-->
Tragedi Maut 24 Januari Di Mamuju Tengah

On Senin, Januari 24, 2022


MATENG, MASALEMBO.COM - Mencekam dan berdarah, inilah situasi yang terjadi pada Senin 24 Januari 2022 di Mamuju Tengah, kejadian tersebut sontak menghebohkan jagad maya.

Dimana kejadian ini, bukan hanya berdarah, kejadian tersebut juga menghilangkan nyawa. Berikut dua tragedi berdarah di Mamuju Tengah pada Senin 24/1/2022.

1. Perkelahian berujung maut

Sekitar pukul 06.00 Wita, terjadi sebuah Perkelahian yang berujung hilangnya nyawa seorang pria paruh baya di Dusun Kayu Colo, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah.

Diketahui korban tersebut berinisial J, salah satu ASN yang masih aktif. Korban meninggal dunia akibat beberapa luka sabetan senjata tajam di bagian tubuh.

Diketahui, korban masih memiliki hubungan keluar dekat dengan terduga pelaku.

Pelaku sendiri kini telah di amankan oleh Tim Jatanras Polda Sulbar untuk proses pemeriksaan.

2. Tabrakan Berujung Maut

Dihari yang sama, kecelakaan lalu lintas juga terjadi, kali ini melibatkan sebuah mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam nopol. DW 8973 BV dan mobil truck merk toyota dyna warna merah nopol. DP 8169 CG.

Kejadian tersebut terjadi hanya berselang beberapa jam setelah kejadian perkelahian yang mengakibatkan nyawa J melayang.

Menurut pihak kepolisian, kecelakaan terjadi antara pengendara mobil truck merk toyota dyna warna merah no.pol. DP 8169 CG yang dikendarai oleh JM (21) yang bergerak dari arah utara ke selatan (dari topoyo ke tarailu) dengan pengendara mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam no.pol. DW 8973 BV yang dikendarai oleh BA (35).

"Dimana pengendara mobil truck pada saat dijalan trans sulawesi Dusun beringin Desa Polo camba Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah yang merupakan jalan menurun tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga mengambil jalur sebelah kanan dan menabrak mobil pickup yang bergerak dari arah berlawanan sehingga mengakibatkan kecelakaan," ungkap Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, IPTU Mustamir

Ia menjelaskan, akibatnya kecelakaan tersebut pengendara Mobil pickup merk suzuki mega carry mengalami luka lebam di bagian perut dan pergelangan kaki kanan dan mengakibatkan meninggal dunia di puskesmas Pangale.

"Kejadian ini mengakibatkan mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam no.pol. DW 8973 BV mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan, dan mobil truck merk toyota dyna warna merah no.pol. DP 8169 CG mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan," terang IPTU Mustamir

Kang Mus

Beberapa Fakta Terkait Tewasnya Pria Paruh Baya Di Mamuju Tengah

On Senin, Januari 24, 2022


MATENG, MASALEMBO.COM - Pria paruh baya warga Dusun Kayu Colo, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah yang tewas akibat sabetan senjata tajam pada, Senin 24/1/2022). Sekitar pukul 06.00 Wita pagi tadi.

Korban berinisial JN (57) tewas ditangan tetangganya sendiri usai terjadi percekcokan. Sedikitnya 13 luka sabetan di kepala, punggung, perut, lengan dan kaki sehingga nyawa korban tak tertolong.

Dari kejadian tersebut berikut beberapa fakta yang dirangkum oleh media masalembo.com 

1. Pelaku yang merupakan bapak dan anak tiri ini tak lain adalah tetangga korban yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

2. Istri pelaku dan istri korban masih saudara kandung.

3. Korban merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini bertugas di Kecamatan Pangale.

Kini pelaku inisial SH (42) telah diamankan dan telah menjalani proses pemeriksaan di Polda Sulbar.

Sementara terduga pelaku lainnya yakni SS (24) masih dalam proses pengajaran oleh Tim Jatanras Polda Sulbar.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, personil Polres Mamuju Tengah telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan.

