-->

Sambut Jemaah Haji, Bupati Majene: Terima Kasih Sudah Menjadi Duta Bangsa

On Rabu, Agustus 10, 2022

Bupati Majene dan anggota Forkopimda serta petugas haji berfoto bersama usai ceremony penyambutan jemaah haji asal Majene, Sulbar. [Foto: Ist/Masalembo.com]



MAJENE, MASALEMBO.COM - Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia asal kabupaten Majene, Selasa (9/8/2022) sore di stadion Prasamyah Mandar Majene, Sulawesi Barat.

Di kesempatan tersebut, Bupati Syukri mengaku sangat bersyukur atas kedatangan 117 jamaah haji Kabupaten Majene dengan selamat.

"Selaku Pemerintah Kabupaten Majene mengucapkan selamat datang jemaah haji asal Majene. Ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah karena telah mampu melaksanakan tugasnya sebagai duta bangsa duta daerah Kabupaten Majene, dengan senantiasa menjaga nama baik bangsa dan daerah selama melaksanakan ibadah haji," kata Syukri.

Mantan Kadis Pendidikan Provinsi Sulbar itu berharap, seluruh jemaah haji Kabupaten Majene yang baru pulang dari tanah suci dapat meraih haji mabrur dan menjadi insan-insan yang senantiasa bertakwa kepada Allah SWT.

"Semoga Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian menjadi manusia yang mampu mengaplikasikan hikmah dari pelaksanaan ibadah haji dalam rangka membangun keluarga yang bahagia," pungkas Syukri.

Seperti diketahui, sebanyak 117 jamaah haji asal Kabupaten Majene telah tiba di tanah air, Selasa 9 Agustus. Jemaah yang tergabung dalam kloter 13 Embarkasi Hasanuddin Makassar ini diberangkatkan ke tanah suci pada 26 Juni lalu.

Pada penjemputan jemaah di stadion Prasamya Mandar Majene dihadiri ratusan orang. Mereka tampak hadir memadati stadion. Mereka adalah keluarga jemaah, para petugas serta aparat keamanan dari Polres Majene.

Selain itu tampak hadir sejumlah pejabat Pemda daerah dan pegawai Kementerian Agama Kabupaten Majene, para anggota Forkopimda dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Ril/Hr)

Sekda Ardiansyah: Majene Butuh Dukungan Perbankan Sambut IKN

On Selasa, Agustus 09, 2022

Sekretaris Daerah Majene Ardiansyah dan CEO Rgional Bank BRI Makassar Rahman Arif saat peresmian admin pasar.id Kabupaten Majene. [Prokopim Setda/Nugrah]



MAJENE, MASALEMBO.COM - Sekertaris Daerah Kabupaten Majene Ardiansyah bersama Rahman Arif (CEO Bank BRI Makassar) meresmikan ruang UPTD dan Admin Pasar.id Majene, Selasa (9/8/2022) di Pasar Sentral Majene. Dikesempatan tersebut BRI cabang Majene juga menyerahkan bantuan CSR berupa 1 unit mobil ambulance dan lima unit motor sampah kepada Pemda.

Sekda Ardiansyah, mengucapkan terima kasih kepada BRI Majene atas bantuan CRS yang baru saja diserahkan. Terkhusus sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin bersama pihak perbankan utamanya BRI. Ardiansyah menyebut BRI ikut menopang kestabilan ekonomi masyarakat melalui pemberian kredit usaha rakyat.

Terlebih, kata dia, Kedepan Majene akan menjadi salah satu daerah penyangga IKN sehingga dukungan lintas sektor seperti perbankan akan sangat dibutuhkan.

"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas keterlibatan BRI dalam mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Majene," tuturnya.

Ardiansyah mengatakan, Majene menjadi salah satu daerah penyangga IKN sangat membutuhkan dukungan perbankan, salah satunya tetap memberikan KUR sehingga bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Majene.

Mantan Sekda Mamasa itu juga mendukung pembangunan kantor baru BRI Majene yang dinilai akan mengubah wajah kota pendidikan di Sulbar ini. Apalagi kantor BRI dengan desain modern dengan bangunan empat lantai.

Sementara, oleh CEO Regional BRI Makassar Arif Rahman, dikatakan BRI telah berdiri 126 tahun. Telah mencairkan kredit Rp 957 milyar atau hampir 1 T di Kabupaten Majene. Jumlah debitur di Majene juga hampir setengah dari penduduk Kabupaten Majene dan telah menyalurkan KUR dari Januari 2022 mencapai Rp170 M. Dengan itu, Arif menyampaikan komitmen BRI untuk ikut dalam mensejahterakan masyarakat berbersama pemerintah daerah Majene.

