-->
Puluhan Pegawai Kantor Pajak Mamuju Jalani Rapid Test

On Selasa, Mei 11, 2021


Kepala Kantor Pajak Mamuju Hadinengrat tengah di rapid test anti gen

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mamuju melakukan rapid test anti gen massal ke seluruh pegawai, Selasa (11/5/2021).

Ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mamuju Hadinengrat Nusantoro MP mengatakan langkah yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian perseroan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pegawai.

Selain itu, kata Hadinengrat, sebagai sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 lingkungan kerja dan di tengah masyarakat.

"Selama satu hari ini kami melaksanakan rapid test anti gen bagi seluruh pegawai kantor pajak, ada 87 jumlah pegawai di kantor kami. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh pegawai kami dalam kondisi yang sehat dan selamat," ujarnya. Selasa (11/5/2021).

Hadinengrat mengatakan dari 87 pegawai yangmenjalani rapid test  semua dinyatakan negatif.

Hadinengrat mengatakan sebelumnya berbagai langkah antisipasi juga telah dilakukan demi memutus rantai penyebaran COVID-19, seperti penyemprotan disinfektan secara rutin, penyediaan disinfektan, pengukuran suhu tubuh sebelum masuk kantor, pengaturan jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk kantor serta bertemu pegawai pajak.

Lebih lanjut Hadinengrat menjelaskan protokol pencegahan COVID-19 juga dilaksanakan di semua tempat. Setiap wajib pajak yang datang diperiksa suhu tubuhnya, diwajibkan mencuci tangan dengan disinfektan, atau fasilitas wastafel dengan sabun dan air yang disediakan.

Sebelumnya, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mamuju telah empat kali melaksanakan rapid test ke pegawainya. Ini adalah kali kelima Kantor tersebut melaksanakan rapid test ke pegawainya. (Fad/red)

Pemdes Kenje Campalagian Salurkan 238 KPM Bantua  Langsung Tunai

On Senin, Mei 10, 2021


POLMAN, MASALEMBO.COM - Pemerintah Desa Kenje, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat telah menyalurkan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan jumlah KPM 238, Minggu (9/5/2021).

Dalam pembagian tersebut turut dihadiri oleh Bapak Kabid PMD Kabupaten Polewali mandar Abdul Malik,SH,MH, Babinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa Pemberdayaan, Pendamping Lokal Desa, dan anggota BPD Desa Kenje.


Selain itu Penerimaan insentif perangkat mesjid se-Desa Kenje juga disalurkan, Senin 10 Mei 2021.

Harapan Kepala Desa Kenje di Bulan Suci Ramadhan Pemdes dapat melaksanakan roda pemerintahan desa yang benar-benar melakukan pelayanan prima terhadap seluruh lapisan masyarakat khususnya di Desa Kenje

"Bulan suci Ramadhan tentu kita bagi umat muslim merasa bangga ketika kita berbuat baik kepada sesama yang ada di sekitar kita maupun di luar wilayah kita," pungkasnya. (Sub/Rd)

Larang Mudik Demi Memutus Mata Rantai Covid-19

On Senin, Mei 10, 2021



MAMASA, MASALEMBOMCOM - Pemerintah telah menetapkan larangan mudik lebaran yang dimulai pada tanggal 6 - 17 Mei 2021.

Larangan mudik lebaran tahun ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sementara, diperbatasan Kabupaten Mamasa dan Mamuju (Sulbar), posko penyekatan diperketat.

Kapolsek Tabulahan, IPDA Muh. Ilyas mengatakan, sejak tanggal 28 April pihaknya telah mendirikan posko penyekatan mudik lebaran di depan Mapolsek Tabulahan.

Hal itu untuk mengantisipasi masyarakat yang mudik.

Dia mengatakan, setiap pengendara yang ingin masuk ke Kabupaten Mamasa lewat Lakahang, Kecamatan Tabulahan, diberhentikan dan diminta menunjukkan indentitas.

“Kita periksa semua pengendara yang melintas. Kita ingin pastikan bahwa tidak orang dari luar yang mudik ke wilayah Kecamatan Tabulahan atau Kabupaten Mamasa,” terangnya. Minggu (10/5/2021).

Selain pelintas, pihaknya juga memeriksa setiap kendaraan warga setempat yang mengabaikan protokol kesehatan.

“Kami perketat penerapan protokol kesehatan khususnya bagi semua pengendara. Kita ingin semua pengendara bisa sadar dalam mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Muh. Ilyas.

Ia mengimbau kepada seluruh warga Kecamatan Tabulahan yang ingin mudik agar menunda waktu mudiknya demi pencegahan Covid-19.