Kang Mus

MI Nursaleah Bantah Keterangan Ketua DPC KESMI Majene

On Senin, Januari 24, 2022

Para guru dan tenaga pendidik MI Nursaleah Todang-Todang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polman. [Ist/MI Nursaleah]


POLMAN, MASALEMBO.COM - Pihak Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nusaleah Todang-Todang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar membantah keterangan Ketua Kesatuan Mahasiswa Indonesia (KESMI) Cabang Majene, Mardiana.

Keterangan Mardiana terkait kondisi sekolah MI Nursaleah telah dilansir media ini pada Selasa, 18 Januari 2022 lalu.


Kepala Madrasah (Kamad) MI Nursaleah, Husnah, S.Pd.I mengatakan, tidak benar keterangan dari Ketua DPC KESMI Majene bahwa sekolah tersebut jarang tersentuh tenaga pendidik, sebab MI Nursaleah memliki 11 orang guru termasuk Kepala Madrasah dan satu tenaga administrasi dan operator sekolah yang aktif.

"Memang status guru kami semuanya masih honorer, tapi mereka semua aktif," kata Husnah, Senin (24/1/2022).

Husnah menjelaskan, seluruh guru MI Nursaleah yang berstatus honorer memang tidak setiap hari hadir, tetapi sekolah tidak pernah kosong sebab mereka masuk secara bergantian. 

Guru dan tenaga pendidik MI Nursaleah Todang-Todang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polman. [Ist/MI Nursaleah]


"Jadi tidak benar jika dikatakan jarang tersentuh tenaga pendidik," ujar Husnah membantah pernyataan Ketua DPC KESMI, Mardiana.

Dia menyangkan, pihak mahasiswa dari DPC KESMI Majene membuat pernyataan media tanpa melalui klarifikasi dan informasi dari pihak sekolah. "Itu kami sayangkan sekali, informasinya darimana dia bilang jarang tersentuh tenaga pendidik," sesal Husnah.

Dikatakan, pihak sekolah sudah membagi masing-masing dua guru untuk mengisi kelas setiap harinya. Hanya saja saat DPC KESMI Majene berkunjung ke sekolah itu pada Senin, 17 Januari lalu dua guru yang bertugas berhalangan masuk. Satu guru berhalangan karena motornya rusak kemudian guru yang satunya lagi sedang melakukan acara pertunangan.

"Jadi memang hari Senin itu kosong karena saya juga ada urusan di kecamatan, tapi bukan berarti tidak pernah tersentuh tenaga pendidik karena barusan hari Senin itu gurunya berhalangan masuk," sambungnya.

Selain soal tenaga kependidikan, Husnah juga menyebut tidak benar kalau fasilitas pendidikan seperti buku tidak ada, sebab buku di sekolah tersebut cukup banyak. Hanya saja, kalau soal gedung memang masih belum memadai karena itu masih berstatus gedung pinjaman.

Murid-murid MI Nursaleah Todang-Todang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polman. [Ist/MI Nursaleah]


"Bangunan yang katanya tidak layak memang betul adanya karena status bangunan oleh kami adalah (izin pinjam pemamfaatan) karena itu bangunan Pustu," ungkap Husnah.

Husnah yang tinggal di Napo, mengaku harus bersusah paya untuk bisa menghidupkan MI Nursaleah yang pernah vakum sebelumnya. Sudah 4 tahun ia mengabdi di daerah terpencil tersebut dengan hanya mengandalkan dana BOS yang tak seberapa. Jumlah muridnya juga tak banyak, hanya 29 orang. Sementara gurunya, seluruhnya honorer dan tinggal di luar kampung Todang-Todang. Ada yang tinggal di Polewali, Wonomulyo dan Tinambung. 

