-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

DPRD Majene Siap Jajaki Peluang Raih PI Migas Blok East Sepinggan

On Tuesday, September 22, 2020

Hasriadi, SH, Ketua Komisi II DPRD Majene. (masalembo.com/gie)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene, Sulbar tengah mempersiapkan diri guna menjajaki kemungkinan adanya peluang meraih participasing interest (PI) pengeboran migas di lapangan Merakes di blok East Sepinggan, Cekungan Kutai, Selat Makassar. Lembaga legislatif bahkan siap melakukan penjajakan ke ibu kota negara, Jakarta.

"Kita akan bentuk tim kecil untuk menjajaki ini ke pusat, paling tidak ke SKK Migas dan Kemenkeu, karena apa bedanya ini dengan Sebuku, berpotensi untuk kita dapat PI," kata Hasriadi, Ketua Komisi II DPRD Majene usai bertemu Vice President HR & Businees Support Eni East Sepinggan, pengelola migas blok East Sepinggan, Senin (21/9/2020).

Hasriadi menjelaskan, pengeboran migas blok East Sepinggan berada di kurang lebih 140 mil laut Majene, sementara Kaltim hanya sekitar 40 mil. "Tapi kan berarti wilayah nasional, pengalaman kita dengan Sebuku kan itu wilayah nasional juga, jadi dengan berita ini kita bicarakan tadi dengan Pemda, ada pak wakil, bahwa kita akan bentuk tim kecil untuk menjajaki ini ke pusat," ucap politisi PAN ini usai bertemu Vice President HR & Businees Support Eni East Sepinggan di cafe Diaz kawasan wisata Dato Majene, Senin.


Hasriadi mengungkap, hal itu sudah ia sampaikan ke Vice President HR & Businees Support Eni East Sepinggan, dan pihaknya mempersilahkan Pemda Majene mengambil langkah yang dimungkinkan.

"Dia (Vice President HR & Businees Support Eni East Sepinggan) bilang kami menunggu keputusan dari pusat. Kami tidak dalam kapasitas memutus itu karena itu kewenangan pusat," ujar Hasriadi.

Hasriadi mengaku, DPRD telah meminta Bappeda Majene agar segera mengambil profil perusahaan pengelola migas blok East Sepinggan tersebut, lalu Pemda Majene membentuk tim penjajakan ke Jakarta. "Tentu kita akan ke Kaltim dulu, untuk melakukan penjajakan, kita mau ajak dia (Kaltim) sama-sama lakukan penjajakan ke pusat," pungkas Hasriadi. (har/red)

Program Relaksasi BPJS Kesehatan, Permudah Bayar Tunggakan Iuran

On Monday, September 21, 2020

Kepala Bidang SDM UKP BPJS Kesehatan Cabang Polewali Mandar Imran Hasyim (paling kanan) dan pegawai BPJS kantor layanan Majene. (masalembo.com/gie)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Kabar gembira bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, asuransi plat merah ini tengah menerapkan program relaksasi bagi peserta yang menunggak iuran.

Program relaksasi guna meringankan beban peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menunggak iuran di atas 6 bulan.

Kepala Bidang SDM UKP BPJS Kesehatan Cabang Polewali Mandar Imran Hasyim menjelaskan, melalui program relaksasi ini juga, status kepesertaan JKN-KIS akan langsung diaktifkan setelah sebelumnya menunggak iuran. “Dengan program relaksasi ini maka cukup bayar tunggakan enam bulan plus satu bulan berjalan. Kepesertaannya akan langsung aktif,” kata dia saat menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media, Senin (21/9/2020) di salah satu Kafe di Majene.

Program relaksasi ini diterapkan hingga Desember 2020. Dia mengungkapkan, program relaksi ini diterapkan BPJS Kesehatan mengingat pelayanan kesehatan merupakan faktor penting di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Karena kami kuawatirkan masyarakat jika terjadi apa-apa terkait kesehatan, namun kepesertan JKN-KIS tidak aktif karena menunggal iuran,” ujarnya.

