Aliansi GMB Minta PT. Manakarra Multi Mining Hentikan Penambangan

On Senin, September 09, 2019

MASALEMBO.COM

Massa aksi GMB saat diang dengan pimpinan dan anggota DPRD Mamuju (Awal S/masalembo.com)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Puluhan orang dari Gerakan Masyarakat Bonehau (GMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Senin (9/9/2019).

Pengunjuk rasa tiba di depan gedung dewan sekira pukul 08.30 Wita. Mereka langsung bertemu Ketua DPRD Kabupaten Mamuju sementara, Azwar Anshari Habsi di ruang rapat lantai I kantor DPRD.

Kordinator aksi Aco Riswan mengatakan, mereka menyampaikan tuntutan meminta PT Manakarra Multi Mining mencabut laporan dan meminta maaf kepada Kepala Desa dan tokoh adat yang telah dilaporkan  ke kepolisian belum lama ini. Mereka dilapor karena dianggap menghalangi aktivitas penambangan.

Aco mengatakan, PT Manakarra Multi Mining agar segera menghentikan semua aktivitas penambangan mangan di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. "Kami juga meminta kepada pihak PT Manakarra Multi Mining untuk menyelesaikan pembayaran lahan warga yang sampai hari ini belum lunas dibayarkan," ujarnya.

Lanjut Aco, agar memperlihatkan izin penambangan mangan yang dilakukan oleh PT Manakarra Mining yang sudah beberapa bulan beroperasi. "Jika terbukti tak memiliki izin maka kami meminta perusahaan tersebut ditutup dan direkturnya selaku penanggungjawab  dipenjarakan," terangnya.

Ketua sementara DPRD Kabupaten Mamuju, Aswar Ansari Habsi menanggapi tuntutan massa aksi. Ia mengaku akan memanggil pihak PT Manakarra Multi Mining.

 "Jadi saya akan memfasilitasi dengan memanggil pihak PT Manakarra Multi Mining untuk kita sama-sama mendiskusikan persoalan yang terjadi di daerah kita (Bonehau) beberapa waktu lalu," kata Azwar di depan pengunjuk rasa.

Azwar juga mengatakan, jika pihak PT Manakarra Multi Mining tidak dapat menunjukkan legalitasnya, maka perusahaan tersebut akan dihentikan aktifitasnya.

"Saya bersama teman-teman anggota DPRD terpilih karena rakyat, untuk menyampaikan pendapat yang baik dan aspirasi, kami senang karena kami hanya untuk kalian. Kami di sini bukan untuk makan gaji saja, tetapi untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat. Olehnya itu, pimpinan akan memanggil pihak terkait yang berkaitan dengan tuntutan teman-teman," pungkas Azwar Anshari Habsi.

Hal yang sama juga disampaikan wakil ketua sementara, Andi Dodi. Ia akan mencarikan solusi yang tepat untuk persoalan yang sedang terjadi di masyarakat Desa Bonehau.

"Kami akan memanggil pihak PT Manakarra Multi Mining untuk kita bersama-sama membahas permasalahan ini," imbuhnya.

Ia juga mengaku, bahwa semua tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi GMB bisa difasilitasi oleh pihaknya untuk dipertemukan dengan pihak perusahaan.

"Kita bisa fasilitasi untuk ketemu dengan pihak terkait beserta pihak perusahaan, karena kita tidak mau mengambil keputusan hanya karena mendengar pernyataan sepihak. Jadi, kita akan bicarakan persoalan ini dengan pihak perusahaan," ujarnya.

Diketahui, setelah pertemuan ini, akan ada lagi pertemuan kedua yang akan menghadirkan seluruh pihak terkait dan telah disepakati oleh massa aksi GMB dan anggota DPRD Kabupaten Mamuju pada Jumat 13 September mendatang. (awl/har)

comments