-->

Hot News

Webinar Kominfo di Polman Besok, Ajak Pelajari Hak dan Tanggung Jawab di Ruang Digital
Kamis, April 18, 2024

By On Kamis, April 18, 2024


POLMAN, MASALEMBO.COM – Dinamika tumbuh kembangnya teknologi digital membuat kegiatan belajar di sekolah makin luas dan mudah. Ekspresi siswa dalam belajar juga makin luas dan leluasa. Kelas belajar online sudah menjadi kenyataan di nyaris semua sekolah di Indonesia. Ditambah dengan koneksi internet yang makin cepat, suasana belajar di kelas online pun jadi semakin seru. Tetapi, bukan berarti ekspresi belajar boleh sebebasnya. Ada aturan yang mesti dipahami dan dipatuhi.

”Pengenalan etika alias tata krama digital kepada siswa sangat penting. Salah satunya dengan mengarahkan siswa mengakses dan memproduksi beragam konten dengan tetap memahami etika digital. Bagaimana dampaknya kalau dilanggar, juga seriusnya risiko secara hukum,” tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam rilis yang dikirim kepada awak media, Kamis (18/4).

Rilis disampaikan terkait rencana Kemenkominfo menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan, yang akan diikuti oleh siswa dan guru dengan menggelar nobar (nonton bareng) di sejumlah sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, webinar akan diselenggarakan Jumat (19/4) pukul 09.00 - 11.00 WITA.

Diskusi online ini juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mendaftar di link https://s.id/pendaftaranpolman1904. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat dari Kemenkominfo, dan tersedia e-wallet senilai total Rp 1 juta untuk 10 peserta yang terpilih dengan pertanyaan interaktif paling menarik. Mengusung tema ”Belajar Hak dan Tanggung Jawab di Ruang Digital”, webinar akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni, dosen Universitas Paramadina Septa Dinata, yang akan mengupas materi dari aspek budaya digital, Kepala UPTD SMA Negeri 3 Majene M. Ilham (etika digital), Mom Influencer Ana Livian (keamanan digital), serta dipandu Fernand Tampubolon selaku moderator.

Terkait topik webinar, Kemenkominfo menjelaskan, pemahaman terhadap hak dan tanggung jawab di ruang digital akan membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih berkembang. Pengenalan dini terhadap hak dan tanggung jawab di ruang digital juga membuat kita bisa menangkis hoaks yang masuk ke dunia pendidikan.

”Kalau siswa lebih cakap digital, serta makin bijak dalam memahami hak dan tanggungjawabnya, mereka tidak hanya menjadi makin cerdas tapi juga minim risiko terpapar hoaks. Siswa juga lebih siap melawan hoaks dengan memproduksi konten-konten positif dan bermanfaat di ruang belajar,” lanjut Kemenkominfo.

Bagi siswa, pemahaman terhadap hak dan tanggung jawab digital diperlukan, antara lain untuk mengerti mana informasi yang bisa dan harus diterima, serta mana yang harus dicari lagi sumber kebenarannya. ”Ini mesti jadi tanggung jawab guru dan siswa yang perlu semakin dipahami dalam proses belajar-mengajar,” jelas Kemenkominfo.

Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Kabupaten Polman ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dihelat sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.
Tahun ini, program #literasidigitalkominfo ini mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.

Kecakapan digital jadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*/red)

Serius Maju Pilwali Kendari, Pj Bupati Bogor Sudah Daftar di Tiga Partai Politik
Kamis, April 18, 2024

By On Kamis, April 18, 2024




KENDARI, MASALEMBO.COM - Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Kota Kendari di Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Asmawa Tosepu yang juga merupakan mantan Penjabat Wali Kota Kendari itu mendelegasikan kepada La Ode Muhrim Bay selalu Liassion Officer (LO) untuk mengambil formulir pendaftaran di partai besutan Harry Tanoesoedibjo.

Kepada awak media, La Ode Muhrim Bay mengatakan, Partai Perindo merupakan partai ketiga yang didatangi oleh pihaknya untuk mengambil formulir pendaftaran calon Wali Kota Kendari.

Pria yang populer disapa Ongkang ini menyebutkan bahwa sebelum mengambil formulir pendaftaran di Partai Perindo, pihaknya sudah lebih dulu mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Perindo ini (Perindo) adalah partai ketiga kami ambil formulir untuk Pak Asmawa Tosepu sebagai calon Wali Kota Kendari," ujar Ongkang, Kamis (18/4/2024).

