Menakar Peluang Putra Daerah Jadi Anggota TNI, Ini Kata Dandim Majene

On Jumat, September 06, 2019

MASALEMBO.COM

Dandim Majene Letkol Inf Ragung Ismail Akbar (kiri) bersama jurnalis MNC Media Ali Muhtar (Foto: Fajar Soenoe utuk masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Komandan Kodim 1401 Majene Letkol Infantri Ragung Ismail Akbar membeberkan adanya peluang bagi putra-putri daerah menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rekrutmen kedepan. Namun, untuk lulus di institusi penjaga kedaulatan negara itu, diperlukan persiapan yang cukup terkhusus kemampuan akademik.

"Sekarang kan lagi in untuk menaikkan putra-putri daerah, persoalannya tadi itu, nilai, justru itu tolong bantu sampaikan bapak-bapak, mbak-mbak, siapa tahu ada janin (bibit) yang lebih bagus," kata Letkol Inf Ragung Ismail, Jumat (6/9/2019) di Markas Kodim 1401 Majene Jl. Jenderal Sudirman Lembang, Majene.

Berbicara di hadapan sejumlah awak media di Majene, Dandim 1401 Ragung Ismail Akbar mengatakan, siapapun termasuk putra-putri daerah Majene yang berniat mendaftar anggota TNI, agar mempersiapkan diri sejak dini. Karena fakta yang terjadi, ketidaklulusan putra daerah dalam rekrutmen lebih banyak dipicu oleh faktor nilai yang tidak mencapai standar yang ditentukan. "Jadi mulai kelas dua SMA tuh, sudah harus mempersiapkan diri," ucap alumni Akademi Militer (AKMIL) tahun 2001 ini.

Sebelumnya salah satu wartawan menyorot rendahnya tingkat kelulusan putra-putri Majene dalam setiap rektrutmen anggota TNI. Hal itu dijawab dengan rendahnya potensi akademik pelajar yang sekolah di Majene. "Saya tidak tahu ya, ada yang bilang SDM Majene tidak bagus, tidak. Justru kalau anak-anak Majene sekolah keluar, ke Makassar atau ke kota-kota dikit pasti lebih bagus, hebat mereka," kata Kapten Taufiq Hasibuan, Pasi Ops Kodim 1401 Majene menjawab pertanyaan tersebut.

Foto bersama Dandim 1401 Majene dengan sejumlah awak media (Fajar Soenoe untuk masalembo.com)

Kapten Taufik berharap, agar guru, sekolah dan juga orang tua, turut mendorong peningkatan potensi akademik putra-putri Majene sehingga kedepan mereka dapat dengan mudah lolos menjadi anggota TNI. "Yang menjadi kendala di sini konsennya kan masalah nilai, kalau dia sekolah di kabupaten rendah, nah ada jembatan putus nih, fisiknya bagus, semuanya bagus, saat di aministrasi kurang nilainya," keluh Taufik berharap ada perbaikan nantinya.

Untuk dikethaui, pertemuan Dandim 1401 Majene dengan para awak media ini, digelar sebagai upaya membangun sinergi TNI dan insan pers. Selain wartawan, sejumlah pejabat Kodim 1401 Majene turut hadir di acara silaturrahmi tersebut. (har/red)

comments