"Jadi akses dan mobilisasi ke sekolah itu kendala kami, apalagi kalau hujan jalanan berlumpur. Maka kami membagi tugas, penggajian dari dana BOS berdasarkan kehadiran. Selain itu BOS satu-satu sumber pendaan ATK, buku pelajaran, perawatan bangunan dan lain-lain," ungkap Husnah. (Hr/Red)

Sopir Pickup Meninggal Dunia Usai Alami Kecelakaan

On Senin, Januari 24, 2022


Penampakan mobil Pickup Ringsek dibagian depan usai tabrakan dengan mobil truck

MATENG, MASALEMBO.COM  - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, kali ini melibatkan sebuah mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam nopol. DW 8973 BV dan mobil truck merk toyota dyna warna merah nopol. DP 8169 CG.

Kejadian tersebut terjadi dijalan trans sulawesi, Dusun Beringin, Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, sekitar pukul 09.50 Wita. Senin (24/1/2022).

Menurut pihak kepolisian, kecelakaan terjadi antara pengendara mobil truck merk toyota dyna warna merah no.pol. DP 8169 CG yang dikendarai oleh JM (21) yang bergerak dari arah utara ke selatan (dari topoyo ke tarailu) dengan pengendara mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam no.pol. DW 8973 BV yang dikendarai oleh BA (35) yang bergerak dari arah berlawanan.

"Dimana pengendara mobil truck pada saat dijalan trans sulawesi Dusun beringin Desa Polo camba Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah yang merupakan jalan menurun tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga mengambil jalur sebelah kanan dan menabrak mobil pickup yang bergerak dari arah berlawanan sehingga mengakibatkan kecelakaan," ungkap Kasat Lantas IPTU Mustamir

Ia menjelaskan, akibatnya kecelakaan tersebut pengendara Mobil pickup merk suzuki mega carry warna hitam no.pol. DW 8973 BV yang dikendarai oleh BA mengalami luka lebam di bagian perut dan pergelangan kaki kanan dan mengakibatkan meninggal dunia di puskesmas Pangale.

"Kejadian ini mengakibatkan mobil pick up merk suzuki mega carry warna hitam no.pol. DW 8973 BV  dan mobil truck merk toyota dyna warna merah no.pol. DP 8169 CG sama-sama mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan," tutup IPTU Mustamir

Kang Mus

Anggota Terlibat Narkoba, Satpol PP Majene: Kita Tunggu Putusan Inkracht

On Senin, Januari 24, 2022

Ilustrasi Satpol PP [net/ist]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Kegiatan tes urine bagi Lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Majene, rupanya belum dapat digelar.

Pemeriksaan yang menggunakan urine ini, terkait dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dari dua oknum Satpol PP Majene yang kini dalam penanganan Kepolisian Polres Majene yang dibekuk pada Kamis (6/1/2022) lalu.

"Tes urine untuk seluruh anggota termasuk saya, saat ini belum dapat dilaksanakan, berhubung Bupati dan Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah (Sekda) Majene lagi di luar daerah untuk urusan dinas," ungkap Kepala Satpol PP Majene Zainal Arifin Senin (24/1/2022)

Ia menerangkan, oknum Satpol PP Majene anggotanya inisial HD yang diduga menggunakan barang haram itu, masih dalam penahanan Polres Majene untuk menunggu inkracht dari Pengadilan Negeri (PN) Majene.

"Oknum anggota saya yang masih status suka rela inisial DH, sudah tidak ada toleransi dan langsung dipecat," tegas Zainal Arifin.

Dirinya mempersilahkan aparat hukum memproses anak buahnya sesuai hukum berlaku. "Selain mendapat sanksi hukum pidana, siapapun ASN yang terlibat penyalahgunaan narkoba, pasti akan mendapat tindakan tegas secara kedinasan," ujarnya.

Zainal menuturkan, jika divonis di bawah 2 tahun, sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 maka yang bersangkutan akan dikenakan hukuman disiplin berat. "Itupun jika hanya sebagai pengguna. Sedangkan bila terlibat sebagai pengedar narkoba, maka langsung dipecat," paparnya.

