-->

Hot News

Gelar Webinar di Polewali Mandar, Kominfo Ajak Siswa Kenali Literasi Digital Sedari Dini
Rabu, April 17, 2024

By On Rabu, April 17, 2024


POLMAN, MASALEMBO.COM - Perkembangan teknologi digital membuat kegiatan belajar di sekolah makin luas dan mudah. Kelas belajar online sudah menjadi kenyataan di nyaris semua sekolah di Indonesia. Ditambah dengan koneksi internet yang makin cepat, suasana belajar di kelas online pun jadi semakin seru. 

”Pengenalan literasi digital sejak dini kepada siswa sangat penting. Salah satunya dengan mengarahkan siswa mengakses link materi ajar di Rumah Belajar Kemendikbud, Google Scholar, dan Portal Garuda. Dari sana guru dan siswa bisa memproduksi konten seru, juga bikin materi belajar menjadi realitas virtual yang menarik,” tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam rilis yang dikirim kepada awak media, Rabu (17/4).

Rilis disampaikan terkait rencana Kemenkominfo menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan, yang akan diikuti oleh siswa dan guru dengan menggelar nobar (nonton bareng) di sejumlah sekolah di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, webinar akan diselenggarakan Kamis (18/4) pukul 09.00 - 11.00 WITA. 

Diskusi online ini yang juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mendaftar di link https://s.id/pendaftaranpolman1804. Seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat dari Kemenkominfo, dan tersedia e-wallet senilai total Rp 1 juta untuk 10 peserta yang terpilih dengan pertanyaan interaktif paling menarik.

Mengusung tema ”Mengenal Literasi Digital Sejak Dini”, webinar akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia Eko Prasetya, yang akan mengupas materi dari aspek budaya digital, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan Siti Hamidah (kecakapan digital), influencer Azmy Zein (keamanan digital), serta dipandu Iman Darmawan selaku moderator.

Terkait topik webinar, Kemenkominfo menjelaskan, pemahaman lebih dini terhadap literasi digital akan membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih berkembang. Pengenalan dini terkait literasi digital juga membuat kita bisa menangkis hoaks yang masuk ke dunia pendidikan. 

”Kalau siswa lebih cakap digital, bukan hanya minim risiko terpapar hoaks, tetapi juga siap melawan hoaks dengan memproduksi konten-konten positif dan bermanfaat di ruang belajar,” tulis Kemenkominfo.

Bagi pelajar, literasi digital sejak dini diperlukan, antara lain untuk mengerti mana informasi yang bisa dan harus diterima, serta mana yang harus dicari lagi sumber kebenarannya. 

”Ingat, semakin canggih teknologi dan informasi, semakin banyak muncul oknum tak bertanggung jawab lewat informasi yang mereka posting,” jelas Kemenkominfo. 

Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Polewali Mandar ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo ini mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.
 
Kecakapan digital jadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)-pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*/red)

Politisi Golkar Asnuddin Sokong Siap Bertarung di Pilkada Majene
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Asnuddin Sokong (ist)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sejumlah nama terus mengemuka bakal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Majene November 2024 mendatang.

Salah satunya adalah Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulbar Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Dr. Asnuddin Sokong.

“Dengan mengucapkan bismillah, saya menyatakan diri siap maju di Pilkada Majene 2024,” tegas Asnuddin Sokong melalui keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (16/04/2024).

Pernyataan maju di Pilkada Majene 2024 juga sesuai dengan surat tugas yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar untuk Asnuddin Sokong bersama sejumlah nama kader Golkar.

“Ini juga sesuai perintah melalui surat penugasan dari DPP Partai Golkar,” ungkap Asnuddin Sokong yang juga pernah menjadi Anggota DPRD Sulbar periode 2009-2014 dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Dapil Mamuju itu.


Nama Asnuddin Sokong saat ini memang kerap disebut-sebut warga Majene layak menjadi Bupati di daerah dengan julukan Kota Pendidikan itu.

Apalagi, Asnuddin juga berlatar belakang pengusaha dan akademisi yang kini sukses mendirikan sekaligus sebagai Rektor Universitas Sulbar Manarang (Unsuma).