Bagi peserta mandiri maupun badan hukum yang ingin memanfaatkan program relaksasi ini, bisa langsung menhubungi atau mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Khusus bagi peserta mandiri, bisa mengakses program relaksasi ini melalui aplikasi Mobile JKN yang bisa diunduh melalui Play store maupun App Store.

Sekedar di ketahui, penunggakan iuran BPJS di Kabupaten Majene disebut mencapai 6.000 peserta. Total tunggakan mencapai Rp3,6 miliar. (cl/red)

Optimis Menangkan Patma-Lukman, Safaat: Ibu Patma Sudah Menjadi Bagian dari Ulumanda

On Monday, September 21, 2020

Pertemuan Tim Patma-Lukman Kecamatan Ulumanda. (masalembo.com/ist)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Tim Pemenangan Patma-Lukman terus bekerja keras untuk memaksimalkan raihan suara sebagai pemenang di Pilkada Majene 9 Desember mendatang.

Pada rapat internal Tim Kecamatan Ulumanda, Tim Pemenangan Patma-Lukman diisi oleh tokoh sentral yang berpengaruh di Ulumanda. Sebut saja Ir Basri Ibrahim, Ketua DPC PKB Majene dan Muhammad Safaat, anggota DPRD Kabupaten Majene dari PPP.

"Kami ini kerja tim, baik di koalisi maupun relawan, dengan harapan akan meraih hasil maksimal. Agenda selanjutnya ini akan blusukan ke desa, untuk penguatan tim, apalagi waktu sudah dekat pada hari H", ungkap Basri Ibrahim.

Senada dengan Basri, Safaat sebagai koordinator tim Kecamatan Ulumanda dengan yakin menargetkan kemenangan 70 hingga 80 persen di Kecamatan Ulumanda, tentunya dengan beberapa poin pendukung.

"Selama menjabat, Pak Fahmi Massiara sangat memperhatikan Ulumanda, dan tentunya hal ini tak lepas dari peran ibu Patmawati yang juga aktif blusukan hingga ke Ulumanda, setiap tahunnya," kata Safaat di sela pertemuan tim Patma-Lukman di Desa Salutambung. 

"Ibu Patma bukan orang asing di Ulumanda, karena kami menganggap beliau sudah menjadi bagian dari masyarakat Kecamatan Ulumanda, berkat aktifnya beliau berkunjung dengan berbagai agenda," ungkap Safaat. (adv/red)

Pengeboran Migas Dimulai, Eni East Sepinggan Himbau Nelayan Majene Tak Mendekat

On Monday, September 21, 2020

Vice President HR & Business Support Eni East Sepinggan, Vincent Soetedja. (masalembo.com/gie)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Eni East Sepinggan Ltd. memulai pengeboran sumur produksi di lapangan Merakes, Blok East Sepinggan yang diharapkan dapat menghasilkan migas pada 2021. Sebab itu, nelayan dihimbau menjauh hingga 500 meter di daerah tersebut.

Himbauan agar nelayan menjauh dari lapangan Merakes Blok East Sepinggan di Cekungan Kutai Selat Makassar itu disampaikan oleh Vice President HR & Business Support Eni East Sepinggan, Vincent Soetedja saat berkunjung ke Majene, Senin (21/9/2020).

"Para nelayan dari Kabupaten Majene dihimbau untuk tidak mendekat ke lokasi pengeboran dengan jarak 500 meter yang dihitung dari sisi terluar instalasi, karena akan membahayakan nyawa para nelayan itu sendiri," demikian kata Vincent saat bertemu jajaran Pemkab Majene di Cafe Diaz kawasan wisata Dato, Senin (21/9) pagi.

Vincent menerangkan bahwa Eni East Sepinggan sebagai operator dari wilayah kerja East Sepinggan sedang menjalankan proyek pengembangan lapangan Merakes yang berlokasi di Cekungan Kutai Selat Makassar. Pihaknya bermaksud melaporkan atau menyampaikan lebih lanjut perkembengan proyek tersebut ke Pemkab Majene. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan hubungan yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Majene.