Ongkang menegaskan bahwa Asmawa Tosepu sudah sangat siap maju bertarung di Pilwali Kendari. Hal itu ini dibuktikan dengan mengikuti proses penjaringan Balon Wali Kota Kendari di sejumlah partai politik.

Selain tiga Parpol tersebut kata Ongkang, pihaknya masih akan mengambil formulir pendaftaran Balon Wali Kota Kendari di partai lain.

"Kemungkinan kami juga akan mengambil formulir di Partai Gerindra. Terkait waktunya akan kita lihat nanti informasi dari panitia penjaringan di Partai Gerindra," pungkasnya.

Penulis : Muhammad Al Rajap

Tiga Kabupaten di Sulbar Bakal Dikunjungi Presiden Jokowi
Kamis, April 18, 2024

By On Kamis, April 18, 2024

Joko Widodo (ist)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Presiden Joko Widodo direncanakan melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Barat dalam waktu dekat ini. Pada kunjungan kali ini, tiga kabupaten bakal didatangi.

Hal itu disampaikan Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh, saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan Musrenbang tingkat provinsi, Kamis, 18 April 2024.

Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pihaknya sedang mengkoordinasikan persiapan kedatangan Presiden Joko Widodo di provinsi ke- 33 ini, dengan Sekretariat Presiden.

"Nah, beliau (Presiden Joko Widodo) berencana akan berkunjung ke tiga kabupaten se-Sulbar. Di Mamasa, Polman dan Mamuju, dengan melihat pembangunan infrastruktur tentunya dan berkunjung ke pasar- pasar.Jadi, dari Jakarta lending di Mamuju, kemudian naik helikopter. Sore balik lagi ke Mamuju, kemudian lanjut ke Gorontalo," sambungnya.

Sestama BNPP itu menjelaskan, dalam kunjungannya, Presiden Joko Widodo akan meninjau sejumlah program-program strategis nasional. 

"Misalnya infrastruktur jalan daerah yang sering saya sampaikan itu, kemudian rumah sakit yang dibangun pusat, SMK, kemudian kantor gubernur, kemudian kemungkinan pasar Wonomulyo. Ini yang akan kita rapatkan," tutur Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Sedangkan, untuk kunjungan di Polman Jokowi akan melihat stok pangan di Bulog dan melihat harga-harga komoditas di Pasar Wonomulyo.

"Kalau di Mamuju beliau akan berkunjung ke SMK Rangas yang sudah dibangun pemerintah pusat pasca gempa tahun 2021 lalu," Zudan. (Ril/sug)

Pemprov Sulbar Kembali Lanjutkan Tes Seleksi Calon Kepala OPD
Kamis, April 18, 2024

By On Kamis, April 18, 2024

Foto bersama para calon pimpinan di enam OPD lingkup Pemprov Sulbar, Makassar (18/04/2024). DIAN/Kominfo Sulbar


MAKASSAR, MASALAEMBO.COM - Pemerintah Provinsi Sulbar melanjutkan asesmen hari kedua penyaringan calon nakhoda baru di enam OPD.

Asesmen hari kedua dilanjutkan dengan psikotes yang berjalan lancar, Kamis (18/04/2024).

Kepala BKPSDM Sulbar Bujaeramy Hassan, menyebutkan, proses pelaksanaan asesmen hari kedua diikuti 41 peserta.

"Sebelumnya, asesmen hari pertama yang dilaksanakan pada 17 April 2024 juga berjalan lancar," ujarnya.

Bujaeramy menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar saat ini dimaksudkan agar dapat menghasilkan pejabat terbaik di enam OPD, sehingga diharapkan dapat mengemban tugas kepemimpinan dengan sebaik-baiknya.

"Seleksi ini kita laksanakan agar diperoleh calon Kepala OPD terbaik yang benar-benar handal dalam memimpin OPD," ujarnya.

Dia mengatakan bawah dibawah komando Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Sekda Provinsi Muh Idris DP, upaya memperbaiki kinerja pemerintahan sejauh ini berjalan baik. Karena itu tentu tidak akan mundur, bahkan semua bertekad untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas agar masyarakat dapat lebih merasakan kehadiran pemerintah.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Mutasi, Abdillah, menyampaikan bahwa peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebanyak 50 orang. Sembilan orang di antaranya memiliki penilaian asesmen yang masih berlaku dan berasal dari lembaga asesmen yang sama.