Ada 5 alasan bagi Asnuddin Sokong sehingga ingin bertarung di Pilkada dan menjadi pemimpin Majene.

Pertama, kata dia, Majene selama ini dipimpin oleh orang-orang berlatarbelakang pamongpraja yang mengandalkan Dana Alokasi Umun (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kedua, menurut tokoh kelahiran Majene 06 Juli 1966 ini, Majene tidak mempunyai sumber daya alam (SDA) yang memadai sehingga dibutuhkan pemimpin yang bisa merubah jadi kota Jasa di berbagai sektor dan lini.

Ketiga, lanjut Asnuddin, Majene mempunyai garis pantai yang cukup panjang sehingga sejalan program pemerintah pusat dalam hal kemaritiman, Tol Laut, perikanan dan lain-lain sektor perikanan.

Keempat, Asnuddin mengaku, Majene sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Barat sebagai Destinasi Pendidikan sehingga dibutuhkan pemimpin yang mau menyisihkan APBD nya untuk kepentingan Pendidikan.

Kelima, tambah dia, Majene membutuhkan pemimpin yang Siddik, Amanah, Fathonah dan yang mempunyai Leadership baik, dan tidak kalah pentingnya harus mempunyai jiwa entrepereneur agar mampu mengelola APBD untuk kesejahteraan rakyat Majene.

Untuk mendukung langkahnya, Asnuddin akan segera melakukan konsolidasi dan sosialisasi di masyarakat.

“Kita akan bangun komunikasi secara maksimal. Sebab, Majene saat ini merindukan pemimpin yang bekerja secara serius, dan benar-benar dapat menjamin kesejahteraan rakyat di Majene,” terang Asnuddin. (Adv)

Lampu-lampu Layangan LED Hiasi Langit Malam Pantai Lombang
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Salah satu layangan LED peserta Festival Layangan LED 2024. (Khairullah Thofu)


SUMENEP, MASALEMBO.COM - Festival Layangan LED Sumenep 2024, di pantai lombang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang bertepatan dengan momentum perayaan lebaran ketupat resmi diselenggarakan.

Berdasarkan data panitia, peserta yang akan ikut serta meramaikan dalam Festival Layangan LED 2024 sebanyak 54 peserta, yang berasal dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pegawai Kecamatan beserta masyarakat umum.

Pantauan di lapangan, Festival Layangan LED 2024 sangat meriah tampak lampu-lampu dari layangan LED menghiasi langit-langit malam pantai lombang, sehingga menambah keindahan dan panorama malam.

Hal itu mampu menarik Para pengunjung dari dalam maupun luar Sumenep memadati pesisir pantai untuk dapat menikmati malam lebaran ketupat dengan menyaksikan satu per satu gemerlapnya layangan LED di langit Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah dalam sambutannya mengatakan, Festival Layangan LED ini memang rutin diadakan setiap tahun sekali dalam Sumenep Calendar Event.

Pihaknya bersyukur karena 54 layangan LED dari para peserta bisa terbang dengan lancar dan menghiasi malam Pantai Lombang untung memeriahkan festival ini.

"Alhamdulillah, pada malam hari ini cuaca dan angin sangat bersahabat dan tidak hujan. Kalau hujan ya layangannya nanti tidak bisa terbang," ucap Nyai Eva, sapaan akrabnya.

Ia berharap Festival Layangan LED yang rutin diadakan setiap tahun ini pesertanya bisa terus bertambah dari tahun ke tahun untuk menambah kemeriahan malam Pantai Lombang dan menghibur para pengunjung.

Sementara itu, seorang pengunjung asal Kabupaten Pamekasan, Rian Irawan (24) mengaku melakukan camping ke Pantai Lombang bersama keluarganya memang untuk menikmati kemeriahan Festival Layangan Sumenep 2024 ini.