“Kita imbau semua warga Kecamatan Tabulahan agar tidak mudik lebaran. Ini demi kebaikan kita semua. Mari kita bersama menjaga diri dan keluarga agar terhindar dari penularan Covid-19,” tutup Muh. Ilyas. 

Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Kapolres Majene Minta Jaga Disiplin

On Senin, Mei 10, 2021



MAJENE, MASALEMBO.COM - Puasa ramadan mestinya menjadi spirit untuk lebih semangat dalam bekerja karena seluruh perbuatan baik di bulan suci ini manjadi istimewa karena akan dilipatgandakan. 

"Untuk itu, jangan sampai puasa menjadi alasan kita melemah atau tidak semangat bekerja. Disiplin dan loyalitas harus menjadi kebangaan kita di kondisi apapun," kata Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji, Senin (10/520/21).

Bersamaan dengan itu sebagai bentuk memotivasi dan memicu semangat personil, Kapolres juga mengungkapkan apresiasinya atas eksistensi dan konsistensi seluruh personil yang sudah baik menjaga dan memnerikan imabaun larang mudik 2021.

"Terimakasih rekan-rekan yang sudah baik eksis dan konsisten bekerja setulus hati. Intinya jangan bosan salin mengingatkan," tutur Irawan.

"Yang namanya manusia itu pasti tidak luput dari keselahan, hanya saja kodrat sebagai Polisi mengharuskan kita harus terus tampil maksimal dalam melayani masyarakat guna memelihara keamanan dan ketertiban serta menjalankan surat edaran pemerintah temtang larangam mudik demi menekan penyebaran Covid-19.

"Beberapa hari kedepan kita akan melaksanakan perayaan Idul Fitri 1442 H, untuk menekan laju penyebaran Covid-19 tentu penerapan protokol kesehatan harus ditegakkan," pintahnya.

"Meski tahun ini, kembali kita harus merayakan hari raya jauh dari keluarga manfaatkan saja media yang ada sehingga silaturahmi tetap jalan meski hanya lewat virtual," sambungnya. (Fad/red)

Sulbar Zona Hijau C0VID-19 Belum Tentu Tak Ada Resiko

On Senin, Mei 10, 2021



PENETAPAN suatu wilayah sebagai zona hijau oleh pemerintah bukan berarti daerah tersebut bebas dari risiko penularan virus corona. Oleh sebab itu pemerintah daerah tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Alhamdulillah, Sulbar masuk zona hijau COVID-19. Tapi protokol kesehatan (prokes) tetap harus dijalankan dengan ketat untuk zona yang ada,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sulbar, Safaruddin

Ini semua berkat kerjasama pemerintah dan kesadaran masyarakat.

Indikator penetapan zonasi ini didasarkan kepada kasus penularan corona, pemantauan wilayah, dan layanan kesehatan.

Walaupun Sulbar masuk dalam zona aman, namun pemerintah dibantu TNI dan Polri tak berhenti untuk terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga prokes.

Disamping tak ada perayaaan kesenangan. 

"Semoga tetap dalam lindungan Tuhan," katanya.

Sulbar masuk zona hijau dari sekian daerah di Indonesia. Tentu ada rasa gembira dan senang tapi masyarakat di Sulbar tidak serta merta takabur. 

Safaruddin meminta masyarakat agar tetap mengikuti aturan pemerintah dengan menerapkan 3 M. 

Berikut update data Covid-19 Sulawesi Barat tanggal 04 Mei 2021 (data Dinkes Sulbar)

Positif : 0

Sembuh : 7
Mamasa :1
Pasangkayu :1
Polman :2
Mamuju :3

Meninggal : 0

Total Sulbar :
Positif : 5474
Sembuh : 5270
Meninggal : 119

(Feature)

Kapolresta Mamuju Minta Perketat Prokes Jelang Idul Fitri 1442 H

On Senin, Mei 10, 2021



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Melihat kesiapan para personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Siamasei 2021, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar meninjau langsung pos pengamanan dan pelayanan lebaran di Kecamatan Sampaga, Senin (10/5/2021). 

Dalam pelaksanaan operasi ketupat siamasei 2021, Polresta Mamuju mendirikan enam pos pengamanan dan pelayanan lebaran diantaranya satu pos  pengamanan di Kecamatan Tapalang, di Kecamatan sampaga dan di Simbuang Kecamatan Simboro serta satu pos pelayanan di jalan R.E Martadinata Simboro, satu pos 0elayanan di Pelabuhan Mamuju dan satu pos pengamanan di jalur II Lingkungan Timbu Mamuju.

