-->

Hot News

Pengedar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Polman
Selasa, Maret 05, 2024

By On Selasa, Maret 05, 2024

Pelaku bandar narkotika internasional (baju merah) usai ditangkap Tim Pemberantasan BNNP Sulbar, Seni 4 Maret 2024. (Rahma/masalembo)


POLMAN, MASALEMBO.COM - Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulbar berhasil menangkap jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Polewali Mandar.

Seorang pelaku pengedar narkoba jenis sabu ditangkap di Polman pada Senin (04/02/2024) lalu.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulbar, Kombes Pol Dilia Tri Rahayu Setyaningrum mengatakan, berdasarkan hasil penangkapan tersebut ditemukan barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu seberat 685,15 gram dengan harga mencapai Rp1,5 miliar.

"Pelaku ini jaringan internasional untuk wilayah Malaysia- Sulbar," ucap Kombes Dilia, Selasa (05/02/2024) 

Dilia menambahkan penangkapan pelaku berinisial AS itu berdasarkan informasi masyarakat. Selain itu pelaku juga merupakan DPO BNNK Polman sejak tahun 2018.

Adapun rute yang dilalui pelaku yakni Malaysia-Parepare dan Polman. Pelaku menyelundupkan narkoba dengan cara menyelipkan ke dalam kipas angin. 

Kombe Pol Dilia mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, pelaku akan mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Polewali Mandar. 

Saat ini pelaku AS bersama supirnya IG dan rekan lainnya MS ditahan di Lapas BNNK Polman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Adapun pasal yang dikenakan pelaku pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun maksimal penjara seumur hidup. (Rah/Har)

Pemprov Sulbar-Citilink Kembali Buka Penerbangan Mamuju-Balikpapan
Selasa, Maret 05, 2024

By On Selasa, Maret 05, 2024

Pertemuan Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh dengan pihak Citilink Indonesia di Jakarta, Senin 4 Maret 2024. (Foto: Kominfopers Sulbar)


JAKARTA, MASALEMBO.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong peningkatan konektivitas wilayah. Olehnya Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh bersama kepala Dinas Perhubungan Sulbar kembali melakukan pertemuan dengan Direktur Niaga dan Cargo  maskapai Citilink Ichwan F Agus  di Jakarta, Senin (4/3/2024).

Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif mengatakan, pertemuan itu bertujuan mencari solusi untuk menambah pelayanan penerbangan dari Mamuju ke Makassar dan Kalimantan. 

"Insya Allah penerbangan Mamuju-Balikpapan melengkapi rute Mamuju-Makassar," kata Zudan. 

Kepala Dishub Sulbar Maddareski Salatin menjelaskan, dalam Pertemuan tersebut dibahas rencana penerbangan kembali Citilink di Sulawesi Barat. Rute yang ingin kembali didorong adalah penerbangan Mamuju-Balikpapan dan lanjut Jakarta.

Maddareski menjelaskan, untuk saat ini Sulbar hanya mendapatkan pelayanan rute Mamuju-Makassar melalui maskapai Batik Air, sehingga diharapkan dengan kembalinya pelayanan Citilink dapat menambah pelayanan penerbangan dari Mamuju ke Balikpapan-Jakarta. 

"Ini sebagai bentuk konkrit perhatian Pak Gubernur dalam meningkatkan konektivitas wilayah Sulawesi Barat, untuk menopang pertumbuhan ekonomi tentunya," ujar Maddareski.

Salatin mengatakan, sebagai OPD penanggung jawab teknis, pihaknya akan menindaklanjuti dan menyiapkan segala hal  bersama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pelayanan transportasi kepada masyarakat Sulbar tetap dapat berjalan dengan maksimal. (Ril/har)

TP-PKK Sulbar Ikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak Bersama Ibu Negara
Senin, Maret 04, 2024

By On Senin, Maret 04, 2024



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mengikuti Gerakan Tanam Cabai serentak bersama Ibu Negara Republik Indonesia, Ny. Iriana Jokowi.

Gerakan tanam cabai serentak bersama ibu negara ini dilakukan TP-PKK Provinsi Sulawesi Barat secara virtual yang bertempat di Green Park Marasa Corner, Senin 4 Maret 2024.