"Seperti kemarin, semua peserta yang wajib mengikuti asesmen hadir pada hari kedua ini dan alhamdulillah, pelaksanaan psikotes hari ini berjalan lancar," tutupnya.

Enam OPD yang akan dilakukan pengisian pimpinan antara lain Badan Kesbangpol, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Biro Barjas, Biro Organisasi, Biro Hukum, dan Satpol PP. (Ril/wal)

Balon Wali Kota Kendari, Yudhianto Mahardika Ambil Formulir di Partai Perindo
Kamis, April 18, 2024

By On Kamis, April 18, 2024



KENDARI, MASALEMBO.COM - Bakal Calon (Balon) Wali Kota Kendari, Yudhianto Mahardika mengambil berkas pendaftaran di Sekretariat Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Kendari.

Pengambilan berkas pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Kendari Yudhianto Mahardika diwakili Liaison Officer (LO) Sastra Alamsyah bersama rekan Fadli Tanawali, Kamis (18/04/2024).

Diketahui, pengambilan formulir di Partai Perindo ini merupakan pengambilan formulir untuk mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Kendari, dimana sebelumnya pihak Yudhi sapaan akrab Yudhianto Mahardika telah mengambil formulir di dua partai lainnya yakni, di Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua Tim Penjaringan Calon Wali Kota Kendari dari Partai Perindo, Andi M. Budihard mengungkapkan Yudhianto Mahardika merupakan bakal calon pertama yang mengambil berkas pendaftaran di Partai Perindo.

"Hari pertama buka (18/04) baru Pak Yudhianto yang ambil formulir. Hari ini dijadwalkan Pak Asmawa Tosepu juga ambil formulir pendaftaran calon wali kota," ungkap Andi.

Andi mengungkapkan, Partai Perindo merupakan partai terbuka sehingga siapa saja bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah termasuk non kader.

Ia juga mengungkapkan bahwa figur non kader juga berpeluang diusung oleh Partai Perindo berdasarkan hasil survei yang akan dilakukan pada 25 April mendatang.

"Siapapun (Calon Wali Kota) berpeluang untuk diusung jika hasil survei nya bagus," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sastra Alamsyah selaku LO Yudhianto Mahardika mengatakan, pengambilan berkas calon wali kota Kendari di Partai Perindo merupakan bentuk komitmen kuat pihaknya untuk menggunakan Perindo sebagai kendaraan politik untuk menghadapi Pilwali.

"Kami menyatakan siap bertarung di Pilwali Kota Kendari. Insyah Allah bertambah parpol (Partai Politik) yang mendukung Yudhi," ungkap Sastra Alamsyah.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya tengah membangun komunikasi dengan seluruh partai dan optimis bisa mendapatkan dukungan.

Penulis : Muhammad Al Rajap

Gelar Webinar di Polewali Mandar, Kominfo Ajak Siswa Kenali Literasi Digital Sedari Dini
Rabu, April 17, 2024

By On Rabu, April 17, 2024


POLMAN, MASALEMBO.COM - Perkembangan teknologi digital membuat kegiatan belajar di sekolah makin luas dan mudah. Kelas belajar online sudah menjadi kenyataan di nyaris semua sekolah di Indonesia. Ditambah dengan koneksi internet yang makin cepat, suasana belajar di kelas online pun jadi semakin seru. 

”Pengenalan literasi digital sejak dini kepada siswa sangat penting. Salah satunya dengan mengarahkan siswa mengakses link materi ajar di Rumah Belajar Kemendikbud, Google Scholar, dan Portal Garuda. Dari sana guru dan siswa bisa memproduksi konten seru, juga bikin materi belajar menjadi realitas virtual yang menarik,” tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam rilis yang dikirim kepada awak media, Rabu (17/4).

Rilis disampaikan terkait rencana Kemenkominfo menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan, yang akan diikuti oleh siswa dan guru dengan menggelar nobar (nonton bareng) di sejumlah sekolah di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, webinar akan diselenggarakan Kamis (18/4) pukul 09.00 - 11.00 WITA. 

Diskusi online ini yang juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mendaftar di link https://s.id/pendaftaranpolman1804. Seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat dari Kemenkominfo, dan tersedia e-wallet senilai total Rp 1 juta untuk 10 peserta yang terpilih dengan pertanyaan interaktif paling menarik.