"Asyik juga ya, ini saya bareng keluarga memang niat camping di sini, makanya kita dirikan tenda, anak saya sampai loncat-loncat lihat layangan yang terbang tadi, indah sekali," ungkapnya. (TH)

Masyarakat Masakambing Mengakui Manfaat dari PJU
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Salah satu PJU yang ada di pelabuhan tempat bersandarnya perahu nelayan di Desa Masakambing. (Khairullah Thofu)


SUMENEP, MASALEMBO.COM- Sebuah kebijakan pembangunan dinamakan mencapai kesuksesan, apabila memiliki dampak atau manfaat bagi masyarakat di suatu wilayah.

Hal itulah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu dengan membangun 30 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di dua Dusun yaitu Ketapang dan Tanjung.

Tentu pembangunan ini diharapkan dapat memiliki dampak terhadap kemudahan bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada saat malam hari. Mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat setempat adalah nelayan, yang biasanya berangkat melaut pada dini hari.

Sehingga, masyarakat yang hendak berangkat dari rumah menuju perahu di pesisir pantai tidak kesulitan. Selain itu, pembangunan PJU juga merupakan bagian dari komitmen Pemdes Masakambing untuk mendongkrak sektor pariwisata.

Bertujuan terbukanya sektor ekonomi baru bagi masyarakat, dimana fasilitas juga menjadi faktor utama pariwisata. Salah satunya tersedianya penerangan jalan untuk mempermudah, wisatawan beraktivitas menikmati pulau malam hari.

Menurut salah seorang nelayan Abd Samad mengaku, mendapatkan manfaat dari pembangunan PJU ketika hendak berangkat mencari nafkah dengan melaut.

Kata dia, di Desa Masakambing penerangan jalan memang sangat dibutuhkan karena memang belum ada penerangan listrik negara. Semenjak adanya lampu PJU pihaknya, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli lampu penerangan ketika hendak menuju pantai dari rumahnya.

"Ya sangat bermanfaat bagi kami yang berprofesi sebagai nelayan, biasanya kami berangkat melaut dini hari dan kondisi masih petang jadi kesulitan di jalan saat berangkat dari rumahnya," katanya melalui saluran telfon. Selasa (16/04).

Pihaknya juga dapat dengan mengecek kondisi perahu walaupun larut malam, tidak perlu harus menunggu siang hari. Abd Samad juga bersyukur dan berterima kasih, kepada Pemdes Masakambing karena hadir ditengah-tengah kebutuhan masyarakat.

"Alhamdulillah mempermudah aktivitas kami nelayan saat mau mencari nafkah," ucapnya.

Manfaat PJU bukannya hanya dirasakan oleh masyarakat yang berprofesi nelayan, melainkan oleh warga lainnya. Hal itu diakui oleh Miftah Farid, yang selama ini berprofesi sebagai tenaga medis dan pegiat pariwisata.

Miftah Farid menceritakan, sebelum Pemdes Masakambing membangun PJU, pihaknya merasa sangat kesulitan dalam menjalankan aktivitas profesinya saat malam hari. Ketika terdapat pasien atau warga setempat, yang membutuhkan layanan kesehatan pada malam hari.

Semenjak PJU dibangun, pihaknya sangat mudah beraktivitas memberikan pelayanan kesehatan, ke rumah-rumah warga yang membutuhkan meskipun pada malam hari.

"PJU ini sangat bermanfaat, saat melayani pasien dirumahnya pada malam hari, jarak antar rumah sangat jauh di Desa Masakambing," katanya.

Bukan hanya itu, bagi pria yang biasa dipanggil Icang ini PJU juga memiliki dampak secara tidak langsung terhadap pariwisata. Bagaimana tidak, sebelum ada PJU beberapa wisatawan yang datang ke Masakambing untuk melihat satwa endemik burung kak tua jambul kuning (Beka') sangat kesulitan beraktivitas menikmati pulau pada malam hari.

Saat ini pihaknya, mengaku sangat dimudahkan dalam memberikan pelayanan kepada tamu, meskipun malam hari termasuk untuk sekedar membawa para wisatawan keliling menikmati suasana pulau ketika malam hari.

"Sebagai pegiat wisata, saya merasakan manfaat PJU untuk aktivitas terutama malam hari," tandanya.