Ketua Bidang III TP-PKK Sulbar, Asiarni Natsir mengatakan gerakan tanam cabai tersebut merupakan kegiatan yang sudah kesekian kali dilakukan TP-dalam rangka menjaga kestabilan pangan.

"Penanaman cabai akan terus digalakkan guna memenuhi kebutuhan pangan masing-masing keluarga khususnya keluarga dasa wisma," ujar Asiarni.

Asiarni mengungkapkan dalam kegiatan itu pihaknya menanam 200 pohon bibit cabai, dan 1.000 pohon bibit cabai untuk masing-masing wilayah di enam kabupaten yang tersebar se- Sulbar.

Penulis : rls
Editor : Muhammad Al Rajap

Bawaslu Majene Hentikan Proses Penyelidikan Kasus Dugaan Money Politik
Senin, Maret 04, 2024

By On Senin, Maret 04, 2024

Ketua Bawaslu Majene (tengah) Sofyan Ali didampingi anggota Sentra Gakkumdu saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (4/2/2024) malam. (Foto: Ali Muhtar)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majene menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan money politik di Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar.

Ketua Bawaslu Majene Sofyan Ali menegaskan penghentian proses kasus itu Senin (4/3/2024) malam di kantor Bawaslu Majene, Kecamatan Banggae Timur.

"Dari hasil yang selama ini, selama 14 hari kerja kami selidiki, dari proses pemeriksaan beberapa saksi dan berdasarkan hasil pembahasan sentra Gakkumdu Kabupaten Majene, dan rapat pleno pimpinan Bawaslu Kabupaten Majene, dinyatakan tidak cukup alat bukti," kata Sofyan.

Sofyan menjelaskan, tidak terpenuhinya alat bukti membuat kasus dugaan jual beli suara pemilu di Kabupaten Majene tersebut dihentikan. 

"Kami tekankan alat bukti yang tidak cukup, seperti keterangan saksi-saksi dan lain, jadi yang ada itu baru barang bukti tapi untuk kepentingan alat bukti itu yang tidak cukup," tegas Sofyan.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan money politik di Majene mencuat melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada masa tenang Pemilu tanggal 12 Februari lalu. Setelah dua pekan pasca pungut hitung suara, kasus tersebut kini dinyatakan dihentikan. (Har/red)

Program "Gelisha" Kominfo Sulbar, Upaya Sukseskan Kegiatan Pemerintah
Senin, Maret 04, 2024

By On Senin, Maret 04, 2024

Kadis Kominfopers Sulbar Mustari Mula (tengah) Mustari di sela Rapat Internal TATT Lingkup Dinas Kominfopers di ruang kerjanya, Senin 4 Maret 2024. (Foto: Kominfopers Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Dalam rangka menyukseskan berbagai kegiatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik menggalakkan program Gerakan Like dan Share (Gelisha). Gelisha akan diterapkan untuk setiap informasi penyelenggaraan pemerintah yang diposting di seluruh platform media sosial milik Pemprov Sulbar.

Kepala Dinas Kominfopers Sulbar, Mustari Mula mengatakan, program Gelisha tujuannyabuntuk lebih memasifkan penyebaran informasi penyelenggaraan pemerintah lingkup Sulbar kepada masyarakat.

Olehnya itu, Mustari Mula menekankan seluruh jajaran khususnya Tenaga Administrasi Tidak Tetap (TATT) untuk mendukung program Gelisha.

"Jadi kita di Kominfopers ini selain melaksanakan tugas pokok di bidang masing-masing, kita berikan tugas tambahan bagaimana menyebarkan informasi yang ada di medsos itu," kata Mustari Mula pada Rapat Internal TATT Lingkup Dinas Kominfopers di ruang kerjanya, Senin 4 Maret 2024.

Penandatanganan SPK TATT Tahun 2024

Pada Rapat Internal TATT Lingkup Dinas Kominfopers Sulbar tersebut dirangkaikan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) TATT Tahun 2024. Penandatanganan ini disaksikan langsung Kepala Dinas Kominfopers Sulbar Mustari Mula dan Sekretaris Dinas Kominfopers Sulbar Andi Hidayah Arif.

Kepala Dinas Kominfopers Sulbar, Mustari Mula mengatakan, penandatanganan SPK sebagai komitmen bersama yang dibuat secara resmi dan harus mengikuti aturan yang tertera dalam kontrak.