Mengusung tema ”Mengenal Literasi Digital Sejak Dini”, webinar akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia Eko Prasetya, yang akan mengupas materi dari aspek budaya digital, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan Siti Hamidah (kecakapan digital), influencer Azmy Zein (keamanan digital), serta dipandu Iman Darmawan selaku moderator.

Terkait topik webinar, Kemenkominfo menjelaskan, pemahaman lebih dini terhadap literasi digital akan membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih berkembang. Pengenalan dini terkait literasi digital juga membuat kita bisa menangkis hoaks yang masuk ke dunia pendidikan. 

”Kalau siswa lebih cakap digital, bukan hanya minim risiko terpapar hoaks, tetapi juga siap melawan hoaks dengan memproduksi konten-konten positif dan bermanfaat di ruang belajar,” tulis Kemenkominfo.

Bagi pelajar, literasi digital sejak dini diperlukan, antara lain untuk mengerti mana informasi yang bisa dan harus diterima, serta mana yang harus dicari lagi sumber kebenarannya. 

”Ingat, semakin canggih teknologi dan informasi, semakin banyak muncul oknum tak bertanggung jawab lewat informasi yang mereka posting,” jelas Kemenkominfo. 

Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Polewali Mandar ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo ini mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.
 
Kecakapan digital jadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)-pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*/red)

Politisi Golkar Asnuddin Sokong Siap Bertarung di Pilkada Majene
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Asnuddin Sokong (ist)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sejumlah nama terus mengemuka bakal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Majene November 2024 mendatang.

Salah satunya adalah Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulbar Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, Dr. Asnuddin Sokong.

“Dengan mengucapkan bismillah, saya menyatakan diri siap maju di Pilkada Majene 2024,” tegas Asnuddin Sokong melalui keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (16/04/2024).

Pernyataan maju di Pilkada Majene 2024 juga sesuai dengan surat tugas yang dikeluarkan oleh DPP Partai Golkar untuk Asnuddin Sokong bersama sejumlah nama kader Golkar.

“Ini juga sesuai perintah melalui surat penugasan dari DPP Partai Golkar,” ungkap Asnuddin Sokong yang juga pernah menjadi Anggota DPRD Sulbar periode 2009-2014 dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Dapil Mamuju itu.


Nama Asnuddin Sokong saat ini memang kerap disebut-sebut warga Majene layak menjadi Bupati di daerah dengan julukan Kota Pendidikan itu.

Apalagi, Asnuddin juga berlatar belakang pengusaha dan akademisi yang kini sukses mendirikan sekaligus sebagai Rektor Universitas Sulbar Manarang (Unsuma).

Ada 5 alasan bagi Asnuddin Sokong sehingga ingin bertarung di Pilkada dan menjadi pemimpin Majene.

Pertama, kata dia, Majene selama ini dipimpin oleh orang-orang berlatarbelakang pamongpraja yang mengandalkan Dana Alokasi Umun (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kedua, menurut tokoh kelahiran Majene 06 Juli 1966 ini, Majene tidak mempunyai sumber daya alam (SDA) yang memadai sehingga dibutuhkan pemimpin yang bisa merubah jadi kota Jasa di berbagai sektor dan lini.

Ketiga, lanjut Asnuddin, Majene mempunyai garis pantai yang cukup panjang sehingga sejalan program pemerintah pusat dalam hal kemaritiman, Tol Laut, perikanan dan lain-lain sektor perikanan.

Keempat, Asnuddin mengaku, Majene sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Barat sebagai Destinasi Pendidikan sehingga dibutuhkan pemimpin yang mau menyisihkan APBD nya untuk kepentingan Pendidikan.

Kelima, tambah dia, Majene membutuhkan pemimpin yang Siddik, Amanah, Fathonah dan yang mempunyai Leadership baik, dan tidak kalah pentingnya harus mempunyai jiwa entrepereneur agar mampu mengelola APBD untuk kesejahteraan rakyat Majene.

Untuk mendukung langkahnya, Asnuddin akan segera melakukan konsolidasi dan sosialisasi di masyarakat.