Sementara itu secara terpisah Pj Desa Masakambing Ainul Yakin mengatakan, setiap pembangunan di wilayahnya memang ditujukan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat tidak terkecuali PJU.

Oleh sebab itu pihaknya, mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Masakambing supaya ikut melibatkan diri dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk pembangunan yang lebih baik kedepannya.

"Jika manfaat pembangunan PJU itu betul dirasakan masyarakat, memang itu tujuan pemerintah," singkatnya. (TH)

Pasca di Partai Demokrat, Yudhianto Mahardika Kembali Ambil Formulir Pendaftaran Cakada di PDI Perjuangan
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024




KENDARI, MASALEMBO.COM - Pasca mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) di DPD Partai Demokrat Kota Kendari, Yudhianto Mahardika kembali mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan di hari yang sama, Senin 15 April 2024.

Sastra Alamsyah, selaku LO Yudhianto Mahardika mengatakan, PDI Perjuangan memang masuk dalam bidikan atau radar pihaknya untuk menjadi kendaraan politik Yudhianto Mahardika di Pilwali Kendari.

"Iya, PDI Perjuangan ini Parpol kedua tempat kami mengambil formulir pendaftaran cakada. Tadi pagi kami sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat," ujar Sastra Alamsyah.

Lebih lanjut Sastra menjelaskan, Yudhianto Mahardika berharap bisa bersama PDI Perjuangan dalam kontestasi politik yang akan dihelat pada November 2024 mendatang.

"Tentu komunikasi politik sudah dibangun sebelum kami mengambil formulir hari ini. Sehingga ada harapan bisa bersama-sama di Pilwali nanti," jelasnya.

Sastra Alamsyah juga menambahkan, selain Partai Demokrat dan PDI Perjuangan, masih ada lagi beberapa Parpol yang sudah dibangun komunikasi dan akan menjadi bagian dari koalisi.

Hanya saja, Sastra Alamsyah belum mau menyebutkan secara detail terkait nama-nama Parpol yang dimaksud.

"Ada sekitar 14 kursi yang akan menjadi koalisi Bapak Yudhianto Mahardika di Pilwali nanti," tutupnya.

Penulis : Muhammad Al Rajap

Optimis Menangkan Pilwali, Yudhianto Mahardika Ambil Formulir Calon Wali Kota Kendari di Partai Demokrat
Senin, April 15, 2024

By On Senin, April 15, 2024


KENDARI, MASALEMBO.COM - Bakal Calon Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika resmi mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Demokrat Kota Kendari di Citra Land, Senin (15/04/2024).

Pengambilan berkas formulir pendaftaran masing-masing diwakili Liasion Officer (LO) La Ode Muhrim Bay (LO Asmawa Tosepu) dan Sastra Alamsyah (LO Yudhianto Mahardika).

La Ode Muhrim Bay selaku LO Bacalon Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, pengambilan berkas pendaftaran Bacalon Wali Kota Kendari merupakan bentuk kesiapan bertarung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Kendari November 2024.

"Asmawa siap maju untuk bertarung di Kota Kendari. Saat ini kami baru (ambil formulir) di Partai Demokrat. Sebentar jam satu (Hari Ini 15/04) kita ambil (formulir pendaftaran) di PDI Perjuangan," ungkap La Ode Muhrim Bay.

Terkait pencalonan (koalisi) Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika pada Pilwali Kendari,  La Ode Muhrim Bay mengaku saat ini kedua bacalon masih saling menjajaki dan masih menunggu hasil survei.

"Kami masih saling menjajaki. Nantikan ada lembaga survei yang lihat," ujarnya.

Senada, Sastra Alamsyah selaku LO Bacalon Wali Kota Kendari Yudhianto Mahardika mengatakan, pengambilan formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Demokrat menjadi sebuah penegasan bahwa Yudhianto Mahardika siap tarung di Pilwali 2024.

"Ini (pengambilan formulir pendaftaran) menegaskan kembali bahwa Yudhianto Mahardika siap untuk bertarung di Pilwali tahun ini," ungkap Sastra Alamsyah.