Kombes Pol Iskandar mengatakan pos operasi ketupat ini adalah untuk mengamankan jalannya ibadah ramadhan sampai pada perayaan lebaran, ia juga menegaskan bahwa pos ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tim gugus tugas pencegahan Covid-19 dan pencegahan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik.

“Jadi pos ini selain untuk palayanan lebaran, juga berfungsi untuk memberikan informasi terkait perkembanga covid-19, ditambah pengetatan protokol Kesehatan," tutur Kombes Pol Iskandar

Menurutnya pada pos pengamanan dan pelayanan lebaran yang dibangun di wilayah hukum Polresta Mamuju, banyak petugas yang terlibat, terdiri dari TNI Polri Tim medis, Dishub, Satpol PP dan Swakarsa terkait.

Ia menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar fokus pada pengetatan protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Sampaga khususnya dan Kabupaten Mamuju secara umum. (Fad/red)

Lebaran Kamis, Muhammadiyah Majene Siapkan 2 Tempat untuk Salat Ied

On Senin, Mei 10, 2021

Ilustrasi/lambang Muhammadiyah [net]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Majene akan memusatkan penyelenggaraan salat Ied 1 Syawal 1442 Hijriah di masjid Muhammadiyah Abu Bakar Passarang di depan pelabuhan baru Passarang. Bila turun hujan pada hari pelaksanaan, Muhammadiyah Majene juga akan membuka masjid Istiqamah Lipu.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, Muslim AT menjelaskan, sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 bahwa 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

"Berdasarkan penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal PP Muhammadiyah tersebut, keluarga besar Muhammadiyah berlebaran hari Kamis (13/05/2021) untuk tahun ini, warga Muhammadiyah Majene kita pusatkan di masjid Muhammadiyah Passarang," kata Muslim.

Sementara itu, ketua PD Muhammadiyah Majene, Masyruk Mahmud menyampaikan, salah satu pertimbangan lahirnya keputusan untuk menggelar salat Ied di masjid Muhammadiyah agar mengurai kerumunan untuk mencegah penyebaran virus covid.

"Sejalan dengan instruksi pemerintah agar dalam pelaksaan sholat Ied tetap wajib menerapkan protokol kesehatan, semua jamaah kita minta agar menggunakan masker," ungkapnya.

Persiapan kegiatan

Ketua Panitia Salat Ied Muhammadiyah Majene, H. Mukhlish Husain Unding menambahkan, kendati Majene saat ini tidak dalam zona hijau, namun penerapan standar protkol kesehatan merupakan hal yang wajib sebagai bentuk pencegahan.

Menurutnya, Panitia telah mempersiapkan secara teknis agar kegiatan berjalan lancar antara lain menyiapkan khatib dan imam serta perangkat protokol kesehatan.

"Kalau misalnya hujan pada hari 1 Syawal tersebut, maka dua masjid Muhammadiyah akan digunakan, selain masjid Abu Bakar Passarang, juga masjid Istiqamah yang ada di samping kantor Telkom juga dibuka. Namun bila cuaca normal, kegiatan dipusatkan di satu titik di masjid Muhammadiyah Passarang," kata H. Mukhlish yang juga alumni UMM Malang tersebut. (Rls/Wan)

Tak Bisa Tunjukkan Surat Hasil Swab Bebas COVID-19, Puluhan Kendaraan Disuruh Putar Balik

On Senin, Mei 10, 2021



POLMAN, MASALEMBO.COM - Petugas gabungan terpaksa memutar balik puluhan kendaraan bagi penguna jalan yang hendak melintasi di Pos Pam Penyekatan Binuang karna tidak bisa menunjukkan hasil Tes PCR/SWAB bebas COVID-19 dan surat tugas kepada petugas yang melaksanakan tugas di pos pam penyekatan Binuang tepatnya di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Senin (10/5/2021) dini hari.

Puluhan kendaraan tersebut terindikasi sebagai pengguna jalan yang tengah melakukan perjalanan mudik Lebaran dan beberapa pengendara yang tidak memiliki surat yang dipersyaratkan untuk bisa melewati di jalur perbatasan Sulawesi Selatan (Sulsel) – Sulawesi Barat (Sulbar).

Kendati memperketat pemeriksaan, Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutriono mengatakan,dalam rangka menindak lanjuti intruksi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah maka semua pengendara baik roda empat maupun roda dua dilarang melintas dijalur perbatasan Sulawesi Barat.

