Pengadaan Pin Emas Aggota DPRD Mamasa Menuai Sorotan

On Kamis, Agustus 29, 2019

MASALEMBO.COM

Pin emas DPRD Mamasa periode lalu (ist/masalembo.com)

MAMASA, MASALEMBO.COM - Pegadaan pin emas bagi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Mamasa periode 2019-2024 menuai sorotan sejumlah pihak. Mereka menilai pengadan pin dari bahan emas itu  hanya pemborosan anggaran.

Sorotan ini datang salah satunya dari organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI ) Cabang Mamasa. 

Ketua GMKI Mamasa, Pampang Tiku, mengatakan, pengadaan pin emas bagi anggota dewan adalah hal yang keliru. Dari asas manfaat, kata dia, sama sekali tidak membawa faedah buat peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Apalagi yang digunakan untuk pembelian pin emas, itu kan uang rakyat,” katanya, Rabu (28/8).

Seharunsya, lanjut Pampang, pin emas yang bernilai ratusan juta itu digunakan untuk pembagunan demi kepentingan masyarakat Mamasa. "Itu lebih bernilai positif dibandingkan pin emas,” tuturnya.

Pihaknya meminta, pemerintah daerah menghentikan kebijakan yang hanya memboroskan anggaran, tak terkecuali pengadaan pin emas bagi wakil anggota dewan.

Sebelumnya, Sekertaris DPRD Mamasa Aleksi Loson meyebut, pengadaan pin emas untuk anggota DPRD Mamasa yang baru saja dilantik, menelan anggaran sekitar Rp240 juta. Saat ini, pin tersebut sementara dalam proses pengadaan.

Meski tak ada regulasi yang mengahruskan aggota dewan memakai pin emas, namun sekwan, hal itu mengacu pada 5 tahun lalu dimana pin emas sudah digunakan anggota dewan pada priode sebelumnya dan tidak ada masalah. (frd/har)

comments