"Perjanjian kerja ini bagi TATT atau Non ASN untuk satu tahun kedepan. Kita harapkan tahun ini mereka lebih meningkatkan kinerja dan juga kedisiplinan," kata Mustari.

Sementara, Sekretaris Dinas Kominfopers Sulbar, Andi Hidayah Arif mengatakan, penandatanganan SPK atau kontrak dilakukan agar dapat lebih meningkatkan dan mendukung kinerja Dinas Kominfopers.

"Jadi kami minta TATT melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai yang tercantum dalam SPK ini," ujar Andi Hidayah.

Andi Hidayah menyampaikan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan bagi TATT Lingkup Dinas Kominfopers Sulbar, diantaranya kedisiplinan, kerja sama dan loyalitas.

"Diharapkan TATT lebih meningkatkan sinergitas, baik antar TATT, PNS maupun PPPK, termasuk juga menjaga kebersihan ruangan dan kantor," ujarnya.

Dia menambahkan, TATT memiliki kontribusi dalam meningkatkan pelayanan publik, sebab mereka memiliki peran penting membantu ASN menjalankan tugas dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. 

"Keberadaan TATT tentunya sangat membantu kami sebagai ASN dalam menjalankan tugas. Jadi kami berterima kasih atas kinerja TATT selama ini. Diharapkan TATT dapat terus meningkatkan kinerja agar tetap dipertahankan di masa yang akan datang," tutupnya. (Ril/har)

Pemprov Sulbar Dorong Percepatan Penerapan Merit Sistem di Seluruh Instansi
Senin, Maret 04, 2024

By On Senin, Maret 04, 2024

Muhammad Idris (ist)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen melakukan percepatan penerapan sistem merit di seluruh instansi Pemerintah Sulawesi Barat.

Hal itu sampaikan Sekprov Sulbar Muhammad Idris saat menerima kunjungan Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Mustari Irawan di Rumah Jabatan Sekprov Sulbar, Senin 4 Maret 2024.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, kehadiran komisioner KASN merupakan bagian dari monitoring terkait pelaksanaan merit sistem di Provinsi Sulbar.

"Merid sistem ASN itu menjadi salah satu hal yang fundamental untuk memastikan ASN itu semakin produktif," kata Idris.

Menurutnya, program merit sistem menjadi program yang baik untuk memastikan ASN menjadi bagian dari proses memajukan daerah. 

"Merit sistem ini tujuannya untuk memastikan ASN bekerja, ASN tidak terkontaminasi keputusan politik ASN harus tegak lurus menjalankan aturan, ASN harus bisa menjadi pribadi yang profesional oleh karena itu harus melakukan pengembangan," ujarnya.

 Komisioner KASN, Mustari Irawan mengatakan kunjungan yang dilakukan bersama timnya sifatnya khusus untuk melakukan penilaian terhadap penerapan merit sistem.

"Kunjungan ini sifatnya khusus sengaja kami datang ke Sulbar untuk bersama-sama Provinsi membangun sistem merit," ujarnya.

Merit sistem menjadi salah satu program yang dicanangkan pemerintah, sehingga pihaknya mendorong setiap organisasi pemerintahan, targetnya masuk kategori baik termasuk Sulbar.

"Jadi saya sengaja datang bersama tim nanti tim yang akan menilai kita masih punya waktu untuk bisa menuntaskan itu," ucapnya.

Menurutnya, dengan komitmen dan instruksi yang disampaikan Sekprov Sulbar dapat mempercepat penerapan merit sistem di Sulbar.

"Semoga dengan kehadiran Sekprov, yang dibawah bisa melaksanakan apa yang diinstruksikan karena kecenderungan pejabat berwenang jika sudah melakukan instruksi maka itu akan dilaksanakan oleh seluruh jajarannya," tutupnya. (Ril/red)

Sambut Ramadhan, Dinas Koperindag Sulbar Cek Harga Sembako di Pasar di Tasiu
Senin, Maret 04, 2024

By On Senin, Maret 04, 2024




MAMUJU, MASALEMBO.COM - Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M, Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengecekan harga sembako di Pasar Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Sulbar, Muhammad Najib Ali mengatakan pemantauan itu bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan perkembangan harga sembako di pasaran.