Ia juga sangat menyayangkan masih terdapat ASN di Majene yang nekat melibatkan diri dalam penyalahgunaan barang haram. ASN sebagai abdi negara, sudah seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bukan malah sebaliknya, apalagi petugas Satpol PP ini sangat mencederai institusi Pemkab Majene," kesalnya.

Ia mengaku, jika nantinya terdapat anggotanya terindikasi kasus serupa pada kegiatan tes urine, maka akan diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Majene untuk menjalani proses hukum. "Jadwal tes urine nanti, tidak diinformasikan tergantung jadwal yang dikeluarkan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Majene," pungkasnya. (Fid/Red)

Pimpin DPD IMM Sulbar, Sumarni S Siap Cetak Kader Berdaya Saing

On Senin, Januari 24, 2022

Sumarni S [ist/net]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Immawati Sumarni S resmi pimpin Dewan Pimpinan Daerah, Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Sulawesi Barat (DPD IMM Sulbar) setelah ditetapkan sebagai ketua umum terpilih oleh Steering Commite Melalui Musyawarah Daerah III DPD IMM Sulbar di Gedung Amasi, Baurung, Majene  Minggu (23/1/2022).

Sebanyak 57 peserta yang memberikan hak pilih yang berasal dari Rekomendasi DPD IMM Sulbar dan Pimpinan Cabang serta Komisariat. 

Sumarni S terpilih setelah berhasil mengalahkan pesaingnya dengan perolehan  31 suara sedangkan Immawan Hadi Eka Saputra mendapatkan 24 suara dan 2 suara dinyatakan batal.

Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Masriani S mengucapkan terima kasih dan rasa syukur  kepada semua pihak yang telah mengawal Musyda III DPD IMM Sulbar yang berlangsung sejak Jumat, 21 Januari - Minggu, 24 Januari 2022 bisa berjalan dengan kondusif.

lebih lanjut Sumarni S menjelaskan, dalam waktu dekat akan segera melengkapi formatur yang akan mengisi setiap bidang untuk merealisasikan visi-misi, mengagendakan pelantikan pengurus dan merumuskan arah gerak IMM Sulbar periode 2022-2024.

"Tentu setelah ini saya akan melengkapi yang mengisi setiap bidang untuk merealisasikan visi misi, kemudian pelantikan, penataran pimpinan dan rapat kerja pimpinan," jelas Sumarni.

Ia menambahkan, dalam kepemimpinan mengambil hastag kepemimpinan kolaboratif dengan harapan bisa menyatukan ide dan gagasan untuk berkontribusi mewujudkan IMM Sulbar berdaya saing, produktif dan berkarya.

"Mewujudkan IMM Sulbar berdaya saing, produktif dan berkarya," tambahnya. (Wan/Red)

Vaksin Pelajar SMP di Majene, Binda Siapkan 500 Dosis

On Sabtu, Januari 22, 2022


MAJENE, MASALEMBO.COM - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Barat (Sulbar) terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 massal bagi kalangan pelajar di Kabupaten Majene. Binda Sulbar memusatkan program vaksinasi massal pelajar di SMPN 1 Majene, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Sabtu (22/1/2022).

Kabinda Sulbar, Sudadi mengatakan, Binda Sulbar bersinergi dengan stakeholder terkait dalam mewujudkan kekebalan komunal untuk kalangan pelajar. Sebanyak 500 dosis vaksin disiapkan dalam vaksinasi massal di SMPN 1 Majene.

“Vaksinasi pelajar ini penting untuk mendukung penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Selain SMP, kami juga menyasar SMA, SMK, Madrasah dan Ponpes,” ujar Sudadi kepada wartawan.

Lebih lanjut, Sudadi menjelaskan bahwa selain melaksanakan vaksinasi, Binda Sulbar juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pihak sekolah dan wali murid agar turut mendukung program vaksinasi nasional.