"Kami punya niat besar dari Januari untuk memajukan ekonomi di daerah ini," ucapnya.

Terkait pembangunan kantor baru BRI Cabang Majene. Rencananya akan dibangun gedung termegah di Majene. "Semoga kedepan akan memberi warna, menjadi hiburan dan menjadi kebanggan," katanya. (Ril/Hr)

Polres Majene Tahan Tersangka Pencabulan Anak, Terancam 15 Tahun Penjara

On Selasa, Agustus 09, 2022

Tersangka A saat digiring ke sel tahanan Mapolres Majene, Selasa (9/8/2022). Ia sebelumnya dihadirkan di Ruang Press Release Polres Majene. [Ist/Masalembo]



MAJENE, MASALEMBO.COM - Kepolisian Polres Majene menahan dan menetapkan tersangka pelaku pencabulan anak di bawah umur. Peristiwa pada Minggu, 24 Juli itu sebelumnya dilaporkan di salah satu Polsek di wilayah hukum Polres Majene. 

Kapolres AKBP Febryanto Siagian mengatakan, pelaku dan korban sebenarnya masih memiliki hubungan keluarga. Sayangnya pelaku inisial A (37) itu tanpa belas kasih, mala beritikad buruk pada korban yang kini masih duduk di bangku Kelas 3 Sekolah Dasar.

"Keduanya masih ada hubungan keluarga sebenarnya," ujar Kapolres Majene saat memberi keterangan pers di kantornya, Selasa (9/8/2022) pagi.


Kapolres Febryanto mengungkap kronologi kejadian. Saat itu korban hendak ke rumah neneknya. Namun saat melewati rumah pelaku secara tiba-tiba dia (pelaku) muncul dan membujuk rayu korban.

"Korban yang masih anak-anak diajak melihat sarang tawon, dan sempat diimingi uang Rp2.000," terang Kapolres.

Polisi telah mengamankan barang bukti kejadian itu. Diantaranya pakaian korban saat kejadian. 


Polisi juga mengambil keterangan sejumlah saksi di TKP dan kemudian menetapkan tersangka seorang pria (A) yang saat ini diamankan di Mapolres Majene.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 76E dan pasal 82 ayat 1 jo 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. Ia ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Hr/Red)

Kajati Sulbar Diganti, Ini Pejabat Baru yang Ditunjuk Kejagung

On Selasa, Agustus 09, 2022

Didik Istiyanta [ist]


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Enam pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat promosi jabatan berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung dengan nomor 245 tahun 2022, yang diteken Jaksa Agung ST. Burhanuddin, tertanggal 8 Agustus 2022.

Masing-masing Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar Didik Istiyanta, dimutasi jabatan baru Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Sedangkan yang mengisi jabatan baru Kajati Sulbar adalah Muhammad Naim, mantan Wakajati Sumatera Selatan, Palembang.

Sementara Wakil Kejati Sulbar (Wakajati), Agustin dimutasi jabatan barunya sebagai Wakajati Banten. 

Selain itu, Kajari Majene, Nur Surya juga dimutasi jabatan barunya sebagai Kajari Ogan Ilir Sumatera. Sementara Kajari Polman Muhammad Ichwan, jabatan baru sebagai Kajari Jepara, Jateng, sedangkan dua orang Jaksa Koordinator Rabbani promosi sebagai Kajari Nias Selatan dengan Koordinator Nur Akhirman, jabat sebagai Kajari Saumlaki Maluku.

"Benar dinda informasi itu A1," ujarnya 
Kepala Seksi Penerahan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar Amiruddin saat saat dikonfirmasi, Selasa (9/8/2022).

"Pergantian ini hal yang biasa di lingkungan Kejaksaan, sebagai bentuk penyegaran,” tambahnya.(Al/Red)

Warga Mampie Minta Bangunan Pengaman Pantai Dilanjutkan

On Selasa, Agustus 09, 2022

Pantai Mampie [foto: Awal/masalembo.com]


POLMAN,MASALEMBO.COM - Warga Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bersyukur dibangunnya pembangunan pencegah abrasi di pantai Mampie oleh  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sulawesi III Palu. 