“Kita akan bangun komunikasi secara maksimal. Sebab, Majene saat ini merindukan pemimpin yang bekerja secara serius, dan benar-benar dapat menjamin kesejahteraan rakyat di Majene,” terang Asnuddin. (Adv)

Lampu-lampu Layangan LED Hiasi Langit Malam Pantai Lombang
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Salah satu layangan LED peserta Festival Layangan LED 2024. (Khairullah Thofu)


SUMENEP, MASALEMBO.COM - Festival Layangan LED Sumenep 2024, di pantai lombang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang bertepatan dengan momentum perayaan lebaran ketupat resmi diselenggarakan.

Berdasarkan data panitia, peserta yang akan ikut serta meramaikan dalam Festival Layangan LED 2024 sebanyak 54 peserta, yang berasal dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pegawai Kecamatan beserta masyarakat umum.

Pantauan di lapangan, Festival Layangan LED 2024 sangat meriah tampak lampu-lampu dari layangan LED menghiasi langit-langit malam pantai lombang, sehingga menambah keindahan dan panorama malam.

Hal itu mampu menarik Para pengunjung dari dalam maupun luar Sumenep memadati pesisir pantai untuk dapat menikmati malam lebaran ketupat dengan menyaksikan satu per satu gemerlapnya layangan LED di langit Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah dalam sambutannya mengatakan, Festival Layangan LED ini memang rutin diadakan setiap tahun sekali dalam Sumenep Calendar Event.

Pihaknya bersyukur karena 54 layangan LED dari para peserta bisa terbang dengan lancar dan menghiasi malam Pantai Lombang untung memeriahkan festival ini.

"Alhamdulillah, pada malam hari ini cuaca dan angin sangat bersahabat dan tidak hujan. Kalau hujan ya layangannya nanti tidak bisa terbang," ucap Nyai Eva, sapaan akrabnya.

Ia berharap Festival Layangan LED yang rutin diadakan setiap tahun ini pesertanya bisa terus bertambah dari tahun ke tahun untuk menambah kemeriahan malam Pantai Lombang dan menghibur para pengunjung.

Sementara itu, seorang pengunjung asal Kabupaten Pamekasan, Rian Irawan (24) mengaku melakukan camping ke Pantai Lombang bersama keluarganya memang untuk menikmati kemeriahan Festival Layangan Sumenep 2024 ini.

"Asyik juga ya, ini saya bareng keluarga memang niat camping di sini, makanya kita dirikan tenda, anak saya sampai loncat-loncat lihat layangan yang terbang tadi, indah sekali," ungkapnya. (TH)

Masyarakat Masakambing Mengakui Manfaat dari PJU
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024

Salah satu PJU yang ada di pelabuhan tempat bersandarnya perahu nelayan di Desa Masakambing. (Khairullah Thofu)


SUMENEP, MASALEMBO.COM- Sebuah kebijakan pembangunan dinamakan mencapai kesuksesan, apabila memiliki dampak atau manfaat bagi masyarakat di suatu wilayah.

Hal itulah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu dengan membangun 30 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di dua Dusun yaitu Ketapang dan Tanjung.

Tentu pembangunan ini diharapkan dapat memiliki dampak terhadap kemudahan bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pada saat malam hari. Mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat setempat adalah nelayan, yang biasanya berangkat melaut pada dini hari.

Sehingga, masyarakat yang hendak berangkat dari rumah menuju perahu di pesisir pantai tidak kesulitan. Selain itu, pembangunan PJU juga merupakan bagian dari komitmen Pemdes Masakambing untuk mendongkrak sektor pariwisata.

Bertujuan terbukanya sektor ekonomi baru bagi masyarakat, dimana fasilitas juga menjadi faktor utama pariwisata. Salah satunya tersedianya penerangan jalan untuk mempermudah, wisatawan beraktivitas menikmati pulau malam hari.

Menurut salah seorang nelayan Abd Samad mengaku, mendapatkan manfaat dari pembangunan PJU ketika hendak berangkat mencari nafkah dengan melaut.

Kata dia, di Desa Masakambing penerangan jalan memang sangat dibutuhkan karena memang belum ada penerangan listrik negara. Semenjak adanya lampu PJU pihaknya, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli lampu penerangan ketika hendak menuju pantai dari rumahnya.

"Ya sangat bermanfaat bagi kami yang berprofesi sebagai nelayan, biasanya kami berangkat melaut dini hari dan kondisi masih petang jadi kesulitan di jalan saat berangkat dari rumahnya," katanya melalui saluran telfon. Selasa (16/04).