“Kami menghimbau kepada semua guru dan orang tua siswa agar mendorong anaknya mengikuti vaksinasi. Ini merupakan bentuk ikhtiar melawan pandemi Covid-19. Tidak perlu takut dan jangan termakan berita hoaks yang tidak benar terkait vaksin,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMPN 1 Majene, Asriadi Ali sangat mengapresiasi atas terlaksananya vaksinasi massal oleh Binda Sulbar di SMPN 1 Majene. Ia berharap kedepannya program vaksinasi di sekolah tetap berlanjut untuk mendukung kelancaran PTM.

“Alhamdulillah vaksinasi kali ini berjalan dengan lancar. Secara keseluruhan sudah sekitar 60 persen siswa di SMPN 1 Majene mengikuti vaksin dan semoga dengan adanya vaksinasi ini bisa bertambah sampai 100 persen,” terang Asriadi.

Sumber : Binda Sulbar 

Tabrakan Beruntun di Rangas Majene Diduga Dipicu Jalan Rusak

On Sabtu, Januari 22, 2022

Sebuah Pic Up pengangkut sayur nyaris jatuh ke jurang usai mengalami tabrakan beruntun di Poros Majene-Mamuju, Rangas, Kecamatan Banggae subuh tadi. [Iwan Ladoto untuk Masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Tabrakan beruntun terjadi di Poros Majene-Mamuju, Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sabtu (22/1/2022). Kejadian sekira pukul 05:00 Wita subuh.

Saksi mata kejadian, Iwan Ladoto mengatakan, lakalantas ini diduga dipicu jalanan yang rusak dan bergelombang.

Seperti diketahui, sejak beberapa waktu lalu sisi barat jalan di titik ini mengalami ambles yang menyebabkan kondisi Jalur Lintas Barat Sulawesi itu mengalami kerusakan. 

Pada peristiwa ini, diduga salah satu mobil pick up bermuatan sayur yang bergerak dari arah Makassar ke Mamuju berhenti diduga karena adanya kerusakan jalan, sehingga mobil di belakang ikut mengantri. Saat itu tiba-tiba sebuah bus bergerak cepat dari belakang mengakibatkan sejumlah kendaraan tertabrak.

Mobil bus terlibat tabrakan beruntun di Rangas, Poros Majene-Mamuju. [Iwan Ladoto untuk Masalembo.com]

"Tiba-tiba berhenti mobil yang paling depan, mungkin untuk menghindari jalan yang rusak jadi mobil yang di belakangnya baku tabrak semua," kata Iwan, Sabtu pagi.

Sedikitnya lima mobil terlibat dalam laka beruntun itu, termasuk dua mini bus berpenumpang dan pick up penjual sayur.

"Mobil penjual sayur itu yang hampir masuk jurang," ujar Iwan.

Mobil mini bus ini juga terlibat tabrakan beruntun di Rangas, Poros Majene-Mamuju. [Iwan Ladoto untuk Masalembo.com]

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun ada pengendara yang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Sejumlah kendaraan mengalami ringsek akibat tabrakan ini.

Hingga berita ini dirilis belum ada keterangan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari pihak kepolisian atau petugas otoritas setempat. (Hr/Red)

Bupati Majene Temui Menko Perekonomian, Sampaikan Ide 'Integrated Farming'

On Sabtu, Januari 22, 2022

Bupati AST (biru) saat bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Foto: Prokompi Setda Majene]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele mendapat kesempatan bertemu Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (21/1/2022). Bupati AST bertemu Airlangga di Gedung Ali Wardhana Kantor Kemenko Perekonomian RI.

Andi Syukri didampingi Kadis Koperindag, Sekretaris Dinas Pertanian dan Kabid Dinas Kelautan dan Perikanan Pemda Majene.

Di kesempatan tersebut bupati menyampaikan ide Integrated Farming System di Kabupaten Majene. Integrated Farming System merupakan sistem pertanian dengan upaya memanfaatkan keterkaitan antara tanaman perkebunan, pangan, hortikultura, hewan ternak dan perikanan untuk mendapatkan agro ekosistem.