"Dukungan Kabupaten Majene sangat membantu perusahaan untuk mendukung Pemerintah Indonesia memenuhi kebutuhan gas domestik," katanya.

Dikatakan, pada tahun ini pihaknya berencana melakukan pengeboran di 5 titik sumur pengembangan migas Blok East Sepinggan. Tahap persiapan dimulai di bulan Juli lalu dengan lokasi pengeboran berjarak sekitar 263 kilometer dari Sulawesi Barat.

Wakil Bupati Majene Lukman menyambut baik kedatangan rombongan Eni East Sepinggan di Majene itu. Selanjutnya Lukman akan menindaklanjuti dan menyiapkan waktu khusus untuk mengsosialisasikan persoalan tersebut kepada nelayan.

"Kita akan melakukan pertemuan dengan para camat, lurah dan desa yang akan menjadi penyambung lidah ke masyarakat nelayan. Jangan sampai ada korban jiwa baru kita bergerak, dalam artian kita harus sedia payung sebelum hujan," ujar Lukman.

Wakil Bupati juga berterima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah pernah melakukan sosialisasi dengan masyarakat nelayan yang di Desa Bonde. Saat itu difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene.

Selain sosialisasi ke masyarakat wati Lukman juga berharap agar dilakukan bakti sosial yang bersentuhan langsung dengan warga, dan lebih dirapkan lagi bila ada CSR yang dapat diberikan oleh pihak perusahaan.

"Hari ini hubungan pihak Eni East Sepinggan dengan Pemkab Majene sudah terjalin rasa persaudaraan yang kuat, tentunya kita berharap kedepannya akan ditemukan lagi kilang gas yang dapat memberikan kesejahteraan bagi warga Majene," harap Lukman.

Wabup menegaskan, Majene membuka ruang yang seluas-luasnya kepada pihak perusahaan untuk terjun langsung ke masyarakat guna melakukan sosialisasi, namun tetap didampingi oleh instansi terkait dan pemerintah setempat. (har/red)

Pemkab Majene Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Saleppa

On Monday, September 21, 2020


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sebanyak 12 kepala keluarga korban kebakaran Saleppa mendapat bantuan dari Pemda Majene, Senin (21/9/2020). Penyerahan bantuan dihadiri wakil bupati Majene H. Lukman, Kepala Dinas Sosial, Lurah Banggae, Kepala Lingkungan Saleppa, serta perwakilan warga korban kebakaran.

"Ini bentuk perhatian kepada warga dari Pemerintah Kabupaten Majene, yang diserahkan berupa peralatan rumah tangga, peralatan dapur, pakaian dan bahan makanan, semua dikemas dan diserahkan kepada 12 KK yang terkena kebakaran," kata Kadinsos, Jafar.

Sementara, Wakil bupati Majene H. Lukman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Majene datang guna memberikan bantuan kepada warga Majene yang terkena dampak korban kebakaran beberapa hari yang lalu. "Kami juga telah datang langsung meninjau pada saat terjadi kebakaran tersebut. Saat ini kami datang bersama dengan Dinas Sosial Kabupaten Majene untuk berbagi duka dan berharap apa yang kami berikan bantuan hari ini sedikit dapat mengurangi beban yang dirasakan oleh warga," ujarnya.


Lukman memastikan, Pemda Majene akan menyusul menyerahkan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Sulbar.

"Hari ini kami serahkan bantuan, bukan berarti hari ini juga selesai perhatian kami kepada warga korban kebakaran ini, tetapi kita akan senantiasa memberikan perhatian kepada mereka. Kami selaku Pemerintah Kabupaten akan senantiasa memantau melalui Lurah dan Kepala Lingkungan setempat," ujar Lukman.