Setiap tahun Kappung Mampie terus dilanda abrasi pantai mengakibatkan daratan pantai mampie terus berkurang.  Bukan hanya itu,  akibat abrasi yang melanda mampie setiap tahun juga mempengaruhi kebutuhan hidup warga tersebut lantaran kesulitan mendapatkan air bersih karena abrasi. Termasuk banyak tumbuhan warga ikut mati dihantam banjir rob.

"Dengan adanya pembangunan pencegah abrasi di pantai Mampie, warga sangat bersyukur dan sedikit merasa aman lantaran adanya pembangunan pencegah abrasi," kata warga, Mustakim pada rilis diterima, Selasa (9/8/2022).

Senada Kepala Dusun Mampie, Darwis mengatakan dengan adanya pembangunan pencegah abrasi di pantai Mampie membuat dirinya bersama warga berterima kasih pada pemerintah karena sudah mengabulkan permintaan masyarakat yang sejak lama selalu diusulkan setiap ada rapat.  Baik itu di tingkat desa maupun pada tingkat kabupaten bahkan melalui  musrembang.

"Setiap ada rapat kami selalu usulkan ini soal pembangunan pencegah abrasi.  Karena habis ini mampie kalau tidak ditangani secepatnya," kata Darwis.

"Kita bersyukur ini karena sudah ada yang dibangun pencegah abrasi.  Semoga saja pembangunan ini bisa berlanjut karena warga Mampie sangat merasakan manfaat adanya pembangunan pencegah abrasi ini," tambahnya.(Al/Red)

Kajati Sulbar Didik Istiyanta Dimutasi

On Selasa, Agustus 09, 2022

Kajati Sulbar Didik Istiyanta saat diwawancarai sejumlah wartawan (ist)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat Didik Istiyanta dimutasi. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerahan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar, Amiruddin.


"Benar dinda informasi itu A1," ujarnya saat saat dikonfirmasi, Selasa (9/8/2022).

Pergantian itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 245 tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI yang ditandatangani oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 8 Agustus 2022.

Menurut Amiruddin Didik Istiyanta jabatan barunya sebagai Inspektur II pada Jamwas Kejagung RI.

Sedangkan jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulbar yaitu Muhammad Naim, yang dulu pernah menjabat Asisten Intelijen Kejati Riau. 

Saat ini, dia menjabat Wakil Kajati Sumatra Selatan (Sumsel) yang selanjutnya promosi sebagai Kajati Sulawesi Barat (Sulbar). (Al/Red)

Bupati Majene Hadiri Sosialisasi Pagelaran Budaya Messawe Sayyang Pattu'du

On Selasa, Agustus 09, 2022

Bupati Majene Andi Achmad Syukri saat menghadiri Sosialisasi Pagelaran Budaya Messawe Saeyyang Pattu'du di Ruang Pola Kantor Bupati. [Foto: Prokompi]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pagelaran budaya Messawe Saeyyang Pattu'du untuk memeriahkan Hari Jadi Majene ke 477 dan HUT Proklamasi RI ke 77 tahun 2022 akan diksanakan pada 11 Agustus 2022. Rencananya, pagelaran tersebut akan menggunakan 93 ekor kuda dan 35 bendi. 

Para pessawe terdiri dari Bupati, Wabup, Sekda, Camat, Lurah dan Kades. Sementara untuk kendaraan tradisional bendi akan diisi Ketua TP PKK Majene, Ibu Wakil Bupati dan Ketua DWP Kabupaten Majene serta para pimpinan OPD. 

Selain itu, event budaya ini akan melibatkan ratusan orang pendukung acara yaitu parrawana, pakkalindaqdaq, pesarung dan pembawa payung.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar) Majene, Rustam Rauf mengatakan, pagelaran tersebut bukan bersifat lomba, sehingga jika ada persyaratan teknis semisal kostum dan lainnya merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan budaya ini dengan baik. 


"Pagelaran ini sebagai upaya kita mengembakikan eksistensi budaya Mandar," ucapnya saat Rapat Sosialisasi Pagelaran Budaya Messawe Sayyang Pattu'du, Senin 8 Agustus 2022 di Ruang Pola Kantor Bupati Majene.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri berharap semua pihak berkomitmen menyukseskan pagelaran tersebut. "Kita laksanakan ini setelah melihat dan mengikuti beberapa kegiatan di kecamatan. Saya minta partisipasinya dan keseriusannya satu kuda satu desa, kita sukseskan kegiatan ini sama-sama," ujar bupati.

