-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Gubernur Sulbar-Kepala BP2MI Pantau Kesiapan Sarana Tanjung Silopo

On Friday, September 18, 2020

Gubernur Ali Baal Masdar berbincang dengan penumpang kapal saat berkunjung ke Pelabuhan Silopo Binuang Polewali Mandar. (Foto: Dinas Kominfo Sulbar)


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Untuk memastikan kesiapan Pelabuhan Tanjung Silopo sebagai sarana pelabuhan laut yang akan digunakan para Pekerja Migran Indonesia (PMI), Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani dan Wakil Bupati Polman Muh Natsir Rahmat memantau kesiapan sarana prasarana tersebut.

Gubernur Ali Baal Masdar mengunjungi pelabuhan yang berada di Kecamatan Binuang Kabupaten Polman Provinsi Sulbar ini, Kamis 17 September 2020. Sebelumnya, Ali Baal juga melakukan pemantauan kesiapan sarana pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan, peninjauan ini untuk memaksimalkan pelayanan pemerintah daerah selaku pemberi pelayanan kepada masyarakat Sulbar. Salah satunya memberikan pelayanan kepada Pekerja Migrain Indonesian (PMI), khususnya asal Sulbar.

"Tadi kita sudah melakukan peninjauan sejumlah fasilitas di Pelabuhan Tanjung Silopo sebagai pelabuhan laut yang akan dipersiapkan untuk angkut seperti barang, orang, dan lainya. Maka dari itu kita sudah menyiapkan segalanya begitu juga segala hal yang kurang akan segera diperbaiki," kata Ali Baal, Kamis (17/9).

Mantan Bupati Polman dua periode itu juga mengemukakan, terkait pembangunan hunian sementara (shelter) dan peti kemas, akan segera disiapkan lahannya. Minimal 10 hektar akan dipersiapkan.

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan, peninjauan itu dilakukan sebagai tindak lanjut pemerintah  sekaligus memantau kesiapan sarana dan prasarana dimulai dari sarana kesehatan, kesiapan shelter,  pelabuhan, pertahanan negara dan  dukungan Peraturan Gubernur yang perlu menjadi contoh bagi semua provinsi di Indonesia.

"Kami hari ini melihat langsung sarana kesehatan bagi para PMI di RSUD Polman. Dukungan terhadap perlindungan PMI yang dilakukan di Sulbar ini baru pertamakali, begitu juga bagi sarana debarkasi dan embarkasi pengembangan stkeholder di Provinsi Sulbar. Hal-hal inilah yang menarik bagi saya sehingga saya datang ke Sulbar," ujar Benny.

Masih kata Benny, kebijakan yang telah dilakukan oleh Gubernur Sulbar terhadap PMI akan disampaikan ke Mendagri, dan saat ini pihaknya akan menunggu jadwal Kemendagri terkait permohonan langkah instruksi Gubernur Sulbar agar dapat menjadi rol model percontohan bagi Bupati, Walikota dalam membuat Pergub di bidang perlindungan PMI dan terutama dalam memerangi bentuk kejahatan sindikat pengiriman pekerja ilegal.

"Jadi sindikat ilegal adalah pengirimannya bukan PMI-nya karena PMI adalah korban," tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Polman, Muh Natsir Rahmat mengemukakan,  Tanjung Silopo merupakan salah satu yang dirintis oleh Gubernur Sulbar sewaktu masih menjabat sebagai Bupati Polman saat itu, dimana menurutnya Tanjung Silopo merupakan salah satu terobosan maju bagi pembangunan daerah dan hal tersebut telah terbukti saat ini. (Adv)

Ketua DPRD Sulbar Hadiri Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjan Pekerja Kurang Mampu

On Friday, September 18, 2020

Ketua DPRD Sulbar serahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada warga kurang mampu. (Foto: Humas DPRD Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Ketua DPRD Sulbar Hj Sitti Suraidah Suhardi menghadiri acara Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja kurang mampu, Kamis (10/9/2020) pagi. Penyeran kartu BP Jamsostek ini digelar di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulawesi Barat di Jl Arteri Mamuju.