“Sesuai intruksi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, peraturan Kemendagri, Peraturan Menteri Perhubungan dan BNPB, itu saja kami lakukan dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021, siapapun yang masuk keperbatasan Sulawesi Barat, kecuali ASN, TNI-POLRI dan sebagainya yang tertera dalam peraturan harus menunjukkan surat jalan dan surat keterangan mau kemana dan sebagainya,” terang Ardi Sutriono kepada wartawan, 

Ardi menegaskan, terkait larangan mudik lebaran 2021 di masa pandemic COVID-19, pihaknya terus beruapaya melakukan penyisiran semua jalur tikus diwilayah ini. Ia memastikan tidak ada jalur yang dapat dilalui pemudik.

“Jangankan jalur tikus, jalur semut pun kami sudah lakukan antisipasi, jangan mudik, jangan mencari-cari alasan, aturan sudah jelas, sudah jauh-jauh hari sebelumnya sudah kami sampaikan,” terang Ardi Surtiono.

Di pos penyekatan, petugas memeriksa mulai dari KTP pengguna kendaraan, keterangan rapid test antigen hingga SIM pengguna jalan. Pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat yang dipersyaratkan seperti PCR/SWAB, surat jalan dan sebagainya, terpaksa diminta untuk putar balik. (Fad/red)

Bocah 13 Tahun di Mateng Diterkam Buaya Saat Cari Sayur Kangkung

On Minggu, Mei 09, 2021




MATENG, MASALEMBO.COM - Seorang bocah berusia 13 tahun asal Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulbar, diterkam buaya. Bocah itu diterkam buaya sepanjang 5 meter saat ke rawa mencari sayur kangkung di Pos Afdeling 3 WKSM, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.

"Ya betul, ada anak berusia 13 tahun diterkam buaya saat mencari kangkung di rawa," jelas Kapolres Mamuju Tengah AKBP Zakiy, Minggu (9/5/2021).

Mulanya, korban atas nama Juliandre Paso alias Kevin bersama 20 rombongan berangkat dari Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak dengan mengendarai mobil pick up Merek Grand Max menuju ke Pos Afdeling 3 WKSM, di Dusun Bulurembu, Desa Polongaan.




"Mereka berangkat pada pukul 14.00 Wita menuju ke lokasi kejadian untuk mengambil sayur kangkung," kata Zakiy.

Pukul 14.30 Wita, korban bersama rombongan tiba kemudian turun ke rawa-rawa guna mengambil sayur kangkung.

Saat mengambil sayur, sekitar pukul 15.30 Wita, tiba-tiba Kevin tenggelam ditarik buaya.

Selang 15 menit kemudian korban sempat muncul di permukaan air. Sekitar 30 menit, korban kembali muncul dengan posisi bagian lutut masih dalam gigitan buaya.


Demma alias bapak Dewi mencoba menolong korban dengan turun ke rawa, namun buaya itu kembali membawa korban dan masuk ke dalam air.

"Serangan buaya itu disaksikan jelas oleh rombongan yang bersama korban dan kemudian melaporkan kepada warga sekitar kemudian ke Polsek Tobadak," jelasnya.

Personil kemudian bergerak ke TKP bersama TRC BPBD Mateng, masyarakat dan keluarga dari korban untuk mencari korban.

"Sekitar pukul.19.15 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," jelas Zakiy. (Fad/red)

BMKG : Sulbar Masuk Zona Rawan Bencana Gempa

On Minggu, Mei 09, 2021



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono menyebut, Sulawesi Barat (Sulbar) masuk dalam zona rawan terjadinya gempa.

Daryono menyarankan pemerintah agar gencar dalam melakukan mitigasi bencana khususnya gempa dan tsunami. 

Sementara itu, National Director Habitat For Hummanity Indonesia Susanto Samsuddin menyampaikan, sejak berdiri pada tahun 1997, organisasinya mulai terlibat dalam respon bencana sejak tahun 2002. 

"Ada 14 provinsi yang sudah dijadikan intervensi dan lebih dari 90 ribu keluarga mulai dari Aceh dan terakhir Mamuju," ujarnya saat acara maestro talkshow Indonesia waspada gempa yang dikemas dalam bentuk webinar dengan menghadirkan tiga pemateri yakni Bupati Mamuju. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono dan National Habitat For Hummanity Indonesia. Minggu (9/5/2021).

Bupati Mamuju Siti Sutinah Suhardi menyampaikan kepada pihak Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yakni berharap adanya pengembangan spesifikasi BKMG, perlunya pengembangan SDM sehingga dapat menjadi pesan berantai dan diteruskan ke pemangku kebijakan.

Selain itu, perlu adanya spesifikasi stasiun, seperti stasiun geofisika, maritim dan stasiun klimatologi agar lebih efektif dan maksimal dalam memberikan informasi kepada yang membutuhkan. (Fad/red)