Hal senada juga disampaikan Sekda Majene Ardiansyah. Menurutnya, pagelaran budaya messawe merupakan bentuk kesyukuran kita, sehingga patut untuk berpartisipasi. "Mudah-mudahan pagelaran ini bisa berjalan sesuai dengan rohnya, bermanfaat khususnya dalam mengguatkan kebudayaan di Mandar," ucap Ardiansyah. 

Sementara itu, untuk rute akan menempuh sekitar 1,9 Km. Dimulai dari panggug kehormatan di depan SMP 2 Majene, belok kanan arah SMK 2 Majene, lalu belok kanan lagi menuju jalan Wolter Monginsidi. Selanjutnya belok kiri ke jalan Melati, belok kanan ke arah pasar sentral/depan masjid Pakkola. Kemudian belok kanan ke jalan Kanjuha hingga ke jalan Yonggang, belok kanan kembali ke jalan AP Pettarani hingga kembali ke panggung kehormatan.

Turut hadir dalam rapat sosialisasi ini, para Staf Ahli, Asisten Setda, Pimpinan OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa. (Ril/Hr)

Turun Langsung Serahkan Dana PIP, MTs DDI Taukong Apresiasi Bank Mandiri Polman

On Senin, Agustus 08, 2022

Kepala MTs, guru staf foto bersama Kepala Bank Mandiri (Tbk) Polman usai menyerahkan dana PIP, Sabtu (6/8/2022). [Foto: MTs DDI Taukong/Sirajuddin]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Keluarga besar MTs DDI Taukong, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene merasa bersyukur. Pasalnya penyaluran bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun ini bisa dilakukan di madrasah tanpa harus ke bank yang jaraknya cukup jauh dari madrasah. 

Kepala MTs DDI Taukong Sirajuddin mengatakan, sejak program ini bergulir baru kali ini merasa terbantu dalam pengurusan dan penyaluran dengan kehadiran tim penyalur bank. Mereka datang langsung ke madrasah mereka meski berada di daerah terpencil.

"Penyaluran PIP langsung ke MTs DDI Taukong dari pihak Bank Mandiri. Kepala cabangnya sendiri yang datang," ujar Sirajuddin, Senin (8/8/2022).

Kolase foto penyerahan dana PIP kepada siswa MTs DDI Taukong oleh pihak Bank Mandiri Cabang Polman. [Ist/MTs DDI Taukong/Sirajuddin]


Dia mengatakan, penyerahan dana PIP MTs DDI Taukong oleh pihak Bank Mandiri (Tbk) Cabang Polewali dilaksanakan pada Sabtu, 6 Agustus 2022 di Dusun Taukong, Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda.

Sirajuddin mengungkap, pihak Bank Mandiri sebagai mitra Kementerian Agama RI dalam bantuan ini tiba di Taukong sekitar pukul 11.00 dengan mengendarai ojek. "Kehadiran pihak Bank Mandiri ke madrasah dalam rangka penyaluran bantuan dana PIP tahap 1 tahun 2022 sangat kami syukuri dan apresiasi," ucapnya.

Dikatakan, sesuai data yang ada untuk tahun ini jumlah sasaran penerima bantuan untuk MTs DDI Taukong sebanyak 16 orang. Diantaranya 10 orang siswa aktif dan 5 orang alumni. Sayangnya 1 orang siswa tak bisa disalurkan bantuannya karena sudah tidak aktif lagi. 

"Untuk penyaluran kepada alumni yang berjumlah 5 orang tersebut menurut pihak bank akan mengunjungi langsung ke sekolah mereka yang berada di kota Majene," ujarnya.

Penyaluran bantuan PIP diserahkan langsung tim penyalur Bank Mandiri Cabang Polman yang berkantor di Kecamatan Wonomulyo secara tunai dan disaksikan langsung oleh Kepala madrasah, guru dan staf di gedung MTs DDI Taukong. (Ril/Hr)

Kembali Wabup Majene Minta Lintas Sektor Bergerak Tekan Stunting

On Senin, Agustus 08, 2022

Arismunandar [Dok: Prokopim Setda Majene]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Wakil Bupati Majene Arismunandar kembali menegaskan agar setiap Pemerintah Desa, Kelurahan, Kecamatan, OPD juga lintas sektoral untuk memprioritaskan pencegahan dan penaganan stunting di Kabupaten Majene.

Hal tersebut bukan hanya untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif sesuai visi-misi Pemda Majene, tapi juga komitmen bersama melalui aksi nasional percepatan penurunan stunting, serta mewujudkan delapan aksi konvergensi stunting di Majene. 