"Kami ingin memastikan bahwa Bapok tersedia dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang Bulan Ramadhan yang biasanya terjadi lonjakan permintaan," ujar Najib, Sabtu, (2/3/2024).

Melalui kesempatan itu, pihaknya menghimbau kepada para pedagang untuk menambah stok barang agar tidak terjadi kelangkaan Bapok di pasar.

"Kami minta pedagang untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok. Jangan sampai ada yang menimbun barang atau menaikkan harga secara tidak wajar," pinta Najib.

Najib menyatakan Pemprov Sulbar khususnya Dinas Koperindag komitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan sembako menjelang Bulan Ramadhan tetap terjaga.

"Kami akan terus melakukan pemantauan harga Bapok secara rutin dan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul. Kami berharap masyarakat dapat mendukung upaya kami dalam menjaga stabilitas harga bapok,” pungkasnya.

Penulis : rls
Editor : Muhammad Al Rajap 

Kolaborasi Satpol PP dan Satlinmas Diharapkan Mampu Perkuat Keamanan dan Ketertiban  Masyarakat
Minggu, Maret 03, 2024

By On Minggu, Maret 03, 2024

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sulawesi Barat, Muh Jaun. (Ist)


PADANG, MASALEMBO.COM - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sulawesi Barat, Muh. Jaun berharap kolaborasi antara Satpol PP dan Satlinmas mampu memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Pernyataan itu ia ungkapkan setelah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Apel Gelar Pasukan dalam rangka HUT Satpol PP ke 74 dan Satlinmas ke 62 Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu-Minggu (2 - 3 Maret 2024).

Disebutkan Muh. Jaun, rakornas dan apel gelar pasukan itu turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan jajarannya, forum komunikasi pimpinan daerah Sumatera Barat, serta perwakilan Satpol PP dari seluruh Provinsi dan Kab/Kota se- Indonesia.

"Salah satu agenda yang dibahas yaitu isu strategis kegiatan Trantibumlinmas, penyampaian materi Penguatan Satpol PP sebagai pelaksana urusan wajib pelayanan dasar ketenteraman dan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat bagi pemerintah daerah," jelas Muh. Jaun.

Rakornas dan apel gelar pasukan yang mengusung tema "Peran Satpol PP dan Satlinmas dalam Menciptakan Trantibum Linmas Mendukung Pemilu dan Pilkada 2024" itu juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan Karya Bhakti dan Karya Bhakti Peduli Satpol PP kepada beberapa Kepala Satpol PP dan Kepala Daerah.

"Kita berharap agar kolaborasi Satpol PP dan Satlinmas dapat memperkuat keamanan dan ketertiban di masyarakat, tentunya tak lepas dari dukungan stakeholder terkait seperti TNI/Polri dan lainnya," ucapnya.

Lebih jauh Muh. Jaun mengungkapkan rakornas itu menjadi momentum Satpol PP dan Satlinmas untuk dapat lebih mengambil peran dalam menciptakan situasi Trantibumlinmas yang lebih baik lagi, terutama setelah pelaksanaan Pemilu dan menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2024.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyampaikan, Satpol PP memiliki peran besar dalam memelihara, menyelenggarakan ketertiban umum, perlindungan masyarakat dan menegakkan Peraturan Daerah.

"Ini artinya Satpol PP memiliki tugas utama dan ujung tombak untuk menegakkan perda. Peran ini sangat penting dan menjadi komponen yang sangat penting untuk bersama unsur-unsur lain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus juga melindungi dan mengayomi masyarakat, serta menegakkan hukum, khususnya Peraturan Daerah," jelas Tito Karnavian. (Ril)

Editor : Muhammad Al Rajap

Jelang Operasi Keselamatan Marano 2024, Wakapolda Sulbar : Kita Budayakan Tertib Berkendara
Sabtu, Maret 02, 2024

By On Sabtu, Maret 02, 2024



MAMUJU, MASALEMBO.COM - Menjelang pelaksanaan operasi keselamatan Marano 2024, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Rachmat Pamudji menyampaikan kepada seluruh personel untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan budaya tertib berkendara.