Ia berharap agar warga yang terkena dampak kebakaran ini dapat segera kembali pulih dari rasa duka dan ekonominya, sehingga dapat segera beraktifitas seperti sedia kala. "Ini adalah ujian dan cobaan dari Allah SWT, dan sesungguhnya bila kita sabar dan tabah menghadapi cobaan ini, akan ada kebahagian yang lebih besar menanti di depan," pungkas orang nomor 2 di Majene ini. (har/red)

Konsolidasi Tim Kecamatan Banggae, Abdul Wahab: Kami Optimis Menangkan Patma-Lukman

On Monday, September 21, 2020

Konsolidasi Tim Patma-Lukman Kecamatan Banggae (ist/masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pasca bakal calon bupati petahana Fahmi Massiara dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Majene, nama Patmawati Fahmi mulai mencuat. Betapa tidak, istri Fahmi Massiara ini resmi mendaftarkan diri ke KPU 16 September lalu untuk menggantikan suaminya bertarung di Pilkada Majene.

Pergantian ini telah disepakati baik secara internal keluarga, relawan, dan tentu saja koalisi Assamalewuang sebagai partai pengusung dari pasangan Patma-Lukman. Koalisi Assamalewuang terdiri dari tujuh partai pengusung dan satu partai pendukung. Masing-masing adalah PPP, Golkar, PAN, PKS, Gerindra, dan PDI Perjuangan sebagai partai pengusung serta Nasdem sebagai partai pendukung.

Koordinator Tim Kecamatan Banggae Koalisi Assamalewuang, Abdul Wahab menyatakan, semua elemen tim tetap solid untuk memenangkan pasangan Patma-Lukman. "Tim koalisi khususnya di Kecamatan Banggae akan tetap komitmen memenangkan pasangan Patma-Lukman. Meski ada penggantian bakal calon, namun akseptabilitas dari ibu Patma cukup baik di kalangan masyarakat," ujar Wahab, Senin (21/9/2020)

Abdul Wahab, Ketua DPD PAN Majene (ist/masalembo.com)

Ketua DPD PAN Kabupaten Majene yang juga Anggota DPRD Majene ini menambahkan, strategi pemenangan dan kinerja tim di lapangan yang terukur, sistematis, dan massif akan mengantarkan pasangan Patma-Lukman meraih suara terbanyak pada 9 Desember mendatang.

"Tim Pemenangan Kecamatan Banggae siap memenangkan pasangan Patma-Lukman. Kami optimis mampu meraih suara sekitar 70 persen insya Allah," ujar Wahab usai memimpin rapat konsolidasi Tim Patma-Lukman Kecamatan Banggae. (adv/red)

Polisi Ungkap Penyebab Terbakarnya Bus Pemda Pasangkayu

On Sunday, September 20, 2020




PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Bus milik Pemda Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, terbakar, Minggu (20/9/2020).

Api dengan cepat membakar bus tersebut yang terparkir di area kantor bupati.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kepolisian setempat kemudian melakukan penyelidikan dan olah tempat perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Pandu Arief Setiawan menjelaskan, penyebab terbakarnya bus Pemda masih dalam pengembangan pihaknya.

"Kita masih mendalaminya," kata Pandu.

Dia mengatakan, dari informasi yang diterima ada tiga anak sebelum kejadian sedang bermain diatas bus.

"Tiga anak ini sudah kita temukan dan sudah diperiksa dibagian Unit PPA Reskrim, hasilnya ketiganya mengakui perbuatannya," katanya.

Pandu menjelaskan, sebelum bus terbakar, ketiganya sedang bermain diatas bus. Dua anak sedang mengisap rokok yakni NI (10) dan AZ (14), sedangkan satu anak ini yang berinisial AA (12) membakar kursi bus dengan korek gas. 

"Saat api mulai membesar, ketiganya berusaha memadamkan api, namun usahanya tak berhasil," jelas Pandu. 

Api kemudian dengan cepat membakar seisi bus.

Manurut Pandu, pemeriksaan ketiga anak tersebut dalam pendampingan kedua orangtuanya karena masih dibawah umur.

Adapun motifnya, kata Pandu adalah iseng.