Para pekerja kurang mampu yang mendapat kartu BPJS Ketenagakerjaan adalah mereka yang terdaftar melalui Badan Amil Zakal Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Barat.

Selain Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Hj Sitti Suraidah Suhardi, turut hadir pula Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Provinsi Sulbar H Bahtiar HS, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sulbar H Asraruddin, dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulawesi Barat Imam M Amin.

Penyerahan kartu ini, dalam rangkaian kegiatan sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bertempat di Ruang Rapat kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulbar.

"Dalam rangka peluncuran kepesertaan pekerja miskin dan tidak mampu ini dibiayai oleh BAZNAS melalui dana zakat. Ini adalah kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat yang per tanggal 1 September ini telah memberikan perlindungan kepada 200 orang pekerja miskin dan tidak mampu yang berada di Provinsi Sulawesi Barat," Kepala Baznas Sulbar H Asraruddin.

Sementara, Ketua DPRD Suraidah Suhardi mengapresiasi pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi warga miskin ini. Kata dia, program yang dijalankan ini sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan dalam rangka mensejahterakan masyarakat miskin utamanya pekerja rentan.

"Olehnya itu program BPJS Ketenagakerjaan memberikan kesempatan untuk melindungi masyarakat miskin pekerja rentan yang mana  BPJS Ketenagakerjaan ini akan melindungi masyarakat miskin yang bekerja dalam rangka jaminan kerja, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kerja kematian, dan jaminan hari tua," ujarnya.

Untuk diketahui, program ini lahir sebab BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat merasa terpanggil untuk ingin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan karena BAZNAS punya kepedulian sosial terhadap masyarakat miskin di provinsi ke 33 RI ini. (Adv)

Bakal Cabup Majene Patmawati Fahmi Ikuti Tes Kesehatan

On Friday, September 18, 2020


MAKASSAR, MASALEMBO.COM - Bakal calon bupati Majene Patmawati Fahmi hari ini mulai mengikuti tes pemeriksaan kesehatan. Tes kesehatan ini sebagai syarat pencalonan maju di Pilkada serentak 2020.

Ketua Tim Media Center Patmawati-Lukman, Achmad Fauzi Arief Lopa mengatakan, untuk hari ini bakal cabup pengganti Fahmi Massiara ini telah mengikuti tes narkoba. Sementara tes kesehatan jasmani akan dilanjutkan besok.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar," kata Achmad, Jumat (18/9/2020).

Achmad Fauzi kepada masalembo.com menjelaskan, Patmawati mengikuti tes kesehatan di Private Care Center (PCC) Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Ia datang pukul 16.00 WITA sore.

Turut hadir di kesempatan ini Komisioner KPU Majene Zulkarnaen Hasanuddin dan Irjan Jaya, serta Syahriadi komisioner Bawaslu Majene untuk melakukan pengawasan jalannya salah satu tahapan Pilkada serentak 2020 ini. (har/red)

Pilkada 2020, JPPR Ajak Bacalon dan Timses Hindari Politik Identitas

On Thursday, September 17, 2020

Firdaus Abdullah (Ist)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Politik identitas adalah sebuah alat politik suatu kelompok tertentu seperti etnis, suku, budaya, agama atau yang lainnya untuk tujuan tertentu, misalnya sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukan jati diri suatu kelompok tersebut. Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim, yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa 'sama', baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen perekat lainnya.

Terkait hal itu, Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR), mengajak para bakal pasangan calon (bacalon) dan tim sukses (timses) di Pilkada 2020 untuk menghindari politik identitas. JPPR menilai, politik identitas dapat berdampak buruk bagi demokrasi dan pemerintahan.

"Politik identitas kerap digunakan untuk menyerang lawan politik. Hal ini dapat mengakibatkan polarisasi pemilih yang dapat berefek buruk pasca pilkada, tentunya terhadap terhadap jalannya pemerintahan," kata Firdaus Abdullah, Kordinator JPPR Wilayah Sulawesi Barat, Kamis (17/9/2020).