Hal ini diungkapkan jenderal bintang satu ini bukan tanpa alasan. Brigjen Pol Rachmat Pamudji mengungkapkan tertib berkendara di jalanan memiliki dampak positif, salah satunya keselamatan pengguna jalan dapat terjaga.

"Kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas dengan meningkatkan disiplin masyarakat sehingga angka pelanggaran, kecelakaan serta fatalitas korban kecelakaan," jelas Wakapolda, di Hotel d’Maleo Mamuju, Sabtu (2/4/24).

Wakapolda menjelaskan operasi keselamatan Marano 2024, berlangsung selama dua pekan. Dalam apel gelar pasukan tersebut Wakapolda mengungkapkan operasi keselamatan Marano 2024, dimulai pada 4 hingga 17 Maret 2024 kedepan.

Dalam kesempatan itu Wakapolda menuturkan terdapat 11 jenis pelanggaran yang menjadi fokus dalam operasi keselamatan Marano 2024 di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat diantaranya pengendara yang tidak mengenakan helm standar maupun pengendara yang memiliki boncengan lebih dari satu orang.

Selain itu, pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman maupun pengendara yang melawan arus lalu lintas hingga pengendara yang melebihi batas kecepatan serta pengendara yang memakai knalpot yang tak sesuai standar juga tidak luput dari pengawasan dari personil operasi keselamatan Marano.

"Kendaraan yang melebihi muatan, penggunaan strobo tidak sesuai peruntukan, berkendara dalam pengaruh alkohol, serta penggunaan plat nomor khusus palsu juga akan ditindak oleh personil di lapangan," ungkap Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Rachmat Pamudji.

Untuk diketahui, dalam upacara gelar pasukan itu ditandai dengan penyematan tanda pita operasi kepada masing-masing perwakilan pasukan mulai dari tingkat pelajar, Dinas Perhubungan hingga TNI/Polri yang menandakan kesiapan dan Sinergitas kuat mewujudkan budaya tertib berkendara.

Penulis : Ril
Editor : Muhammad Al Rajap

Dinilai Tak Netral, Ratusan Massa Aksi Geruduk Kantor Bawaslu dan KPU Polman
Sabtu, Maret 02, 2024

By On Sabtu, Maret 02, 2024

Polisi memasang kawat berduri untuk menahan gelombang massa aksi mahasiswa Polman di lokasi rekapitulasi suara pemilu 2024, Sabtu 2 Maret 2024. (Rahma/masalembo.com)


POLMAN, MASALEMBO.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil menggelar aksi unjuk rasa di lokasi rekapitulasi suara pemilu tingkat kabupaten di Hotel Al Ikhlas, Polewali, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Sabtu (2/3/2024).

Aksi unjuk rasa dilakukan untuk menuntut Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar menyelesaikan berbagai persoalan pelanggan pemilu yang ada di Kabupaten Polman.

Koordinator Lapangan, Muhammad Ridwa mengatakan, berdasarkan temuan mereka terdapat tiga TPS di Kabupaten Polewali Mandar yang menurutnya bermasalah dalam proses rekapitulasi suara.

"Temuan kami di lapangan ada tiga 3 TPS yang cacat prosedur yakni TPS 1, TPS 2 dan TPS 3. Semuanya berada di Desa Rangoang, Kecamatan Matangnga, dan juga ada beberapa TPS di Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar," ucapnya.

Ia menambahkan semuaTPS yang dinilai terjadi pelanggaran saksi partai tidak diperkenankan mendokumentasikan formulir C1 hasil. Selain itu, perhitungan suara dilakukan di dalam rumah warga dan proses perhitungan minim penerangan.

Ridwan menduga, penyelenggara pemilu dalam hal ini PPK dan PTSP terjadi persekongkolan untuk menambah suara salah satu peserta pemilu di wilayah Kecamatan Matangnga. 

Selain pelanggaran di wilayah Matangnga massa aksi juga menuntut Bawaslu Polman menuntaskan persoalan pelanggaran pemilu di Kecamatan Bulo. 

"Kami menduga di Kecamatan Bulo ada pelanggaran karena terjadi proses pemindahan surat suara dari TPS ke rumah warga," ucapnya.

Dalam aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara massa aksi dan pihak kepolisian. Situasi kemudian aman karena kedua pihak berhasil menahan diri. (Rah/red).