Lanjut dia, saat ini Yudhianto Mahardika sudah membangun komunikasi dengan beberapa Partai Politik (Parpol) untuk memantapkan kesiapannya bertarung di Pilwali Kota Kendari.

"Kita sudah komunikasi dengan beberapa parpol dan sudah ada 14 kursi yang membackup kita. Kami optimis bisa memenangkan Pilwali," pungkas Sastra Alamsyah.

Penulis : Muhammad Al Rajap 

Pj Desa Masakambing Sebut Berita Penyelewengan Bantuan Beras Tidak Sesuai Fakta
Minggu, April 14, 2024

By On Minggu, April 14, 2024

Pj Desa Masakambing Ainul Yakin. [Ist]


SUMENEP, MASALEMBO.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Masakambing, Kecamatan Masalembu menyebut berita perihal penyelewengan bantuan beras 10kg tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Minggu (14/04)

Sebab menurut Pj Desa Masakambing Ainul Yakin mengatakan, pihaknya sama sekali tidak melakukan seperti yang sudah diberitakan oleh salah satu media tersebut. 

"Informasi yang ditulis oleh media tersebut, tidak utuh dan tidak sesuai fakta, bahkan cenderung mendiskreditkan Pemdes Masa Kambing," ujarnya melalui saluran telfon. Minggu (14/05).

Pada faktanya berdasarkan data di Desa Masakambing terdapat 195 KK Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima bantuan beras dari 315 KK. Namun Pemdes Masakambing melihat di lapangan dan aspirasi masyarakat, masih banyak keluarga yang sebetulnya layak menerima bantuan.

Untuk itulah pihaknya, melakukan kordinasi dan rapat bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan tujuan mengakomodir aspirasi dan menghindari kecemburuan antar masyarakat di akar rumput.

"Jadi Pemdes dan BPD Desa Masakambing melakukan rapat, terkait dengan skema penyaluran bantuan beras tersebut," urainya.

Berdasarkan hasil keputusan rapat Pemdes dan BPD Desa Masakambing, tercapai sebuah kesepakatan diskresi kebijakan agar bantuan beras 10kg itu disalurkan kepada seluruh KK yang jumlahnya 315 KK. 

"Dari alokasi bantuan beras yang ada, setiap KK di Desa Masakambing mendapatkan 5 Kg beras," ungkapnya.

Kebijakan skema penyaluran bantuan beras 10kg tersebut kata Ainul Yakin, merupakan hasil keputusan bersama. Bukan hanya semata-mata dari Pemdes Masakambing, yang didasarkan pada kepentingan masyarakat luas di desa setempat.

"Itu sudah menjadi hasil keputusan bersama Pemdes dan BPD Masakambing saat rapat," tegasnya.

Sementara itu terkait dengan pemberitaan terkait dengan pungli sebesar Rp 5 ribu. Ainul Yakin menjelaskan, hal itu tidak layak disebut pungli sebab biaya yang dikeluarkan oleh penerima bantuan tersebut dialokasikan untuk biaya foto copy KTP dan KK yang jumlahnya tiga rangkap.

Kondisi di Desa Masakambing sendiri kata dia, tidak ada tempat foto copy melainkan print scan itupun harus menggunakan mesin diesel dan biaya yang harus dikeluarkan juga sama sebesar Rp 5 ribu. Untuk itu Pihaknya, sengaja mengakomodir secara langsung untuk mempercepat proses distribusi bantuan dan tidak mempersulit masyarakat.

"Kondisi di Desa Masakambing yang notabene daerah Kepulauan terpencil disamakan dengan daratan, boleh di cek ke lokasi," tandasnya. (TH)

Pererat Silaturahim IKA PMII Polman Gelar Reuni dan Halal Bihalal
Minggu, April 14, 2024

By On Minggu, April 14, 2024


POLMAN, MASALEMBO.COM - Ratusan alumni Ikatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polman menggelar reuni akbar dan halal bihalal Idul Fitri 1445 Hijriah di Aula Cafe Batistuta, Polman, Sabtu (13/4/2024).

