembang, masjid Krida Insani Perumahan Lembang, masjid Nurul Mudzakirin Rusung Rusung, masjid Nurul Mustakim Lipu, masjid Abu Bakar Passarang dan masjid Nurul Abrar Labuang. 

Selain kerap mencuri kotak amal, tersangka MF juga mengaku suka menghirup lem fox dan minum obat komix sampai mabuk-mabukan. Bahkan, kepada Polisi tersangka mengaku terpaksa mencuri uang kotak amal hanya karena ingin minum komix dan menghirup lem fox.

"Dirinya (tersangka) sudah sering melakukan pencurian terutama pencurian kotak amal masjid. Adapun uang hasil pencurian tersebut dia gunakan untuk membeli komix ataupun lem fox untuk dihisap bersama temannya," terang Pandu.

Meski demikian, Pandu memastikan polisi tidak menahan tersangka. Namun, ia melalui proses diversi terlebih dahulu. "Pelaku tidak kami tahan tapi diamankan dan dijamin oleh orang tua selama proses pemberkasan," pungkas Pandu. (har/red)

comments