Hal ini sampaikan Aris saat membuka dan mengikuti kegiatan lokakarya stunting tingkat Kabupaten Majene yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Majene, Senin 8 Agustus bertempat di ruang pola kantor bupati.

Aris juga menyampaikan salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga, khususnya pendampingan keluarga beresiko untuk mencapai target sasaran yakni calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca melahirkan dan anak usia 0-59 bulan. 

Ia menilai, lokakarya tersebut perlu ditindak lanjuti dengan pernyataan bersama lintas sektor. Terkait laporan hasil pendampingan keluarga beresiko stunting yang merupakan hasil kolaborasi di tingkat lapangan, terdiri dari bidan, kader TP PKK, dan kader KB atau tim pendamping keluarga (TPK). 

"Mereka inilah yang akan mengawal proses penurunan stunting mulai dari hulu, yaitu pencegahan proses inkubasi hingga melakukan tindakan pencegahan lain," ujarnya. 

Alumni IPDN tersebut juga mengatakan agar segera menindak lanjuti hasil pendampingan keluarga beresiko stunting yang saat ini ditangani 121 TPK. 

Selain itu, mengukur kinerja tim pendamping keluarga yang terlatih, juga memastikan terlaksanakanya prosedural operasional percepatan penurunan stunting di Majene.

Dalam lokakarya ini para pimpinan OPD turut hadir, camat, tim satgas stunting Provinsi Sulbar, para lurah dan kades di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, serta para tim pendamping keluarga dan dua narasumber. (Ril/Hr)

Kadin dan Kemenkumham Sultra Teken MoU Pendaftaran HaKI dan Perseroan Perorangan

On Senin, Agustus 08, 2022


KENDARI, MASALEMBO.COM - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sultra yang dipimpin oleh Anton Timbang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemenkumham yang dipimpin oleh Silvester Sili Laba.

Penandatanganan nota kesepahaman kerja dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara ini terkait pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual dan Perseroan Perorangan.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel Kota Kendari pada Senin 8 Agustus 2022 ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi dan beberapa tamu penting lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Anton Timbang mengatakan bahwa MoU tersebut merupakan hal yang membahagiakan baginya, sebab pemerintah melalui Kemenkumham telah mengajak pihaknya untuk lebih memahami dan memfasilitasi layanan hukum pendaftaran hak kekayaan intelektual dan perseroan perorangan.

Ia menyampaikan, bahwa hak kekayaan intelektual merupakan bentuk penghargaan, pengakuan dan perlindungan negara terhadap hak cipta dan karya masyarakat.

“Yang tanpa disadari, saat ini untuk mengurus izin usaha dengan mencantumkan nama dan logo perusahaan sebagai identitas perusahaan, kita memiliki hak yang tidak dapat digunakan oleh pihak lain untuk mengambil keuntungan diluar kewenangannya,” jelasnya.

Demikian pula dengan produk yang dihasilkan dengan merek yang telah didaftarkan secara resmi, kata dia tentu akan ada mekanisme yang harus dilakukan.

“Sehingga kegiatan ini menjadi sangat penting untuk dipahami,” ucapnya.

Kadin Sultra juga mengapresiasi terobosan Kemenkumham dalam UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, konsep perseorangan, yang memungkinkan UMKM melakukan scale up usaha, akses pembiayaan perbankan dan keringanan pajak dengan pembiayaan dengan waktu tertentu.

Anton Timbang membeberkan sejauh ini Kadin Sultra telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan berbagai pihak yang meliputi bidang usaha di sektor perbankan, asuransi, pasar modal, media, perhotelan, pelayanan kesehatan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja.

“Kerjasama-kerjasama tersebut telah kami tindaklanjuti dengan berbagai kegiatan konkret,” pungkasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba mengungkapkan MoU yang dilakukan bukan hanya dengan pihak Kadin Sultra saja, tetapi juga dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sultra, tentang layanan hukum dan Hak Asasi Manusia.

“Salah satu lingkupnya tentang kekayaan intelektual,” ucapnya.

Kemudian kepada DPRD tentang pembentukan peraturan daerah. Lalu kepada Pemerintah Provinsi Sultra, Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah tentang penyuluhan hukum terpadu.

Gubernur Sultra, Ali Mazi yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap giat tersebut dapat memberikan sumbangsih positif bagi pembangunan ekonomi kreatif di Provinsi Sultra.

“Kita patut bersyukur dan berbangga menjadi warga masyarakat Sultra karena kita mewarisi khazanah intelektual dan Sumber Daya Alam yang banyak,” tutupnya.