Acara ini dihadiri oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulbar Muhammad Hamzih, Pj Bupati Polman Ilham Borahima, Pj Bupati Mamasa Dr Zain yang sekaligus Membawakan Hikmah Halal bihalal, Rektor IAI DDI Polman Prof Anwar Sewang yang merupakan alumni PMII Polman. 

Ketua Panitia Kegiatan Haeruddin Jejex  berharap, Ketua IKA PMII Polman yang terpilih bisa diterima oleh semua kalangan dan bisa menjadi langkah awal untuk seluruh alumni PMII.

"Khususnya yang ada di Polewali Mandar agar tetap solid dan saling mensupport kepada hal-hal positif utamanya distribusi kader sesuai dengan kapasitas dan disiplin Ilmu kader PMII," ujarnya.

"Kami panitia berharap seluruh PMII tetap solid dan saling mensupport satu sama lain," ucapnya.

Pj Bupati Polman, Ilham Borahima dalam sambutannya mengatakan saat ini sudah tiga bulan menjabat dan disambut berbagai persoalan di polewali mandar. 

"Saya baru kurang lebih tiga bulan menjabat dan saya langsung disambut berbagai persoalan seperti persoalan sampah yang sudah 2 tahun TPA Amola ditutup,kemiskinan ekstrim di polman, angka stunting yang mencapai 29,26%, angka putus sekolah juga meningkat, pernikahan anak, narkoba dan sederet persoalan lainnya," ucapnya.

Ia juga berharap kader PMII Polman menjadi mitra yang baik, sekaligus sosial kontrol untuk pemerintah kabupaten Polewali mandar 

Ilham Borahima juga mengajak kader PMII Polman untuk menjadi mitra dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Polewali Mandar mengingat saat ini kasus penyalahgunaan narkotika cukup tinggi di Kabupaten Polewali mandar. Hal ibu berdasarkan data dari LAPAS Kelas IIB Polman narapidana narkoba mencapai 80%" Ucapnya

Sementara itu PJ Bupati Mamasa, Dr Zain berpesan kepada semua kader PMII Polman agar tidak malu untuk maju dalam kontestasi Politik selama dia memiliki kapasitas, begitupun sebaliknya jangan maju dalam kontestasi politik jika tidak memiliki kapasitas untuk membangun sebuah daerah. 

"Jangan maju dalam kontestasi politik kalau tdk memiliki kapasitas karena modal uang saja tidak cukup dalam membangun daerah tapi yang penting adalah pengetahuan," ucapnya.

Dia juga berpesan kepada semua kader akan terus menjalin silaturahmi kepada sesama khususnya kader PMII. 

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan musyawarah cabang ( Muscab) IKA PMII Polman dan memutuskan PLT Kadis Pendidikan Kabupaten Majene Suardi Cammana sebagai ketua IKA PMII Polman periode 2024- 2029. (Rah)

AST, Ruskati hingga Nurhabri Terima Penghargaan IKA SMANSA Majene
Sabtu, April 13, 2024

By On Sabtu, April 13, 2024

Bupati Andi Achmad Syukri yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Majene tahun 1982 menerima penghargaan yang diserahkan Ketua IKA SMANSA Majene Muhammad Idris DP. [Gie/Masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sejumlah tokoh publik menerima penghargaan dari Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Majene. Penghargaan diserahkan Ketua IKA SMANSA Majene Muhammad Idris DP di acara Reuni Akbar, Sabtu (13/04/2024) di Stadion Prasamnya Mandar yang dihadiri ribuan alumni.

Para penerima penghargaan adalah alumni SMA Negeri 1 Majene yang sukses mengukir prestasi. Mereka dinilai berprestasi di berbagai bidang dan profesi mereka.

Penerima penghargaan tersebut yakni bupati Majene Andi Achmad Syukri, anggota DPR RI Andi Ruskati Ali Baal, Deputi Kewaspadaan Nasional Kemenkopolhukam Brigjen TNI (Mar) Gusrin Kamase, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi DI Yogyakarta Andi Rita Mariani Basharu serta Dirkrimun Polda Sulbar Kombes Pol Nurhabri Nurdin Atjo.