Bupati AST meminta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung program Integrated Farming di Majene dengan membantu pengadaan rungan penyimpanan ikan (cool storage), pembangunan gudang penyimpanan jagung dan bantuan alat industri pertanian lainnya. AST mengatakan, pertemuan dengan Airlangga sebagai upaya Pemda Majene melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Adapun tujuan kami berkunjung kepada Bapak Menteri adalah silaturahim sekaligus menyampaikan permohonan dukungan dalam rangka pemulihan ekonomi daerah di Kabupaten Majene," kata Andi Syukri dikutip tim Prokopim Setda Majene.

Andi Syukri juga melaporkan kondisi fiskal Majene. Ia mengatakan bahwa di tahun 2022 anggaran transfer dari pusat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Terdapat penurunan (transfer) sebesar kurang lebih Rp 9,8 miliar, sementara pendapatan asli daerah (PAD) kami hanya sebesar Rp 80 miliar," ungkap AST.


Syukri mengatakan, penguatan dan pengembangan program Food Estate dan Integrated Farming di Majene beberapa waktu lalu juga telah disampaikan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Oleh Mentan Syahrul Majene ditunjuk sebagai lokus penopang dan pemenuhan kebutuhan pangan Ibukota Negara Baru (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

"Melalui Program Food Etate dan Integrated Farming kami mohon dukungan, arahan dan pendampingan kepada Bapak Menteri Koordinator Perekonomian, kami juga mohon kiranya Kabupaten Majene diperkenankan untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia," harap Syukri. (Adv/Red)

Lirik Investasi Kelapa Dalam, Helmi Yahya Siap Berkunjung ke Majene

On Jumat, Januari 21, 2022

Wabup Majene Arismunandar dan rombongan saat bertemu Helmi Yahya di Aryaduta Suite Semanggi Jakarta. [Foto: Prokompi Humas Setda Majene]


JAKARTA, MASALEMBO.COM - Presenter senior Helmi Yahya mengaku siap berkunjung ke Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Hal itu demi menindaklanjuti pertemuan dirinya dengan wakil bupati Majene Arismunandar, Jumat (21/1/2022) di Aryaduta Suite Semanggi Jakarta.

"Beliau (Helmi Yahya) menyampaikan bahwa akan menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan akan berkunjung ke Majene melihat langsung potensi Kabupaten Majene sekaligus akan melakukan pelatihan interprenur terhadap para pemuda, pelaku usaha, petani dan juga ASN," kata Kasubag Protokoler Prokompi Setda Majene, Sufyan Ilbas.

"Harapan beliau supaya Pemkab Majene mempersiapkan semua yang menjadi syarat investasi supaya dipenuhi," sambung Sufyan melalui pesan elektronik Jumat petang.


Sebelumnya, wakil bupati Majene Arismunandar telah bertemu dengan Helmi Yahya. Mereka membahas penjajakan kerjasama dalam pengembangan sister city dan peluang investasi di bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan.

Dalam kesempatan itu, wabup Majene didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Syafei dan mantan Kadistanbun Majene Burhan. Wabup Aris menyampaikan potensi Kabupaten Majene secara umum kemudian program yang menjadi visi-misi Pemda. Selanjutnya Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan secara spesifik menyajikan potensi komoditi pertanian.


Dari paparan yang disampaikan pihak Pemda Majene, Helmi Yahya memberi masukan untuk menangkap peluang investasi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Mantan Dirut TVRI itu menyarankan Pemda Majene menyiapkan lahan yang harus clear dan clean, kemuidan infrastruktur memadai termasuk jalan, listrik, air dan transportasi, proses perizinan dipermudah dan masyarakat terbuka menerima investasi yang bakal dikerjasamakan.

Secara spesifik, adik Tantowi Yahya itu memberikan gambaran peluang investasi yang bisa dikerjasamakan. Diantaranya komoditi kelapa dalam dengan berbagai produk turunan. Dia mencontohkan kopra dan pengolahan tempurung kelapa menjadi arang. Helmi mengaku siap membantu memasarkan produk arang dari Majene, termasuk juga air kelapa yang dapat diolah menjadi nata de coco dan kecap. (Adv/Red)