Dia menambahkan, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing anak tersebut. (Dir/red)

Kesal Suara Knalpot Bogar, 4 Pemuda Lakukan Pengeroyokan

On Sunday, September 20, 2020


Ilustrasi (Net)

PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Empat pemuda di Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, ditangkap aparat kepolisisn setempat. 

Keempatnya yakni R (18), MF (18), A (23) dan MS (21), diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap R (22).

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, para pelaku pengerotoykan telah diamankan.

"Kejadiannya pada Sabtu (19/9/2020), dini hari di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu," kata Pandu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/9/2020).

Pandu menjelaskan, motifnya adalah kesal, dimana keempat pelaku tengah bersantai sambil bermain internet, kemudian korban datang dengan mengendarai sepeda motornya dengan suara bising knalpot racingnya (bogar).

"Merasa terganggu dengan suara bising knalpot motor dari korban, salah satu dari pelaku menegur, namun tak diterima oleh korban hingga terjadi pengeroyokan," kata Pandu. 

Keempat pelaku dijerat pasal 170 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Dir/red)

Polda Sulbar Akan Ditindak Tegas Warga Tak Patuhi Protokol Kesehatan

On Sunday, September 20, 2020



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Mencegah penyebaran dan penularan virus corona (COVID-19), di Provinsi Sulbar, jajaran Polda dari Direktorat Samapta terus melakukan upaya pencegahan dengan memberikan imbauan protokol kesehatan.

Bagi warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker akan ditindak tegas sesuai aturan pergub dan perbup.

Dir Samapta Polda Sulbar Kombes Pol Mohammad Syarif Harjosaputro mengatakan, patroli imbauan terus digalakkan demi menekan penyebaran virus corona.

Menurut Mohammad Syarif, patroli tersebut untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Kota Mamuju sebagai ibukota provinsi.

"Target patroli menyasar tempat keramaian seperti pasar, mall, dan di persimpangan lampu merah yang aktivitas masyarakat cukup banyak," kata Mohammad Syarif, Minggu (20/9/2020).

Sementara dari penjelasan Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan, pihaknya tidak akan bosan mengajak masyarakat tetap disiplin terkait penerapan protokol kesehatan. 

"Patroli imbauan ini sebagai langkah nyata pencegahan dimasa pandemi COVID-19," ujar Syamsu.

Syamsu mengatakan, dalam memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan, diantaranya menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak atau physical distancing agar dapat mengurangi resiko penyebaran COVID-19. (Dir/red)

Tiga Pelaku Penipuan Modus Pinjaman Koperasi Online Ditangkap

On Sunday, September 20, 2020



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sulbar berhasil meringkus tiga orang pelaku penipuan online dengan modus menawarkan pinjaman Koperasi Mitra Mandiri.

Ketiga pelaku masing-masing MM (32), ASD (25) dsn A (32) ditangkap di Perumahan Istana Asba, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Rabu (16/09/2020).

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan menuturkan, pengungkapan kasus penipuan online via facebook berawal dari laporan korban S yang merupakan warga Sulbar.

"Awalnya korban ditawari pinjaman koperasi melalui facebook, dan berlanjut komunikasi melalui whatsapp, korban kemudian diarahkan untuk mengikuti prosedur-prosedur simpan pinjam koperasi," jelas Syamsu, Sabtu (19/9/2020).

Berhasil meyakinkan korbannya, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan alasan untuk memperlancar proses pencairan pinjaman.

"Itu dilakukan pelaku mulai pada bulan Mei 2019 hingga Januari 2020," kata Syamsu.

Dari bulan tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 473.060.000.

Barang bukti yang diamankan polisi

Syamsu mengatakan, beberapa barang bukti berhasil disita diantaranya sembilan hanphone milik pelaku yang diduga digunakan untuk menipu korbannya, enam buku rekening berbagai Bank dan enam kartu ATM.

"Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 45A ayat (1) Jo pasal 28 ayat (1) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun," katanya. (Dir/red)