Selain pejabat dan tokoh publik penghargaan IKA SMANSA juga diberikan kepada para insan akademik dan birokrat, diantaranya Muh Ali Hafsa, SS., MH., P. hD (Direktur Bina Penyelenggara Pelajar Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI), Dr. Ir. Muh Arsyad, SP, M.Si (Staf Khusus Menteri Pertanian RI), Prof. Dr. Ir. Rahmadi Tambaru, M. Si (Guru besar Unhas Bidang Plaktonologi Laut), Prof. Dr. Ir Mahmud Palo, M. Si (Guru besar Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan Unhas).

Penghargaan juga diberikan kepada pekerja seni dan olahraga. Mereka yakni Iryad atau Ical D'academy Indosiar, Abidin Maderai dan Amiruddin Kambol (Atlet Timnas Sepak Takraw Indonesia pada Sea Games Bangkok Thailand), Dr. Hasbunallah AS (wasit Internasional/Sea Games 2018 Palembang), serta Rusli yang juga atlet sepak takraw nasional Indonesia.

Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Majene Muhammad Idris DP mengatakan, perhargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada para alumni yang sukses mengharumkan nama almamater (sekolah). Ia menyebut pencapaian yang dilakukan oleh para alumni yang meraih penghargaan bukan sesuatu yang mudah tetapi penuh perjuangan dan pengorbanan.

"Contohnya kita sebut saja Ibu Andi Ruskati, ini refresentasi dari kita yang bukan saja SMA 1 tapi Majene dan sekitarnya, bahwa menjadi anggota DPR RI itu bukanlah hal yang mudah, luar biasa. Begitu juga Doktor Guslin Kamase, beliau itu bisa jadi Askep di Kementerian Menkopolhukam bukan hal mudah," ujar Idris.

Mantan Kepala LAN Makassar itu mengatakan, capaian prestasi para alumni SMA Negeri 1 Majene harus menjadi inspirasi terutama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Majene dan Sulawesi Barat. "Tidak mungkin SMA 1 itu bisa jadi hebat, pendidikan kita bisa hebat tanpa para alumni," ucap Idris.

Pada bagian akhir sambutan, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar tersebut menyampaikan harapannya agar siapapun dan dimanapun alumni SMA Negeri 1 Majene bekerja agar menunjukkan kapasitas dan kapabilitasnya. Ia juga meminta agar organisasi Ikatan Alumni (IKA) SMANSA Majene tidak dibawa ke ranah politik, tetapi mengapresiasi setiap alumni yang terjun kedalam politik.

"Itu komitmennya, IKA SMANSA ini tidak boleh menjadi arena politik atau lembaga arena politik, tetapi mendukung, menghormati dan sekaligus mensyukuri dari sejumlah alumni SMA yang akan ikut ambil bagian dari kontestasi politik yang akan datang," terang Idris. (Har/red)





Ada Akun Palsu Zudan Arif Fakrulloh, Kadis Kominfo Minta Masyarakat Berhati-hati
Jumat, April 12, 2024

By On Jumat, April 12, 2024

Mustari Mula [ist]


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Masyarakat kembali diimbau agar waspada terhadap Akun Facebook (FB) yang mengatasnamakan Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh. Akun tersebut dipastikan akun palsu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfopers Provinsi Sulbar Mustari Mula. Ia mengatakan, akun tersebut merupakan akun palsu yang tidak diketahui pemiliknya.

"Akun FB yang menggunakan nama Zudan Arif Fakrulloh merupakan akun palsu," Mustari Mula, Jumat (12/4/2024).

Ia menegaskan, akun tersebut bukan milik Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, sebab akun facebook hanya ada satu yang digunakan langsung oleh Pj Gubernur.

Olehnya, itu ia meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati apabila menemukan akun medsos yang mengatasnamakan Zudan Arif Fakrulloh.

"Masyarakat harus waspada atas akun tersebut, tidak usah direspon apalagi jika akan meminta sesuatu yang merugikan," tutupnya. (Ril/sug)