"Politik identitas juga dapat merongrong kualitas demokrasi kita," ujar Firdaus.

Karena itu, ia mengajak seluruh bacalon dan tim sukses di Pilkada empat kabupaten di Sulbar untuk mengedepankan politik gagasan, dan meninggalkan politik identitas.

"Lebih baik mengusung politik gagasan, seperti apa langkahnnya ketika terpilih sebagai kepala daerah," ajak Firdaus.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. Kini sejumlah tahapan telah dilewati dalam proses politik tingkat kabupaten/kota ini. Di Sulawesi Barat, terdapat empat kabupaten yang menggelar Pilkada tahun ini, yakni Mamuju, Mateng, Majene dan Pasangkayu. (har/red)

Mendaftar ke KPU Majene, Patmawati: Kami Kompak dan Manunggal

On Thursday, September 17, 2020

Bakal cabup Patmawati dan bakal cawabup Lukman saat keluar dari kantor KPU Majene, Senin (16/9/2020) malam. (Rul/masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bakal calon bupati pengganti petahana Patmawati Fahmi resmi mendaftar ke KPU Majene, Rabu (16/9/2020) malam. Patma mendaftarkan diri bersama calon wakilnya Lukman Nurman di detik-detik terakhir masa perbaikan dokumen bakal calon Pilkada serentak 2020.


Patmawati Fahmi, Lukman dan pengurus tujuh partai pengusung tiba di kantor KPU Majene Jl Ahmad Yani Lingkungan Passarang Selatan Kecamatan Banggae, pukul 22:05 WITA. Mereka diiringi sekira seratusan orang massa pendukung. 

Tiba di KPU Majene, Patma dan Lukman langsung menuju ke ruang pendaftaran setelah melewati pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan sesuai protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Patma-Lukman dan koalisi Assamalewuang dari tuju partai pengusung menyelesaikan proses pendaftar sekitar 1 jam kemudian. 

Ketua KPU Majene Arsalin Aras mengatakan, pihaknya telah menerima berkas pendaftaran Patma-Lukman. Pemeriksaan atau verifikasi bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Patma-Lukman sudah dilakukan oleh KPU. "Kami sudah memberikan tanda terima kepada bakal calon," ujar Arsalin, Rabu malam.

Selanjutnya kata Arsalin, kedua bakal calon akan mengikuti tahapan selanjutnya, termasuk pemeriksaan kesehatan khusus untuk Patmawati Fahmi.

Kompak dan Manunggal

Patmawati dan Lukman sebelum meninggalkan KPU Majene. Mereka sempat memberi keterangan pers kepada sejumlah awak media. Patmawati mengatakan, dirinya mendaftar ke KPU bersama Lukman Nurman untuk melanjutkan visi-misi suaminya Fahmi Massiara yang gagal maju kembali karena sakit. 

"Saya secara pribadi dan keluarga dari bapak doktor Fahmi Massiara ingin melanjutkan visi-misi beliau bersama dengan bapak haji Lukman Nurman menuju MP3 jilid 2," ujar Patma.

Patmawati juga mengatakan pasangan Patma-Lukman atau dengan akronim PALU, kompak dan manunggal. Patma mengaku optimis bisa memenangkan Pilkada 9 Desember 2020. 

"Insya Allah delapan partai, pengusung dan pendukung telah bersatu, tetap kompak dan manunggal untuk memenangkan (Pilkada), Insya Allah pada tanggal 9 Desember," ujar Patmawati.

Sementara itu, bakal calon wakil bupati Lukman Nurman di kesempatan ini menegaskan seluruh kader Golkar solid mendukung bakal paslon PALU. Lukman juga menepis adanya riak-riak di tubuh internal Golkar dari kalangan PAC yang menolak pencalonan dirinya maju sebagai bakal calon wakil bupati tapi menginginkan sebagai calon bupati. 

"Itu sebelum B1KWK keluar, tapi setelah keluar semua sudah solid," ujar wakil bupati Majene ini menepis ada pengurus PAC Golkar menolak dirinya di posisi bakal calon 02.