Pihaknya juga dapat dengan mengecek kondisi perahu walaupun larut malam, tidak perlu harus menunggu siang hari. Abd Samad juga bersyukur dan berterima kasih, kepada Pemdes Masakambing karena hadir ditengah-tengah kebutuhan masyarakat.

"Alhamdulillah mempermudah aktivitas kami nelayan saat mau mencari nafkah," ucapnya.

Manfaat PJU bukannya hanya dirasakan oleh masyarakat yang berprofesi nelayan, melainkan oleh warga lainnya. Hal itu diakui oleh Miftah Farid, yang selama ini berprofesi sebagai tenaga medis dan pegiat pariwisata.

Miftah Farid menceritakan, sebelum Pemdes Masakambing membangun PJU, pihaknya merasa sangat kesulitan dalam menjalankan aktivitas profesinya saat malam hari. Ketika terdapat pasien atau warga setempat, yang membutuhkan layanan kesehatan pada malam hari.

Semenjak PJU dibangun, pihaknya sangat mudah beraktivitas memberikan pelayanan kesehatan, ke rumah-rumah warga yang membutuhkan meskipun pada malam hari.

"PJU ini sangat bermanfaat, saat melayani pasien dirumahnya pada malam hari, jarak antar rumah sangat jauh di Desa Masakambing," katanya.

Bukan hanya itu, bagi pria yang biasa dipanggil Icang ini PJU juga memiliki dampak secara tidak langsung terhadap pariwisata. Bagaimana tidak, sebelum ada PJU beberapa wisatawan yang datang ke Masakambing untuk melihat satwa endemik burung kak tua jambul kuning (Beka') sangat kesulitan beraktivitas menikmati pulau pada malam hari.

Saat ini pihaknya, mengaku sangat dimudahkan dalam memberikan pelayanan kepada tamu, meskipun malam hari termasuk untuk sekedar membawa para wisatawan keliling menikmati suasana pulau ketika malam hari.

"Sebagai pegiat wisata, saya merasakan manfaat PJU untuk aktivitas terutama malam hari," tandanya.

Sementara itu secara terpisah Pj Desa Masakambing Ainul Yakin mengatakan, setiap pembangunan di wilayahnya memang ditujukan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat tidak terkecuali PJU.

Oleh sebab itu pihaknya, mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Masakambing supaya ikut melibatkan diri dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk pembangunan yang lebih baik kedepannya.

"Jika manfaat pembangunan PJU itu betul dirasakan masyarakat, memang itu tujuan pemerintah," singkatnya. (TH)

Pasca di Partai Demokrat, Yudhianto Mahardika Kembali Ambil Formulir Pendaftaran Cakada di PDI Perjuangan
Selasa, April 16, 2024

By On Selasa, April 16, 2024




KENDARI, MASALEMBO.COM - Pasca mengambil formulir pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) di DPD Partai Demokrat Kota Kendari, Yudhianto Mahardika kembali mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan di hari yang sama, Senin 15 April 2024.

Sastra Alamsyah, selaku LO Yudhianto Mahardika mengatakan, PDI Perjuangan memang masuk dalam bidikan atau radar pihaknya untuk menjadi kendaraan politik Yudhianto Mahardika di Pilwali Kendari.

"Iya, PDI Perjuangan ini Parpol kedua tempat kami mengambil formulir pendaftaran cakada. Tadi pagi kami sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat," ujar Sastra Alamsyah.

Lebih lanjut Sastra menjelaskan, Yudhianto Mahardika berharap bisa bersama PDI Perjuangan dalam kontestasi politik yang akan dihelat pada November 2024 mendatang.

"Tentu komunikasi politik sudah dibangun sebelum kami mengambil formulir hari ini. Sehingga ada harapan bisa bersama-sama di Pilwali nanti," jelasnya.

Sastra Alamsyah juga menambahkan, selain Partai Demokrat dan PDI Perjuangan, masih ada lagi beberapa Parpol yang sudah dibangun komunikasi dan akan menjadi bagian dari koalisi.

Hanya saja, Sastra Alamsyah belum mau menyebutkan secara detail terkait nama-nama Parpol yang dimaksud.

"Ada sekitar 14 kursi yang akan menjadi koalisi Bapak Yudhianto Mahardika di Pilwali nanti," tutupnya.

Penulis : Muhammad Al Rajap