"Solid, insya Allah, semua solid mendukung Patmawati-Lukman," kunci Ketua DPD Golkar Majene ini. (egi/red)




Teriakan 'Lanjutkan' Iringi Fatmawati Fahmi Mendaftar ke KPU Majene

On Wednesday, September 16, 2020

Fatmawati Fahmi mencuci tangan sebelum masuk ke ruang kantor KPU Majene. (Foto: egi/masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bakal calon bupati pengganti Fahmi Massiara, Fatmawati Fahmi akhirnya tiba di kantor KPU Majene, Rabu (16/9/2020) pukul 22:05 WITA. Istri bupati Majene ini tampak memakai gamis putih kombinasi hijau, dipadankan jilbab dan rok berwarna hijau. Ia datang mendaftar ke KPU untuk menggantikan suaminya yang sedang sakit dan dinyatakan TSM (Tidak Memenuhi Syarat) untuk kembali bertarung di Pilkada 2020.

Di luar kantor KPU, di Jl Ahmad Yani depan kantor penyelenggara pemilu ini, puluhan orang datang mengiringi kedatangan bakal cabup pengganti petahana ini. Mereka terdengar berteriak "lanjutkan" dan "Allahu Akbar."

Fatmawati dan bakal calon wakilnya Lukman tiba didampingi sejumlah tim sukses dari partai koalisi Assamalewuang. Koalisi Assamalewuang merupakan gabungan tujuh partai pengusung dan satu partai pendukung bakal calon Fatma-Lukman.


Fatmawati yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Majene ini memilih maju di pentas Pilkada 2020 usai suaminya Fahmi Massiara dinyatakan TSM. Fahmi sebelumnya mendaftar bersama Lukman 6 September lalu dinyatakan TSM sebab tak mampu menuntaskan tes kesehatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, 10-11 September.

Sekretaris Koalisi Assamalewuang Hamdan mengatakan, Fatma menggantikan posisi Fahmi sebagai bakal calon bupati. Keputusan terpilihnya Kepala SMP Negeri 4 Majene ini menggantikan suaminya telah disepakati seluruh anggota koalisi Assamalewuang.

"Koalisi tetap solid, mengusung ibu (Fatma) sebagai calon 01," ujar Hamdan.

Sebelumnya, Komisioner KPU Divisi Teknis Pemilu Munawir Ridwan menjelaskan, jika bakal calon bupati-wakil bupati berstatus ASN, yang bersangkutan harus memperlihatkan surat pengunduran diri lima hari pasca mendaftar ke KPU.


Sementara, surat keputusan (SK) pengunduran diri bakal calon, harus diserahkan ke KPU paling lambat 30 hari sebelum hari pencoblosan 9 Desember 2020. (har/red)

Pemuda Ini Nekat Bakar Kantor DKP Pasangkayu, Ini Alasannya

On Wednesday, September 16, 2020



PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Satuan Reskrim Polres Pasangkayu, berhasil mengungkap motif dari pembakaran kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi terkait insiden pembakaran tersebut.

Hasilnya, polisi berhasil menangkap pelaku seorang warga di Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Pasangkayu, inisial A (25).

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Pandu Arief Setiawan menjelaskan, pelaku diketahui membakar bagian depan kantor DKP lantaran tidak puas dengan proses pengurusan klaim asuransi di dinas tersebut.

"Motifnya, pelaku tidak puas dengan proses pengurusan terkait klaim asuransi di DKP," sebut Pandu, Rabu (16/9/2020).

Pelaku ini membakar bagian depan kantor DKP dengan cara menyiramkan bensin kemudian membakar pembungkus rokok dan melemparkan pintu kantor DKP yang telah disirami bensin.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 187 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," kata Pandu. 

Sebelumnya, bagian depan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pasangakayu, terbakar.

Dari kebakaran itu, polisi berhasil mengamankan alat-alat bukti diantaranya sebuah karbu motor yang terbakar, sebuah botol bensin yang telah Plpecah, jerigen 5 liter yang hangus terbakar, korek gas bertuliskan LA berwarna putih. (Dir/red)

Operasi Yustisi Jaring 25 Pelanggar

On Wednesday, September 16, 2020



PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Sebanyak 25 warga terjaring dalam operasi Yustisi di pasar Smart Kabupaten Pasangkayu, pada Selasa (15/9/2020).

Mereka yang terjaring rata-rata para pedagang sebanyak 23 orang dan pengunjung pasar sebanyak dua orang.

Operasi itu melibatkan dari unsur kepolisian, TNI dan Satpol PP. Operasi gelar sebagai tindak lanjut pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19, dengan tujuan menekan penyebaran Covid-19 terkhusus di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Adapun sanksi yang diberikan berupa teguran dan surat pernyataan untuk tetap menggunakan masker disaat akan beraktivitas.

Kabag Ops Polres Pasangkayu AKP Iswan Mulyanto menjelaskan, operasi Yustidi dilaksanakan guna menekan penyebaran Covid-19, disamping masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan. Disamping pula menekankan untuk tetap menggunakan masker.

"Bagi mereka yang kedapatan tidak menggunakan masker kita berikan masker termasuk teguran dan surat pernyataan," sebut Iswan, Selasa (15/9/2020).

Selain penerapan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, satuan gabungan juga memberikan imbauan untuk tidak berkumpul dalam kerumunan, mencuci tangan selesai bertransaksi. (Dir/red)

Begini Cara Kapolda Sulbar Tangkal COVID-19

On Wednesday, September 16, 2020



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Jumlah pasien terjangkit virus corona (COVID-19) di Provinsi Sulawesi Barat, terus mengalami peningkatan. Berbagai macam cara pun dilakukan hingga operasi yustisi dilakukan demi menekan penyebaran virus tersebut.

Agar tidak terjangkit COVID-19, beberapa tips yang bisa dilakukan, seperti rajin berolahraga dan mengatur pola makan secara teratur serta tetap mengikuti protokol kesehatan. 

Namun, ada tips dengan cara unik yang dilakukan oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno, guna menangkal virus corona masuk ke tubuh, yakni dengan mengkomsumsi minuman ramuan herbal. 

Eko mengatakan, obat herbal memiliki khasiat yang sangat luar biasa dan ampuh manjaga imunitas tetap stabil sehingga penyakit tak akan mudah masuk dan menyerang tubuh.

Demi menjaga stamina seluruh personel Polda Sulbar, Kapolda mengajak minum ramuan herbal tersebut secara bersama-sama. Hal itu dilakukan usai apel pagi, Selasa (15/9/2020).

Sementara dari keterangan Kapolda yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan bahwa Indonesia memiliki kekayaan minuman herbal yang sangat berkhasiat untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Herbal itu berupa rempah-rempah, jeruk nipis dan madu yang dipadukan kemudian dikomsumsi secara rutin.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencoba ramuan tersebut demi menjaga stamina tubuh. (Dir/red)

Gantikan Suami, Hari Ini Fatmawati Mendaftar ke KPU Majene

On Wednesday, September 16, 2020

Fatmawati Fahmi (Ist)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene Fatmawati Fahmi resmi diusung koalisi Assamalewuang menggantikan suaminya Fahmi Massiara maju di Pilkada 2020. Fahmi yang sedang sakit dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Majene.

"Insya Allah sebentar mendaftar ke KPU, mungkin agak malam," kata Hamdan, Sekretaris Koalisi Assamalewuang Majene, Rabu (16/9/2020).

Hamdan mengatakan, Fatmawati Fahmi resmi disepakati dan diusung tujuh partai politik yang tergabung dalam koalisi Assamalewuang Pilkada Majene 2020. Tujuh partai yakni PPP, Golkar, PKS, PAN, PKB, Gerindra dan PDI Perjuangan.

"Koalisi tetap solid, mengusung ibu (Fatma) sebagai calon 01," ujar Hamdan.

Menurut Hamdan, pendaftaran Fatmawati ke KPU Majene hari ini, akan diikuti oleh seluruh ketua dan sekretaris partai koalisi. Hal tersebut juga sesuai ketentuan PKPU. (har/red)